Terima Bantuan PLN Peduli, Omzet UMKM Candu Kopi Melesat
Pekanbaru- PLN terus mendorong UMKM naik kelas melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan pengembangan kapasitas agar omzetnya makin meningkat. Komitmen PLN ini ditunjukkan dengan terus melakukan pendampingan dan pembinaan kepada UMKM binaannya.
General Manager PLN UIP3B Sumatera, Daniel Eliawardhana, menyatakan PLN UIP3B Sumatera terus berkomitmen untuk mengembangkan UMKM lokal agar memberikan manfaat bagi sekitarnya serta dapat bersaing secara nasional.
“Kami di PLN setiap tahunnya menargetkan agar program-program TJSL dapat menghasilkan Creating Share Value (CSV) yang berlandaskan Sustainable Developments Goals (SDGs) atau tujuan pembangunan berkelanjutan. Dimana hasilnya nanti dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya yang berada di wilayah kerja kami,” ucap Daniel, Senin (17/7/2023).
Salah satunya pemerima manfaat yaitu Candu Kopi. UMKM binaan PLN UIP3B Sumatera tersebut telah menerima bantuan sejak tahun 2022 lalu.
Semenjak bergabung menjadi mitra binaan PLN, Candu kopi mengalami peningkatan omzet dari Rp. 5.000.000,- per bulan di tahun 2022 menjadi Rp. 30.000.000,- per bulan di tahun 2023. Sedangkan untuk jumlah produksi juga mengalami peningkatan, dari 50 kg per bulan pada tahun 2022, menjadi 250 kg per bulan di tahun 2023.
Berlokasi di Jalan Bangau Sakti, Tampan, Pekanbaru, Candu Kopi yang merupakan mitra binaan TJSL PLN UIP3B Sumatera terus berkembang. Pada tahun 2022, Candu Kopi menerima bantuan berupa mesin roasting kopi, dan hingga saat ini terus mendapatkan pendampingan dari PLN.
Pengurus Candu Kopi, Noval Adam, menyatakan UMKM yang dirintisnya sejak tahun 2017 ini bergerak di bidang usaha sangrai kopi meliputi pengolahan serta pengembangan biji kopi robusta yang berasal dari seluruh penjuru Sumatera.
“Kami sangat berterima kasih pada PLN atas bantuan ini, dimana kami bisa meningkatkan kapasitas produksi kopi dan menekan biaya produksi. Dulu kami harus membayar biaya sangrai, tetapi sekarang biaya tersebut dapat menjadi pengurang dan menjadi keuntungan bagi kami,” tutur Noval. Adv
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
Kemenag Kampar Perkuat K-OMICE, Dorong Kompetensi Guru dan Standarisasi Pembelajaran
- Kampar
- 23 April 2026 15:41 WIB
Di Balik Capaian Pajak 2025, DPRD Kampar Temukan Potensi PAD Belum Tergarap
- Kampar
- 23 April 2026 15:31 WIB
Bapenda Kampar Catat Peningkatan Penerimaan Pajak Daerah 2025
- Kampar
- 22 April 2026 19:09 WIB
Dikukuhkan Langsung Ketua MPC, Irwanto Siap Besarkan Pemuda Pancasila Rambah Hilir
- Rohul
- 22 April 2026 18:55 WIB
Kakan Kemenag Kampar Tekankan Integritas dan Keadilan Soal
- Kampar
- 22 April 2026 16:15 WIB
Diduga Pohan Cs Mengancam dan Menakuti Anak di Bawah Umur, Dengan Cara Adu Domba, Fitnah Melayu
- Inhu
- 22 April 2026 15:28 WIB
Pemkab Siak dan Utusan Presiden Luruskan Informasi Dokter Spesialis, Pelayanan Harus Tetap Berjalan
- Siak
- 22 April 2026 10:50 WIB
BNI dan HPPI Inhil: Menjahit Napas Baru untuk Lapak-Lapak yang Tak Pernah Tidur
- Inhil
- 21 April 2026 13:46 WIB
DPRD Kampar Tuntaskan Pembahasan LKPj 2025, Beri Rekomendasi Strategis untuk Perbaikan Kinerja
- Kampar
- 21 April 2026 06:09 WIB
Waspada! Modus Baru Penipuan Haji Gunakan Link WhatsApp
- Kampar
- 20 April 2026 20:13 WIB
DPRD Kampar Soroti Nasib 68 Guru Bantu, Honor Belum Dibayar 4 Bulan
- Kampar
- 20 April 2026 20:08 WIB
