Anggota DPRD Kampar Ucap Sumpah dan Janji Masa Jabatan 2019- 2024

BERBAGI

Bangkinang. (RCO). Sebanyak 44 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kampar resmi mengucapkan sumpah dan janji sebagai anggota masa jabatan 2019- 2024. Prosesi pengambilan sumpah tersebut melalui rapat paripurna yang bertempat di gedung dewan, selasa (27/8/2019), di Bangkinang.

Berdasarkan keputusan Gubernur Riau, prosesi tersebut juga memberhentikan dengan hormat bagi anggota dewan masa jabatan 2014- 2019. Surat Keputusan (SK) tersebut dibacakan oleh Sekretaris Dewan, Ramlah.

Pengambilan sumpah janji anggota DPRD Kabupaten Kampar masa jabatan 2019-2024 oleh Ketua Pengadilan Negeri Bangkinang Unggul Tri Esthi Muljono. Dalam kesempatan tersebut juga di serahkan lencana DPRD serta SK Gubernur Riau kepada setiap anggota Dewan.
Setelah rangkaian prosesi tersebut, untuk menjalankan fungsi kelembagaan,  maka ditunjuk pimpinan DPRD sementara. Komposisi Pimpinan tersebut terdiri dari dua partai politik yang meraih kursi terbanyak pada pemilihan legislatif lalu. Dalam hal ini kursi pimpinan sementara diisi oleh muhammad Faisal dari partai Gerindra, serta untuk wakil pimpinan sementara dijabat oleh Juswari Umar Said dari Partai Demokrat.

Ketua DPRD sebelumnya, Ahmad Fikri dalam sambutannya, menggambarkan succes story pencapaian anggota DPRD masa jabatan 2014- 2019. Onga begitu Ia disapa terlihat tegar dalam setiap tutur katanya. Politisi Golkar tersebut mengatakan bahwa mengemban amanah rakyat tidaklah mudah. ” Kami telah berupaya mendedikasikan upaya dan menjalankan fungsi dan wewenang serta mendengarkan aspirasi masyarakat”, ujarnya.

Disamping itu, menurut Onga, DPRD juga mendorong pemerintah untuk menerapkan sistem good governance, sehingga parastakeholder mampu memberikan pelayanan yang prima bagi masyarakat.

Dalam kurun waktu lima tahun, DPRD Kampar mampu melahirkan 56 Peraturan Daerah (Perda) inisiatif. Perda inisiatif merupakan hak mengajukan rancangan peraturan daerah, lazim disebut hak inisiatif, adalah hak yang dimiliki oleh DPRD untuk mengajukan rancangan Perda dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda). Diantara, seperti perda tentang ketahanan keluarga, perlindungan perempuan dan anak, perda ke olahragaan, serta perda inisiatif lainnya.

Diakhir masa jabatan, DPRD Kampar juga merencanakan perda inisiatif tentang Kawasan tanpa rokok. Namun perda yang digagas pada awal tahun 2019 tersebut urung terlaksana. “Kami sangat berharap anggota dewan baru dapat merealisasikan perda ini”, harap Onga.

Sementara itu, muhammad Faisal dalam sambutannya meminta restu kepada masyarakat Kampar dalam melaksanakan tugas dan fungsi. ” Kami juga mengharapkan dukungan dari pemerintah dan rekan anggota dewan yang baru”, ujar Faisal.

Faisal juga memberikan apresiasi terhadap apa yang telah dicapai oleh anggota dewan terdahulu dalam melakukan pengabdian terhadap masyarakat Kampar. Ia juga percaya dan yakin terhadap anggota dewan baru mampu bekerja dengan baik dan bijaksana dalam menyikapi persoalan yang terjadi di tengah masyarakat. ” mari kita bekerjasama, bahu membahu dalam mengisi pembangunan sesuai dengan visi dan misi Kabupaten Kampar”, ujar Faisal. (herdi).

Print Berita Print Berita
BERBAGI