Berdah, Kesenian Melayu Inhil Untuk Penyampaian Dakwah
Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir Melalui Kadis Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga dan Kebudayaan (Disparporabud) Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau, Junaidy Ismail Mengatakan untuk melestarikan Alat musik berupa rebana yaitu berdah perlu sinergitas semua kalangan.
"khususnya di Kecamatan Mandah, mulai dari tokoh masyarakat, dan yang lebih utama ialah para mereka generasi muda yang akan tetap mampu menjaga keberlangsungan pelestarian Berdah tersebut," ujarnya.
Berdah atau Beredah merupakan kesenian tradisi Melayu. Bagi masyarakat Indragiri Hilir, alat musik Berdah berfungsi sebagai media untuk menyampaikan dakwah ajaran agama Islam. Cara memainkan alat musik berdah yaitu dengan cara dipukul.
Pada tahun 2016 lalu Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, menyambut tahun baru Islam Gema Muharam, dengan menampilkan 1000 penabuh berdah. Penampilan 1000 berdah disambut antusias oleh masyarakat dan berhasil memecahkan rekor dan mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (Muri).
Seribu lebih peserta berdah ini didatangkan dari sejumlah kecamatan, dimana 750 peserta didatangkan dari Kecamatan Mandah, selebihnya didatangkan dari Kecamatan Gaung Anak Serka, Gaung dan sejumlah pelajar dari kota Tembilahan.
Kesenian berdah hanya dimainkan kalangan tua sehingga memerlukan regenerasi. Kesenian ini biasanya digelar ketika ada acara pernikahan dan acara penting lainnya. Kesenian tradisional ini telah hidup dan berkembang sejak zaman dahulu dan bagian dari media penyebaran agama Islam
Kesenian ini mengandung nilai-nilai Islami, karena syair yang dilantunkan berisikan riwayat zikir dan pujian kepada Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW.
Menurut orang tua-tua dulu Beredah berasal dari tanah Daik (Lingga). Kemudian pertama kali masuk melalui daerah Indragiri Hilir dan daerah Reteh.
Asal sebenarnya dari salah satu syair "Amuntazaa”. Dibawa oleh Syekh Al Buskhairi dari Mesir ke Madinah. Ini disyairkan ketika menyambut kedatangan rombongan Rasulullah dan mengabarkan bahwa keadaan Mesir aman. Suara alat ini juga mampu menyejukkan suasana setelah Rasulullah pulang dari Berperang. Adv
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
Polda Riau Gagalkan Peredaran Etomidate Cair dan 933 Butir Ekstasi, Dua Tersangka Ditangkap
- Hukrim
- 31 Mei 2026 20:43 WIB
Perkuat Stabilitas Harga Pangan, Pasar Murah dan Pengawasan Distribusi Jadi Andalan
- Ekonomi
- 31 Mei 2026 19:55 WIB
DPPI Riau Siapkan Edukasi Pancasila ke Sekolah, Perkuat Karakter dan Wawasan Kebangsaan Pelajar
- Pendidikan
- 31 Mei 2026 19:19 WIB
Buka MTQ Selat Gelam, Bupati Karimun Iskandarsyah Paparkan Masa Depan Pulau Tulang
- Karimun
- 31 Mei 2026 12:42 WIB
Polsek Keritang Hadir Lewat Sentuhan: Mendengar, Menanam Harapan di Lintas Utara
- Inhil
- 31 Mei 2026 12:13 WIB
Hari Pertama Pemadaman, Tim Manggala Agni Tangani Karhutla Seluas 60 Hektare di Sokoi
- Pelalawan
- 31 Mei 2026 11:50 WIB
Polisi Amankan 51 Paket Sabu Siap Edar di Perkebunan Sawit Desa Sungai Liti
- Hukrim
- 31 Mei 2026 11:41 WIB
Bripka Aan Wahyudi dan Babinsa Cek Kesehatan Ternak Kambing, Swasembada Pangan Jadi Target
- Inhil
- 31 Mei 2026 11:16 WIB
Veda Ega Start Posisi 13 di Moto3 Italia, Almansa Rebut Pole Position
- Olahraga
- 31 Mei 2026 10:43 WIB
Disdik Bengkalis Pastikan Program Revitalisasi Sekolah Tepat Sasaran Lewat Visitasi Lapangan
- Bengkalis
- 31 Mei 2026 10:35 WIB
Alumni MagangHub Dapat Fasilitas Sertifikasi Kompetensi Gratis di 21 Balai Pelatihan Vokasi
- Nasional
- 31 Mei 2026 10:23 WIB
Pemkab Kampar Laporkan Keluhan Petani hingga ke Pemerintah Pusat
- Ekonomi
- 31 Mei 2026 07:52 WIB
Sultan Kandis Juara Perang Bintang Jilid II Bupati Rohul Cup 2026
- Rohul
- 31 Mei 2026 07:45 WIB
PSG Juara Liga Champions 2026, Taklukkan Arsenal Lewat Adu Penalti
- Olahraga
- 31 Mei 2026 07:37 WIB
Rainbow Slide hingga Trampolin, Fruitcity Jadi Favorit Anak Saat Liburan
- Traveliner
- 31 Mei 2026 07:23 WIB
Aprilia Racing dan Monster Energy Resmi Jalin Kemitraan di MotoGP
- Olahraga
- 31 Mei 2026 07:19 WIB
