Jery Vamarta Bantah Tuduhan Penipuan MBG, Tegaskan Kerja Sama dan Pembagian Fee Tetap Berjalan
PEKANBARU – Jery Vamarta memberikan klarifikasi terkait tuduhan dugaan penipuan berkedok kerja sama pendirian dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sebelumnya mencuat pada Februari 2026.
Tuduhan tersebut dilayangkan oleh Hardy, yang merupakan rekan kerja sama Jery dalam pengelolaan program MBG di bawah naungan Badan Gizi Nasional (BGN).
Dalam keterangannya kepada media, Sabtu (30/5/2026), Jery menegaskan bahwa tuduhan yang diarahkan kepadanya tidak sesuai dengan fakta yang terjadi. Ia menyampaikan klarifikasi agar masyarakat mendapatkan informasi yang utuh dan berimbang.
“Saya menyampaikan klarifikasi ini agar apa yang sebenarnya terjadi dapat diketahui masyarakat secara objektif dan tidak muncul kesalahpahaman seolah-olah saya telah melakukan tindakan penipuan,” ujar Jery.
Menurut Jery, kerja sama pengelolaan dapur MBG antara dirinya dan Hardy pada prinsipnya masih berjalan hingga saat ini. Ia menegaskan bahwa pembagian hasil atau fee yang telah disepakati bersama tetap diberikan sejak dapur mulai beroperasi pada 16 Oktober 2025 hingga sekarang.
Jery menjelaskan, kerja sama tersebut bermula ketika Hardy menghubunginya pada 2025 dengan keinginan membuka dapur MBG. Saat itu, Jery mengaku telah lebih dahulu memiliki dan mengoperasikan dapur MBG. Setelah beberapa kali pertemuan, keduanya kemudian menyepakati kerja sama secara lisan dalam pengelolaan dapur MBG.
Dalam kesepakatan tersebut, Jery bertugas membantu memperoleh pengelolaan dapur melalui yayasan setelah adanya uang komitmen kerja sama sebesar Rp80 juta dari pihak Hardy. Selain itu, ia juga bertanggung jawab bersama terhadap risiko kerugian operasional, melakukan kontrol dan pembinaan terhadap operasional dapur, memberikan persetujuan lokasi dapur, serta menjalankan pembagian fee sesuai komitmen yang telah disepakati.
Sementara itu, Hardy bertanggung jawab menyerahkan uang komitmen kerja sama sebesar Rp80 juta, mencari lokasi dapur, melakukan renovasi sesuai standar operasional MBG, serta menjalankan seluruh aktivitas operasional dapur mulai dari pengadaan bahan baku, memasak, hingga pendistribusian makanan bergizi ke sekolah-sekolah.
Dalam perjalanan operasional selama beberapa bulan, Jery mengaku ditemukan sejumlah persoalan di dapur, di antaranya konflik internal, tidak dilakukan penginputan daftar belanja, hingga keterlambatan distribusi makanan ke sekolah-sekolah penerima manfaat.
Menurutnya, kondisi tersebut kemudian memicu evaluasi dari pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menyampaikan surat kepada yayasan terkait pengelolaan dapur. Selanjutnya, pengelolaan dapur diambil alih oleh yayasan karena investor atau pengelola sebelumnya dinilai tidak mampu menjalankan operasional secara optimal, termasuk dalam penyediaan bahan baku dan pemenuhan standar kualitas.
“Pengambilalihan dilakukan demi menjaga nama baik yayasan serta memastikan pelayanan program MBG tetap berjalan dengan baik,” jelas Jery.
Ia juga membantah tuduhan terkait hilangnya aset atau barang investasi. Menurutnya, seluruh barang yang dibeli investor masih berada di dapur dan tetap digunakan untuk menunjang operasional program MBG. Bahkan, inventarisasi bersama pihak kepolisian telah dilakukan sebagai bagian dari proses hukum yang sedang berjalan.
“Hasil pengecekan menunjukkan seluruh barang yang dibeli investor masih terdata berada di dapur dan hingga kini masih dipergunakan untuk operasional MBG. Tidak ada barang yang hilang ataupun dialihkan sebagaimana tuduhan yang berkembang,” ungkapnya.
