DPPI Riau Siapkan Edukasi Pancasila ke Sekolah, Perkuat Karakter dan Wawasan Kebangsaan Pelajar

PEKANBARU – Upaya memperkuat pendidikan karakter dan wawasan kebangsaan di kalangan pelajar terus dilakukan di Provinsi Riau. Melalui kolaborasi dengan berbagai organisasi kepemudaan, Pemerintah Provinsi Riau berkomitmen membumikan nilai-nilai Pancasila agar tidak hanya dipahami sebagai materi pelajaran, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Riau, Boby Rachmat, mengatakan bahwa pendidikan nilai-nilai kebangsaan harus dimulai sejak usia sekolah. Menurutnya, lingkungan pendidikan memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang toleran, berkarakter, dan mencintai tanah air.

"Menjaga persatuan bangsa bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Sekolah, keluarga, dan lingkungan sosial memiliki peran penting dalam menanamkan nilai toleransi, gotong royong, dan cinta tanah air kepada generasi muda," ujarnya di Pekanbaru, Minggu (31/5/2026).

Ia menjelaskan, Kesbangpol Riau terus menggencarkan program edukasi kebangsaan dengan melibatkan organisasi kepemudaan, salah satunya Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Riau. Kolaborasi tersebut dinilai efektif karena mampu menjangkau pelajar melalui pendekatan yang lebih dekat dengan kehidupan mereka.

Sementara itu, Ketua DPPI Riau, Josua Sihite, menilai keberagaman yang dimiliki Provinsi Riau merupakan sarana pembelajaran yang sangat baik bagi generasi muda. Menurutnya, para pelajar yang berasal dari berbagai daerah, suku, dan budaya dapat belajar menghargai perbedaan sekaligus memperkuat persatuan.

Ia mencontohkan interaksi para peserta Paskibraka dari 12 kabupaten/kota di Riau yang mampu membangun persahabatan dan saling mengenal budaya masing-masing. Kondisi tersebut menjadi pengalaman pendidikan sosial yang penting dalam membentuk karakter kebangsaan.

"Melalui pertemuan dan kegiatan bersama, para pelajar dapat saling berbagi pengetahuan tentang budaya daerah masing-masing. Dari sana mereka memahami bahwa Indonesia kaya akan keberagaman yang harus dijaga bersama," katanya.

Untuk memperluas jangkauan pendidikan kebangsaan, DPPI Riau telah menyiapkan program sosialisasi ke sekolah-sekolah setelah peringatan bulan Agustus. Kegiatan tersebut akan menggandeng organisasi Paskibra sekolah guna memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai nilai-nilai Pancasila.

Menurut Josua, selama ini pembelajaran Pancasila di sekolah masih sering dipandang sebagai materi hafalan untuk kepentingan ujian. Karena itu, DPPI Riau ingin menghadirkan metode edukasi yang lebih interaktif dan sesuai dengan karakter generasi muda, khususnya Gen Z dan Gen Alpha.

"Kami ingin membantu pelajar memahami makna Pancasila secara lebih dekat dan sederhana, sehingga nilai-nilainya dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, keluarga, maupun lingkungan masyarakat," jelasnya.

Melalui program tersebut, diharapkan pendidikan karakter, toleransi, dan semangat kebangsaan dapat semakin kuat tertanam pada diri pelajar sebagai generasi penerus bangsa yang siap menghadapi tantangan masa depan tanpa melupakan jati diri dan nilai-nilai luhur Indonesia. Milla

Editor : Reza MF
Tag : # Pendidikan



Bagikan

Berita Terbaru