Pemkab Kampar Laporkan Keluhan Petani hingga ke Pemerintah Pusat
KAMPAR – Penurunan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit yang dikeluhkan petani mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Kampar. Melalui Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan, pemerintah daerah telah melaporkan persoalan tersebut kepada Pemerintah Provinsi Riau hingga pemerintah pusat sebagai upaya mencari solusi bagi petani.
Kepala Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Kampar, Marhalim, mengatakan pemerintah daerah tidak tinggal diam menyikapi kondisi yang dihadapi petani sawit. Berbagai koordinasi telah dilakukan untuk memastikan aspirasi masyarakat dapat diteruskan kepada pihak yang memiliki kewenangan dalam penetapan kebijakan sektor perkebunan.
Menurutnya, laporan terkait kondisi harga TBS di sejumlah pabrik kelapa sawit di Kabupaten Kampar telah disampaikan kepada Dinas Perkebunan Provinsi Riau dan selanjutnya diteruskan ke Kementerian Pertanian.
"Pemerintah sangat memahami kondisi yang dirasakan petani. Berbagai informasi dan perkembangan yang terjadi di lapangan telah disampaikan kepada instansi terkait agar dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan langkah-langkah strategis di tingkat yang lebih tinggi," ujar Marhalim di Bangkinang, Minggu (31/5/2026).
Ia menjelaskan, persoalan harga TBS tidak hanya terjadi di Kabupaten Kampar, tetapi juga dialami berbagai daerah sentra perkebunan sawit di Indonesia. Karena itu, penyelesaiannya membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, pelaku usaha, dan organisasi petani.
Pemerintah Kabupaten Kampar menilai fluktuasi harga TBS dipengaruhi banyak faktor, mulai dari pergerakan harga minyak sawit mentah (CPO) di pasar global, kondisi ekspor, biaya logistik, hingga tata niaga sawit di dalam negeri.
Sebagai daerah yang memiliki kontribusi besar dari sektor perkebunan kelapa sawit, Pemkab Kampar menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kepentingan petani. Salah satu langkah yang ditempuh adalah mendorong penyelesaian persoalan harga sawit melalui kebijakan nasional yang dapat memberikan kepastian dan rasa keadilan bagi petani.
Selain itu, pemerintah pusat saat ini juga diketahui tengah melakukan evaluasi terhadap berbagai persoalan yang memengaruhi harga TBS petani, termasuk kendala dalam rantai pasok industri kelapa sawit nasional. Pabrik kelapa sawit yang terbukti melanggar ketentuan juga disebut akan mendapat sanksi hingga pencabutan izin usaha.
Pemkab Kampar mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Pemerintah memastikan setiap aspirasi dan keluhan petani akan terus diperjuangkan melalui jalur koordinasi dengan pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat.
Sektor perkebunan sawit selama ini menjadi salah satu tulang punggung perekonomian Kabupaten Kampar. Karena itu, keberlangsungan usaha perkebunan rakyat dinilai penting untuk menjaga pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat. REZA
Editor : Nurdin Tambunan
Berita Terkait
Berita Terbaru
Identitas Korban Jatuh dari Jembatan Rantau Berangin Terungkap, Tim Gabungan Masih Lakukan Pencarian
- Kampar
- 04 Agustus 2026 17:42 WIB
Tinjau Hasil Pembangunan TMMD ke-129, Tim Wasev Mabesad Evaluasi Sasaran Fisik
- Pelalawan
- 04 Agustus 2026 17:40 WIB
Diduga Bunuh Diri, Seorang Pria Terjun dari Jembatan Rantau Berangin
- Kampar
- 04 Agustus 2026 09:57 WIB
Wujudkan Program TMAB, Satgas TMMD ke-129 Kodim 0313/KPR Rampungkan Pengecoran Fondasi Tower Air Bersih
- Pelalawan
- 04 Agustus 2026 09:23 WIB
Komisi I DPRD Karimun Dorong Percepatan SIMPATI DESA untuk Perkuat Layanan Adminduk di Kabupaten Karimun.
- Karimun
- 03 Agustus 2026 23:41 WIB
Indonesia Tertinggal 0-2 dari Vietnam dalam 15 Menit Pertama di Stadion Pakansari
- Olahraga
- 03 Agustus 2026 21:36 WIB
Ekonomi Batam Diproyeksikan Tumbuh hingga 7,4 Persen, Pemko Naikkan Target Pendapatan Daerah
- Batam
- 03 Agustus 2026 17:10 WIB
Amsakar: Sekolah Harus Menjadi Ruang Aman bagi Anak untuk Tumbuh dan Berprestasi
- Batam
- 03 Agustus 2026 14:12 WIB
Pemprov Riau Gelar Operasi Pasar Murah di Kampar dan Pekanbaru, Berikut Jadwalnya
- Ekonomi
- 03 Agustus 2026 13:08 WIB
Pemkab Kuansing Tunggu Kepastian Pejabat Pusat untuk Buka Festival Pacu Jalur 2026
- Traveliner
- 03 Agustus 2026 13:00 WIB
TMMD ke-129 Kodim 0313/KPR: Pembangunan MCK Masjid Al-Hijrah Capai 70 Persen
- Pelalawan
- 03 Agustus 2026 09:39 WIB
Leo/Daniel Juara Taipei Open 2026, Raih Gelar Kedua Musim Ini
- Olahraga
- 03 Agustus 2026 06:01 WIB
Dulux Raih Top Brand Award 2026, Perkuat Posisi sebagai Merek Cat Pilihan Masyarakat Indonesia
- Ekonomi
- 02 Agustus 2026 13:54 WIB
Di Balik Kesibukan Memimpin Batam, Amsakar Dapat Kejutan Hangat di Ulang Tahun ke-58
- Batam
- 02 Agustus 2026 11:15 WIB
Leo/Daniel Melaju ke Final Taipei Open 2026, Siap Tantang Ganda Malaysia
- Olahraga
- 02 Agustus 2026 10:34 WIB
Kemanunggalan TNI dan Rakyat, Pembangunan RTLH Milik Zaini dalam TMMD ke-129 Kodim 0313/KPR Terus Dikebut
- Pelalawan
- 02 Agustus 2026 10:29 WIB

