Bersama BRI, Thiffa Optimis UMKM Butik Sakinah Berkembang dan Tembus Pasar Global
PEKANBARU, RESONANSI.CO- Nama Butik Sakinah by Thiffa Qaisty tidak asing lagi bagi para penggemar fesyen di Pekanbaru. Butik berbasis pakaian muslim dan muslimah ini digawangi oleh desainer muda,Thiffa Qaisty Salsabillah.
"Pada setiap produk terdapat unsur wastra Nusantara yang mengandung filosofi motif islami yang sudah dikembangkan," ujar Thiffa kepada Resonansi.co di Pekanbaru, Rabu (26/2/2025).
Thiffa mengatakan bahwa butik Sakinah by Thiffa Qaisty ini merupakan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang sering melakukan pameran.
Terbaru, Butik Sakinah by Thiffa Qaisty melakukan pameran dalam BRI UMKM EXPO (RT) yang digelar di ICE BSD City Jakarta, pada 30 Januari hingga 2 Februari 2025 lalu.
Thiffa menyebut pameran ini merupakan produk UMKM yang siap dilepaskan untuk pasar mancanegara atau produk siap ekspor.
"Dengan kegiatan ini, Kami juga mendapatkan insight dari teman- teman UMKM seluruh indonesia," ujarnya di Pekanbaru, Rabu (26/2/2025).
Ia menyebut program ini sangat berarti. Sebab, dalam acara ini mampu mempertemukan berbagai pihak dalam industri fesyen.
"Seperti berjumpa calon pembeli, pengerajin, serta mendapat pandangan dari pelaku UMKM yang menjadi masukan dalam setiap produk," ujarnya.
"Pada iven ini juga bentuk kolaborasi untuk melakukan pengenalan produk kepada pasar global yang bertujuan ekspor bagi UMKM Indonesia," tambahnya.
Produk butik Sakinah by Thiffa Quisty juga mejeng pada situs BRI UMKM EKPO (RT) 2025. Situs tersebut beralamatkan pada https://briumkmexport.com/.
Pada laman yang diakses pada Senin (3/3/2025), terdapat informasi mengenai butik Sakinah by Thiffa Quisty.
Dalam laman tersebut, katalog butik Sakinah by Thiffa Quisty bersanding dengan nama produk tenar UMKM lainnya.
"Kami menampilkan produk-produk UMKM terbaik di Indonesia, namun juga menyertakan Microfinance Outlook sebagai bagian dari program acara," bunyi keterangan laman tersebut.
Berawal dari Produk Haji
Awalnya, usaha butik ini dijalankan oleh orang tuanya. Thiffa menyebut usaha rumahan tersebut dimulai pada tahun 2015.
"Saat itu kami menawarkan berbagai produk untuk kebutuhan haji dan umrah, khususnya mukena yang diproduksi sendiri," ujarnya.
Seiring perkembangan waktu, Sakinah by Thiffa Qaisty fokus pada desain modern. Sakinah by Thiffa Qaisty mengombinasikan tekstil tradisional Indonesia, seperti tenun dan batik, dengan sulaman tangan dan payet.
Dalam operasinya, Sakinah by Thiffa Qaisty berkolaborasi dengan usaha kecil menengah, Kelompok Usaha Bersama (KUB), pesantren, dan penenun.
"Ini bentuk untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi lokal," ujarnya.
Gadis manis tersebut kini sedang melakukan pengembangan dalam usaha. Sementara, usaha Butik Sakinah by Thiffa Qaisty melakukan produksi pada skala rumah.
Rumah pribadi tersebut disulap menjadi galeri dan tempat produksi tenun siap pakai. Usaha ini terletak di jalan Darma Bakti, Gg Bambu Sigunggung.
"Kami sedang melakukan renovasi toko, nantinya akan ada di jalan besar Darma Bakti," ujarnya.
Ia menyebut saat sedang melakukan pengajuan KUR pada BRI.
"Mudahan dengam pengajuan ini, optimis lebih berkembang dan bisa meningkatkan kualitas produksi," ujarnya.
