Wali Kota Ingatkan PPID Kelola Pelayanan dan Pembangunan Pemerintah Kota

BERBAGI

PEKANBARU — Wali Kota Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT, mengingatkan para Pejabat Pengelola Informasi Daerah (PPID) dan sekretaris dinas di lingkungan pemerintah kota. Mereka harus bisa mengelola informasi terkait pelayanan dan pembangunan pemerintah kota.

“Pengelolaan informasi ini diharapkan bisa mengelola informasi. Mereka harus punya pemahaman literasi yang komprehensif,” terangnya pada sosialisasi PPID dan e-lapor di Kota Pekanbaru, Rabu (9/9/2020).

Wako berpesan agar PPID bisa mengelola informasi dengan prinsip keterbukaan. Apalagi saat ini informasi beredar dengan mudah dari layar ponsel pintar.

“Kita tidak hanya bisa mengakses informasi, tapi berikan informasi secara terbuka kepada masyarakat,”¬† jelasnya.

Wako menyebut bahwa PPID harus bisa mempermudah akses masyarakat seputar Kota Pekanbaru. Mereka bisa memuat informasi perihal kemajuan infrastruktur dasar, transportasi dan keterbiasaan air bersih.

Ada juga informasi tentang kesiapan SDM, layanan pendidikan dan ketersediaan tenaga kerja.

“Ada juga informasi tentang jaringan listrik, telekomunikasi dan sarana publik. Masyarakat sangat ingin memperoleh informasi tersebut,” ujarnya.

Wako menilai PPID harus terbuka terhadap informasi bagi masyarakat. Pemerintah harus menyampaikan informasi saat masyarakat membutuhkan.

Wali Kota menyebut bahwa informasi adalah satu hal utama. Informasi sangat berharga untuk pembangunan.

“Pelaku usaha juga butuh informasi perihal sektor ekonomi dan potensi tenaga kerja,” ujarnya.

Wali Kota berpesan agar semua informasi yang ada tertata dengan baik. PPID bisa menyampaikan informasi yang dibutuhkan.

Pemerintah kota bisa menyikapi hal ini dengan memilah pemohon informasi. Apalagi ada pihak mengatasnamakan satu oknum kelompok meminta informasi.

Mereka membuat PPID ragu memyerahkan informasi. Ia mengingatkan agar PPID bisa berpegang pada regulasi keterbukaan informasi.

“Namun antisipasi ulah oknum yang ingin memanfaatkan informasi untuk hal kurang baik,” terangnya.

Pada kegiatan itu hadir Kepala Bidang Fasilitasi Pengaduan dan Pengelolaan Informasi Kemendagri, Handayani Ningrum. Lalu  Ketua KI Riau, Zufra Irwan. adv

Print Berita Print Berita
BERBAGI