Terkait tuduhan penipuan, Jery mempertanyakan dasar tuduhan tersebut. Ia menilai fakta yang ada menunjukkan bahwa dapur MBG benar-benar berdiri dan beroperasi, Hardy pernah terlibat dalam pengelolaannya, dan operasional berjalan selama beberapa bulan sebelum muncul berbagai persoalan teknis yang berujung pada evaluasi dari pihak terkait.
Selain itu, kata Jery, fee yang menjadi hak Hardy hingga saat ini tetap dibayarkan sesuai kesepakatan, meskipun tidak lagi terlibat langsung dalam pengelolaan dapur.
“Kalau disebut penipuan, maka penipuan dalam bentuk apa? Faktanya dapur ada, berjalan, pernah dikelola, dan fee tetap diberikan,” tegasnya.
Di akhir keterangannya, Jery berharap masyarakat dapat melihat persoalan ini secara objektif dan tidak terburu-buru mengambil kesimpulan berdasarkan informasi dari satu pihak saja. Ia juga menegaskan tetap menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan meyakini seluruh fakta akan terungkap secara terang dan proporsional. REZA
Editor : Nurdin Tambunan
Berita Terkait
Berita Terbaru
Fajar/Fikri Tembus Final Denmark Open 2026, Tantang Ganda Putra Malaysia
- Olahraga
- 17 Oktober 2026 23:36 WIB
PLN UIP3B Sumatera Bergerak Bersama TNI AD, Hadirkan Akses Air Bersih untuk Wujudkan Desa Sejahtera di Bengkulu
- Nasional
- 17 Oktober 2026 22:09 WIB
Hadiri Halaqah Pimpinan Pesantren se-Kampar, Wabup Misharti Paparkan Capaian dan Program Pembangunan Daerah
- Kampar
- 17 Oktober 2026 15:35 WIB
Danlanud RSA Beri Penghargaan kepada Dua Perwira, Pengabdian Berlanjut ke Skadron Udara 54
- Natuna
- 17 Oktober 2026 10:47 WIB
Plt Gubernur Riau SF Hariyanto Ajak Masyarakat Manfaatkan Pemutihan Denda Pajak Kendaraan hingga 30 November
- Riau
- 16 Oktober 2026 16:07 WIB
Wabup Misharti Ikuti Rakor Pengembangan Sumur Migas, Lima Sumur di Kampar Jadi Perhatian
- Kampar
- 16 Oktober 2026 15:39 WIB
BATAM GELAP BELASAN JAM, POTENSI RUGI Rp233,9 MILIAR: DIREKSI PLN DIDESAK MUNDUR, ISU NEPOTISME MENCUAT
- Batam
- 16 Oktober 2026 13:27 WIB
Akhmad Munir Soroti Praktik Transaksional, Pemilihan Ketua PWI Harus Demokratis dan Sportif
- Kampar
- 16 Oktober 2026 09:05 WIB
Lanud RSA Hadirkan Karnaval Rafale, Tanamkan Cinta Dirgantara Sejak Dini
- Natuna
- 16 Oktober 2026 07:39 WIB
Buka Konferensi PWI VIII, Wabup Misharti Tegaskan Pers Mitra Strategis Pembangunan
- Kampar
- 15 Oktober 2026 21:34 WIB
Ubah Sampah Jadi Peluang Ekonomi, PLN UIP3B Sumatera Perkuat Bank Sampah Siyara di Pekanbaru
- Nasional
- 15 Oktober 2026 15:19 WIB
Riau Perkuat Strategi Pencegahan Ekstremisme melalui RAD-PE
- Riau
- 15 Oktober 2026 12:35 WIB
Beda Keyakinan, Tetap Harmonis! Lanud RSA Natuna Perkuat Pembinaan Rohani
- Natuna
- 15 Oktober 2026 12:32 WIB
Manfaatkan Program Pemutihan Pajak, Samsat Bangkinang Apresiasi Wajib Pajak dengan Berbagi Masker di Tengah Kabut Asap
- Kampar
- 15 Oktober 2026 10:37 WIB
Ketua DPRD Meranti Pimpin Rapat Bahas Pembangunan Jembatan Suak Nipah Bersama OPD dan Perusahaan
- Kepulauan Meranti
- 15 Oktober 2026 08:32 WIB
Bukan Sekedar Ngopi, Selaso Cafe di Kantor Bupati Siak Jadi Ruang Tunggu Rakyat Temui Bupati
- Siak
- 15 Oktober 2026 08:31 WIB

