Tingkatkan Mutu Pelayanan, Rohil bangun Puskesmas Terakreditasi

BERBAGI

BAGANSIAPAPI,Resonansi.co – Pemerintah kabupaten Rokan Hilir (Rohil) saat ini berkomitmen untuk meningkatkan pembangunan dibidang kesehatan.

Pembangunan kesehatan ini bertujuan agar semua lapisan masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan secara merata dan terjangkau. Dengan tercapainya tujuan tersebut diharapkan derajat kesehatan masyarakat lebih baik dan memperoleh kehidupan yang sehat dan produktif.

Oleh sebab itu, dalam meningkatkan pelayanan kesehatan pemerintah kabupaten Rokan Hilir membangun fasilitas kesehatan yang baik dan bagus. Sarana dan prasarana kesehatan terus di tingkatkan oleh Pemerintah kabupaten Rokan Hilir dimana menurut data badan pusat stastistik (BPS) pada buku Kabupaten Rokan Hilir dalam angka tahun 2018, jumlah fasilitas kesehatan menurut kecamatan di Kabupaten Rokan Hilir,  telah ada 5 unit rumah sakit yang berlokasi di Kecamatan tanah Putih, kecamatan Bangko dan kecamatan Bagan Sinembah. Kemudian ada 20 unit Puskesmas dan 79 unit Puskesmas pembantu.

Pertambahan penduduk semakin tahun di kecamatan Bangko hingga akhirnya pemerintah berusaha meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakatnya. Pada tahun 2018 di bangun Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yang dapat meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Bangunan Puskesmas Bangko yang lama, telah ada sejak tahun 1976 lalu tidak dapat memenuhi pelayanan kepada masyarakat akibat pertambahan penduduk yang signifikan. Bangunan hampir berumur setengah abad tersebut kemudian di pugar dan dibangun Bangunan baru yang lebih bagus lagi.


Peresmian penggunaan Gedung Baru Puskesmas Bagansiapiapi, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir yang berlokasi di jalan Jambu Bagansiapiapi tersebut di gelar pada Selasa (08/01/2019) lalu. Puskesmas Bangko di kota Bagansiapiapi ini dibangun dengan biaya Rp. 5.403.792.000 bersumber dari dana Alokasi khusus (DAK) Anggaran pendapatan Belanja Negara (APBN) 2018.

Peresmian Penggunaan Gedung Puskesmas tersebut ditandai dengan penguntingan pita merah yang dilakukan oleh Ketua TP PKK Rohil Hj Mardiana Suyatno didampingi Hj Nur Ainun Jamiludin beserta Ketua DWP Rohil, Hj Lenna Puspasari Surya Arfan.

Kadis Kesehatan Rokan Hilir (Rohil) Hj Dahniar SKM,M.Kes menjelaskan pembangunan Puskesmas merupakan program prioritas Nasional.

“Alhamdulillah bangunan fisiknya sudah selesai, untuk sarana dan prasarananya serta sumber daya manusia (SDM) nya akan disiapkan oleh Pemkab Rohil pada tahun 2019 ini,” ujarnya pada waktu itu.

Dia menjelaskan, dari 20 Puskesmas yang ada di Rokan Hilir saat ini, sebanyak 6 unit puskesmas sudah ter- akreditasi, sedangkan 9 unit puskesmas pada tahun 2018 lalu masih dalam tahap pendampingan oleh tim pendamping Kemudian 5 unit Puskesmas lagi akan di akreditasi pada tahun 2019 ini.

“Dari 20 Puskesmas yang ada di Rohil, 6 Puskesmas sudah ter-akreditasi, 9 Puskesmas pada tahun 2018 sudah di akreditasi dan sisanya 5 Puskesmas lagi pada Tahun 2019 ini,” ujarnya.

Sedangkan orang nomor satu di Rohil, Suyatno mengatakan bahwa pembangunan puskesmas Bangko Bagansiapiapi dilakukan karena niat masyarakat yang ingin puskesmas baru dengan fasilitas yang memadai.

“Perjuangan ini tidak hanya saya, juga peran Dinas Kesehatan Rohil, Dinas Kesehatan Provinsi Riau dan semua yang terlibat, juga dukungan pihak Kejari Rohil sehingga pembangunan Puskesmas Bagansiapiapi berjalan baik dan tepat waktu, dan sudah selesai, ” ujar Suyatno.

“Akhirnya Puskesmas yang cantik ini berdiri megah saat ini,” tambah Suyatno.

Bupati Rohil ini menjelaskan, bangunan puskesmas yang cantik ini berdiri di daerah lingkungan padat penduduk. Dikatakannya, sebelumnya lokasi ini merupakan puskesmas yang ada sejak tahun 1976 silam.

“Kami ucapkan terima kasih kepada pemerintah Provinsi Riau maupun Pusat, yang telah mendukung sehingga gedung dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, ”tuturnya.

Dalam kesempatan ini, Bupati berharap pada tahun 2019 ini mendapatkan bantuan lagi untuk pembangunan Puskesmas yang terrletak dibatu 6 melalui dana pusat. Dana Pembangunan Puskesmas tersebut berkisar 7 miliar rupiah.Harapannya pembangunannya Puskesmas tersebut terlaksana.

Pada tahun 2019 ini Pemkab Rohil berharap mendapatkan kucuran dana DAK dari Pemerintah Pusat untuk pembangunan Puskesmas Bagan Punak dan tiga unit rumah dokter serta rumah perawat. Lokasi pembangunannya dipusatkan di Persimpangan tugu gong tepatnya di dekat taman budaya, batu 6 Bagansiapiapi.

Bangunan gedung Puskesmas ini letaknya strategis. Puskesmas yang baru ini di daerah pesisir yang merupakan wilayah berbatasan dengan Selat Melaka, negara Malaysia . Tentunya kecantikan bangunan puskesmas rawat inap ini bakal ramai dikunjungi pasien yang ingin membutuhkan pelayanan kesehatan, apalagi di saat even kelender nasional di gelar dikota Bagansiapiapi.

“Untuk lokasi pembangunan Puskesmas Bagan Punak nantinya kita letakkan di sekitar taman budaya, hal ini dilakukan agar para ASN yang sakit demam bisa langsung ditangani. Kalau RSUD dr RM Pratomo jaraknya kan jauh dari pusat perkantoran,” terang Suyatno lagi.
Orang nomor satu di Rohil, Suyatno dalam kesempatan ini menegaskan meningkatnya kesehatan masyarakat tergantung dari perawat, bidan dan dokter. Diharapkan perawat dapat memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat.Diharapkan oleh bupati Rohil ini, dalam memberikan pelayanan dengan berikan senyuman, ramah-tamah, serta memberikan komunikasi yang baik.

“Karena kita, berasal dari unsur pelayan,melayani masyarakat,” ujar Suyatno.

Untuk bupati Rokan Hilir menghimbau kepada petugas Puskesmas maupun Rumah sakit agar dapat lebih meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Mari berikan pelayanan yang prima kepada masyarakat. Berilah pelayanan kesehatan yang terbaik kepada masyarakat. Kita tidak mau lagi mendengar ada pelayanan kesehatan yang tidak baik, baik itu di Rumah Sakit maupun di Puskesmas, ”pungkas Suyatno. (advertorial/humas)

Print Berita Print Berita
BERBAGI