Walikota: PSBB Tahap Pertama di Pekanbaru Berjalan dengan Baik

BERBAGI

PEKANBARU – Walikota Pekanbaru DR H Firdaus, MT menyatakan, pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap pertama di Kota Pekanbaru yang telah berjalan selama 12 hari sudah berjalan dengan baik.

Pernyataan itu disampaikan Walikota, usai memimpin rapat evaluasi penerapan PSBB bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Selasa (28/4/2020) sore.

Berdasarkan hasil evaluasi itu, disebutkan  Walikota jika partisipasi pemerintah, masyarakat dan dunia usaha sudah relatif baik dalam mematuhi aturan PSBB.

“Walaupun belum secara keseluruhan, karena masih ada sebagian masyarakat yang belum memahami dan berpartisipasi dalam PSBB, terutama aktivitas rumah ibadah,” ungkapnya.

Dari sekitar 1.250 masjid dan mushala, terang Firdaus, 15 hingga 20 persen di antaranya masih tetap beraktivitas. Untuk itu, Ia mengajak pengurus masjid dan mushala bersama-sama berpartisipasi dalam upaya memutus rantai penyebaran Covid-19.

“Karena untuk bisa memutus rantai penyebaran Covid-19 ini butuh kerjasama semua pihak,” tegasnya.

Lebih jauh disampaikan Walikota, mulai suksesnya penerapan PSBB juga setelah ada dukungan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang mengeluarkan kebijakan untuk menutup sementara akses transportasi darat, laut dan udara.

Menurutnya, kebijakan tersebut jelas sangat membantu pemerintah kota dalam melakukan isolasi daerah dan pergerakan masyarakat.

“Begitu juga dengan larangan mudik yang juga telah membantu satu daerah dengan daerah lainnya untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona,” tutupnya.

Untuk diketahui, penerapan PSBB di Kota Pekanbaru telah dimulai sejak 17 April lalu dan akan berakhir pada 30 April 2020. Setelah berakhirnya PSBB tahap pertama ini, walikota berencana memperpanjang hingga 14 hari selanjutnya. Adv

Print Berita Print Berita
BERBAGI