Walikota Bangga, Kemenpan RB Sebut Pelayanan Dukcapil Pekanbaru Jadi Role Model

BERBAGI

PEKANBARU – Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian PAN-RB Prof Dr Diah Natalisa MBA kunjungi Mal Pelayanan Publik (MPP) Pekanbaru, Kamis (3/9/20). Kunjungan itu menjadi kunjungan yang kedua nya di tahun ini.

Dalam kunjungan itu, Prof Dr Diah Natalisa MBA disambut langsung oleh Wali Kota Pekanbaru Dr H Firdaus MT, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Muhammad Jamil, dan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Irma Novrita.

Kunjungan berlanjut dengan melakukan tinjauan ke tenan-tenan oleh Prof Dr Diah Natalisa yang didampingi wali kota bersama kepala DPMPTSP dan kepala Disdukcapil. Secara umum, Prof Diah menilai pelayanan di MPP ini sudah oke.

“Kami sebagai pembina pelayanan publik nasional selalu ingin melakukan pendampingan, melihat bagaimana implementasi kebijakan. Secara umumkami sangat bersyukur, MPP yang awalnya menjadi pencetus apa yang telah dilakukan oleh Wali Kota dan jajaran,” kata Diah.

Menurutnya, fasilitas-fasilitas dan pelayanan yang ada di MPP ini sudah sangat bagus. Hanya tinggal penyempurnaan dan perlu sentuhan-sentuhan yang lebih memberikan atensi kepada kebutuhan masyarakat.

Selain fasilitas-fasilitas pelayanan, Ia mengatakan sangat bangga terhadap layanan yang ada di MPP dan Dukcapil ini. Di sisi lain, Ia menilai layanan di MPP dan Dukcapil ini sangat memerhatikan kelompok rentan seperti lanjut usia (lansia), difable, ibu menyusui, ibu hamil.

“Kami sangat bangga, di sini memerhatikan kelompok rentan, yaitu lansia, difable, ibu menyusui, bumil, serta anak-anak juga diperhatikan kebahagiaan mereka. Jadi tidak hanya pelayanan bagus, kepuasan meningkat, bagaimana masyarakat bisa bahagia berada di sini, dan itu di sini disediakan untuk mereka,” sebutnya.

Khusus layanan di Dukcapil, Ia menilai bahwa ada peningkatan pelayanan dengan layanan sebelumnya. Menurutnya, ini sebuah surprise (kejutan) di mana Dukcapil menghadirkan hal-hal baru. Dukcapil yang awalnya hanya mampu melayani ratusan layanan per hari, kini mampu melayani di atas seribu per hari.

“Beberapa waktu lalu saya bersama pak Menteri PANRB Djahyo Kumolo juga ke sini. Kami ucapkan terimakasih karena ini adalah layanan publik yang akan memberikan efek multiplayer ke berbagai jenis layanan lainnya,” terangnya.

Bahkan, Ia mengungkapkan bahwa Dukcapil Pekanbaru ini menjadi role model bagi Dukcapil daerah lainnnya. “Kami sangat bersyukur karena Dukcapil ini menjadi role model khususnya untuk pelayanan Dukcapil di Indonesia, dan kami akan selalu dengungkan kepada jajaran Dukcapil lainnya, agar melihat apa yang sudah dilakukan teman-teman di Pekanbaru,” ungkapnya.

Meski begitu, Prof Diah meminta agar MPP dan Dukcapil ini tidak berpuas diri. Lakukan inovasi-inovasi dan terobosan yang memberikan kemudahan kepada masyarakat.

Sementara itu, Wali Kota Pekanbaru Dr H Firdaus MT menyampaikan hasil dari evaluasi dan tinjauan yang dilakukan oleh Prof Diah itu bahwa secara umum layanan di MPP dan Dukcapil ini sudah bagus. Namun, Ia mengingatkan agar tidak berpuas diri.

“Kita tidak boleh berpuas diri, senantiasa setiap waktu kita meningkatkan kualitas pelayanan, tidak hanya kuantitas, namun kualitas pelayanan yang lebih penting adalah kepuasan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan,” kata Firdaus.

Firdaus mengatakan, terkait layanan perizinan ini banyak perusahaan swasta maupun asosiasi yang ingin bergabung di layanan terpadu satu pintu ini. Namun karena kondisi gedung yang ada belum memadai, sehingga perlu penambahan kapasitas.

Sementara untuk pelayanan di Dukcapil, Ia mengatakan ada peningkatan yang sangat signifikan. Dukcapil yang awalnya hanya mampu melayani 400 hingga 500 layanan per hari, kini berkat layanan terpadu ini mampu 1.200 layanan. Jumlah layanan itu masih dalam pandemi Covid-19, tapi di saat layanan di luar Covid-19 Dukcapil mampu melayani 1.500 layanan.

“Intinya, apa yang telah dievaluasi oleh Kementerian PAN-RB tersebut yaitu meningkatkan layanan terutama tidak hanya kapasitas, tapi kualitas terutama. Senantiasa bagi kita melengkapi sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh masyarakat. Utamakan kebahagiaan masyarakat, di samping mengurus layanan, namun juga mendapatkan layanan yang lebih baik,” pungkasnya. adv

Print Berita Print Berita
BERBAGI