Tanpa Padam, PLN Tuntaskan Dua Perbaikan Hotspot Serentak di Bintan
BINTAN – PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Pekanbaru bersama Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Bintan berhasil menyelesaikan dua pekerjaan perbaikan titik panas (hotspot) secara bersamaan pada jaringan transmisi dan gardu induk di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau.
Pekerjaan yang dilaksanakan pada 4 Juni 2026 tersebut berhasil dituntaskan tanpa pemadaman pelanggan, sehingga keandalan pasokan listrik tetap terjaga.
Dua pekerjaan yang dilakukan meliputi perbaikan pada Tower T.01 jalur transmisi Kasam–Ngena dan Transformer 1 (TD1) di Gardu Induk Tanjung Uban. Kedua aset tersebut merupakan bagian penting dari sistem penyaluran tenaga listrik yang menghubungkan pasokan daya dari sistem Batam menuju sistem Bintan dan wilayah kepulauan sekitarnya.
Manager ULTG Bintan, Rikson Batubara, mengatakan keberhasilan penyelesaian dua pekerjaan secara bersamaan menunjukkan kesiapan serta profesionalisme personel PLN dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan.
“Dua pekerjaan perbaikan hotspot di T.01 Kasam–Ngena dan TD1 Tanjung Uban berhasil kami selesaikan dalam satu hari tanpa pemadaman pelanggan. Tim bergerak cepat menindaklanjuti hasil inspeksi termografi untuk memastikan potensi gangguan dapat ditangani sebelum berdampak pada sistem. Seluruh pekerjaan dilaksanakan dengan mengutamakan keselamatan kerja dan standar operasional yang berlaku,” ujarnya.
Perbaikan pertama dilakukan pada Tower T.01 jalur Kasam–Ngena setelah inspeksi termografi rutin mendeteksi anomali suhu pada rangkaian string isolator dan komponen dead-end clamp. Menindaklanjuti temuan tersebut, tim ULTG Bintan melaksanakan pekerjaan dalam kondisi bertegangan (PDKB) menggunakan metode climbing untuk memperbaiki komponen yang mengalami peningkatan suhu.
Sementara itu, perbaikan kedua dilakukan di Gardu Induk Tanjung Uban. Tim melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap bushing Transformer 1 yang terindikasi mengalami anomali suhu berdasarkan hasil inspeksi termografi. Setelah diverifikasi menggunakan kamera termografi, petugas segera melakukan perbaikan pada terminal koneksi bushing tegangan tinggi guna mengembalikan kondisi peralatan ke parameter operasi normal.
Manager PLN UPT Pekanbaru, Andri Candra K., menjelaskan keberhasilan tersebut merupakan hasil penerapan strategi pemeliharaan berbasis kondisi aset (condition-based maintenance) yang didukung inspeksi termografi secara berkala.
“Keberhasilan dua perbaikan hotspot ini menunjukkan bahwa sistem pemeliharaan berbasis kondisi aset yang kami terapkan berjalan efektif. Melalui inspeksi termografi yang konsisten, potensi gangguan dapat dideteksi lebih dini sehingga tindakan perbaikan dapat dilakukan sebelum berkembang menjadi gangguan yang lebih besar. Kami berkomitmen untuk terus menjaga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat,” kata Andri.
General Manager PLN UIP3B Sumatera, Amiruddin, turut mengapresiasi respons cepat dan kolaborasi yang ditunjukkan oleh tim UPT Pekanbaru dan ULTG Bintan dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan di wilayah Kepulauan Riau.
“Keberhasilan penyelesaian dua pekerjaan perbaikan hotspot secara bersamaan tanpa pemadaman pelanggan menunjukkan komitmen dan kesiapan insan PLN dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan. Melalui pemanfaatan teknologi inspeksi termografi dan penerapan pemeliharaan berbasis kondisi aset, PLN dapat mendeteksi potensi gangguan lebih dini sehingga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat tetap terjaga,” ujarnya.
Menurut Amiruddin, upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen PLN untuk menghadirkan layanan kelistrikan yang andal, aman, dan berkelanjutan guna mendukung pertumbuhan ekonomi serta aktivitas masyarakat di Kepulauan Riau.
Keberhasilan penyelesaian dua pekerjaan tersebut memastikan keandalan penyaluran energi listrik di wilayah Bintan dan Kepulauan Riau tetap terjaga. PLN akan terus melaksanakan program predictive maintenance melalui inspeksi dan pemantauan kondisi aset secara berkala guna mendukung sistem kelistrikan yang andal, aman, dan berkelanjutan. Adv
Editor : Reza MF
Berita Terkait
Berita Terbaru
Tanpa Padam, PLN Tuntaskan Dua Perbaikan Hotspot Serentak di Bintan
- Nasional
- 10 Juni 2026 08:43 WIB
Harga TBS Sawit Kemitraan Swadaya di Riau Naik, Plasma Turun
- Ekonomi
- 10 Juni 2026 08:20 WIB
Museum Sang Nila Utama, Menelusuri Jejak Manuskrip Azimat Melayu
- Traveliner
- 10 Juni 2026 06:01 WIB
Antonius Budi Ariantho: Indonesia Open Jadi Bahan Evaluasi Fajar/Fikri
- Olahraga
- 10 Juni 2026 05:54 WIB
LKS Bipartit Jadi Kunci Cegah Konflik Hubungan Industrial
- Nasional
- 09 Juni 2026 21:08 WIB
Rumah Milik Petani di Tanjung Alai Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta
- Kampar
- 09 Juni 2026 21:01 WIB
Bhabinkamtibmas Turun ke Pekarangan, Polsek Enok Tegaskan Komitmen Dukung Asta Cita
- Inhil
- 09 Juni 2026 20:32 WIB
Manfaatkan Lahan Kosong, Polsek Enok Dukung Asta Cita Lewat Tanaman Gizi
- Inhil
- 09 Juni 2026 19:27 WIB
Wabup Bagus Santoso Tegaskan Dukungan Pemkab Bengkalis terhadap Penguatan Ekonomi Syariah
- Bengkalis
- 09 Juni 2026 18:16 WIB
PWI Pekanbaru Siap Kawal SPMB 2026, Tegaskan Tolak Titipan dan Pungli di Sekolah
- Pendidikan
- 09 Juni 2026 18:11 WIB
Polda Riau Gagalkan Penyelundupan 6,94 Kg Sabu dan 969 Cartridge Etomidate
- Hukrim
- 09 Juni 2026 18:02 WIB
Sanksi Administratif PT BWL Masih Berlaku, DLH Kampar Tunggu Pemenuhan Kewajiban dan Verifikasi Lapangan
- Kampar
- 09 Juni 2026 17:53 WIB
Bhabinkamtibmas Lintas Utara Dampingi Petani Cabai Rusli, AKP Yosi Apresiasi Inovasi Polibek
- Inhil
- 09 Juni 2026 15:06 WIB
Beredar Website Misterius PDAM Kampar
- Kampar
- 09 Juni 2026 14:50 WIB
Bupati Kampar Tegaskan Dukungan bagi Penguatan UMKM dan Digitalisasi Perbankan
- Ekonomi
- 09 Juni 2026 14:35 WIB
BKPSDM Kampar: Hasil Seleksi JPT Segera Diserahkan ke Pimpinan Daerah
- Kampar
- 09 Juni 2026 12:49 WIB
