Hari Pertama Pemadaman, Tim Manggala Agni Tangani Karhutla Seluas 60 Hektare di Sokoi

PELALAWAN – Tim Manggala Agni Balai Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera mulai melakukan penanganan intensif kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Sokoi, Kabupaten Pelalawan. Pada hari pertama operasi pemadaman, Sabtu (30/5/2026), petugas menghadapi tantangan berupa banyaknya vegetasi kering yang mempercepat penyebaran api.

Kepala Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, mengatakan dua tim Manggala Agni Daops Rengat telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman sekaligus mencegah meluasnya kebakaran.

"Dua tim Manggala Agni Daops Rengat melaksanakan pemadaman di Sokoi, Pelalawan. Hari ini merupakan hari pertama penanganan di lokasi tersebut. Hasilnya memang belum terlihat signifikan karena bahan bakaran kering di lapangan sangat melimpah sehingga api cukup cepat berkembang," ujar Ferdian, Sabtu (30/5/2026).

Berdasarkan hasil pemantauan sementara, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 60 hektare.

"Estimasi luasan kebakaran mencapai 60 hektare," katanya.

Hingga sore hari, kondisi di lokasi masih dipenuhi asap yang keluar dari sejumlah titik. Namun, upaya pemadaman mulai menunjukkan perkembangan positif setelah tim berhasil menahan laju api di sisi selatan area kebakaran.

"Sampai sore tadi kondisi masih berasap, namun kepala api di sisi selatan berhasil dibendung oleh tim sehingga tidak meluas ke wilayah lain. Ini menjadi langkah penting untuk mengendalikan kebakaran agar tidak semakin besar," jelas Ferdian.

Ia menuturkan, karakteristik lahan yang didominasi vegetasi kering menjadi tantangan tersendiri bagi petugas. Selain membuat api lebih cepat menjalar, kondisi tersebut juga menyebabkan proses pemadaman membutuhkan waktu dan tenaga yang lebih besar.

Untuk itu, operasi pemadaman akan kembali dilanjutkan pada Minggu (31/5/2026) dengan fokus memadamkan titik api yang masih aktif serta melakukan pendinginan pada area yang telah berhasil dikuasai.

"Besok pemadaman akan kembali dilanjutkan. Tim akan fokus memperkuat penyekatan dan melakukan penyerangan langsung pada titik-titik api yang masih aktif agar kebakaran dapat segera dikendalikan," ujarnya.

Selain di Sokoi, Manggala Agni juga terus melakukan penanganan karhutla di sejumlah wilayah lain di Provinsi Riau. Di Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, kondisi kebakaran dilaporkan mulai membaik berkat dukungan helikopter water bombing serta kondisi cuaca yang cukup mendukung.

Sementara itu, di Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir, proses pemadaman menunjukkan perkembangan signifikan dan telah memasuki tahap pendinginan (mopping up).

Ferdian memastikan seluruh personel tetap siaga penuh mengantisipasi potensi karhutla yang masih tinggi akibat kondisi cuaca kering yang melanda sejumlah wilayah di Riau.

"Seluruh tim terus bekerja maksimal di lapangan. Kami berharap dukungan cuaca yang baik dapat membantu mempercepat proses pengendalian karhutla, khususnya di Sokoi yang saat ini menjadi salah satu fokus utama penanganan," tutupnya. Anton

Editor : Reza MF
Tag : # Pelalawan



Bagikan

Berita Terbaru