Kemenag Kampar Perkuat K-OMICE, Dorong Kompetensi Guru dan Standarisasi Pembelajaran

Kampar – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar, Erizon Efendi, menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi guru serta penerapan standar pembelajaran sesuai kurikulum nasional sebagai bagian dari penguatan program Kampar OMI Centre of Excellence (K-OMICE).

Penegasan tersebut disampaikan dalam pertemuan bersama pengurus inti FKKM, bidang pendidikan dan pelatihan, guru pembimbing Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI), serta pengawas inti FKKM, Kamis (23/04/2026). Dalam kegiatan itu, ia didampingi oleh Kasi Pendidikan Madrasah, Masnur.

Menurut Erizon, K-OMICE merupakan langkah strategis untuk memperkuat prestasi madrasah, khususnya dalam menghadapi ajang OMI hingga tingkat nasional. Namun, keberhasilan program ini sangat bergantung pada kualitas guru dan proses pembelajaran di kelas.

“Kompetensi guru saat ini harus terus ditingkatkan. Standarisasi proses pembelajaran wajib mengacu pada kurikulum atau standar nasional. Jika capaian pembelajaran belum terpenuhi, maka perlu dilakukan remedial, kegiatan ekstrakurikuler, hingga les tambahan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar tidak ada lagi praktik mendongkrak nilai tanpa peningkatan kemampuan siswa.
“Kalau nilai siswa yang kita naikkan tanpa proses yang benar, itu tidak akan menambah kepintaran anak-anak kita. Untuk itu, jangan biasakan yang biasa saja, tapi biasakan yang benar,” ujarnya.

Sementara itu, Kasi Pendidikan Madrasah, Masnur, menjelaskan bahwa K-OMICE tidak hanya berfokus pada pencapaian prestasi, tetapi juga pada pembentukan ekosistem pembelajaran yang berkualitas dan berkelanjutan di madrasah.

“Program K-OMICE ini adalah upaya kita membangun sistem pembinaan yang terarah bagi guru pembimbing OMI. Kita ingin guru tidak hanya siap menghadapi kompetisi, tetapi juga mampu membangun budaya belajar yang kuat di madrasah,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa sinergi antara FKKM, guru, dan pengawas menjadi kunci utama keberhasilan program tersebut.
“Kolaborasi yang solid akan menghasilkan output yang maksimal. Harapan kita, madrasah di Kampar mampu melahirkan siswa-siswa berprestasi yang siap bersaing di tingkat provinsi hingga nasional,” tutupnya. RZ

Editor : Herdi Pasai



Bagikan