Sementara itu, Direktur Utama BRI Sunarso mengungkapkan bahwa selain membuka peluang bisnis bagi UMKM, expo ini juga berhasil menarik minat masyarakat untuk mengenal lebih jauh produk unggulan Tanah Air. Hal ini tercermin dari jumlah pengunjung yang terus meningkat.
“Hingga kegiatan closing ceremony, total jumlah pengunjung yang menghadiri expo mencapai lebih dari 63 ribu pengunjung (angka ini masih dapat meningkat hingga expo ditutup pada malam hari), pencapaian tersebut melampaui target sebanyak 50 ribu pengunjung dalam 4 hari”, jelasnya.
Sementara itu, dari sisi total transaksi hingga 1 Februari 2025 (3 hari pelaksanaan) telah mencapai Rp38,9 miliar, melampaui target Rp38 miliar selama 4 hari pelaksanaan BRI UMKM EXPO(RT) 2025. Transaksi ini mencakup pembelian langsung di lokasi melalui EDC dan QRIS, serta transaksi online yang dilakukan melalui e-commerce yang telah bekerja sama dengan BRI.
Terkait capaian tersebut, Sunarso juga mengungkapkan bahwa BRI terus berkomitmen untuk mendukung UMKM Indonesia mampu bersaing di pasar internasional dengan memberikan akses pasar melalui kegiatan business matching yang telah dilaksanakan.
“Tahun ini kami menargetkan commitment deal senilai USD 89,4 juta dengan realisasi sebesar USD 90,6 juta. Dan pelaksanaan business matching ini akan terus berlanjut selama 2025," ujarnya.
Lebih lanjut, Sunarso menambahkan bahwa dalam mendukung UMKM Go Global, business matching tidak hanya berhenti di BRI UMKM EXPO(RT) 2025. Sebagai bagian dari strategi jangka panjang, BRI pun berkolaborasi dengan Kementerian Perdagangan RI untuk menyelenggarakan sesi business matching secara rutin dua kali dalam sebulan guna terus membuka peluang perdagangan bagi UMKM Tanah Air.
Dalam rangkaian kegiatan BRI UMKM EXPO(RT) 2025, bergabungnya 506 registered buyers dari 34 negara mencerminkan tingginya minat pasar global terhadap produk UMKM Indonesia. Capaian ini jauh melampaui target awal yang hanya 94 buyers dari 33 negara. Hingga saat ini, 166 peserta UMKM telah mengikuti 270 sesi business meeting, membuka lebih banyak peluang bagi UMKM untuk menembus pasar ekspor.
“Sebagai contoh success story BRI UMKM EXPO(RT) 2025, salah satu peserta UMKM, yaitu PT Siger Jaya Abadi telah berhasil melakukan signing dengan pihak buyer Bluestar Food Corporation, Amerika Serikat dengan nilai transaksi USD 13,05 juta,” pungkasnya. Herdi
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
Dari Patroli ke Pekarangan, Polsek Enok Tegaskan Peran Polri Dukung Ketahanan Pangan Nasional
- Inhil
- 03 Juni 2026 20:35 WIB
Sahabat di Tengah Lahan, Bhabinkamtibmas Keritang Rutin Lakukan Pendampingan
- Inhil
- 03 Juni 2026 20:27 WIB
Ikan Tiga Rasa, Antara Manis, Asam, dan Pedas Menggugah Selera
- Traveliner
- 03 Juni 2026 20:03 WIB
Ringankan Duka Korban Kebakaran Seberang Tembilahan, Camat Tembilahan Serahkan Bantuan
- Inhil
- 03 Juni 2026 19:29 WIB
Fadia/Tiwi Hentikan Ganda Putri Ranking Tiga Dunia di Istora
- Olahraga
- 03 Juni 2026 19:26 WIB
Transformasi Tata Kelola Kawasan Konservasi Perairan Kepri Menuju Kemandirian Melalui BLUD
- Kepri
- 03 Juni 2026 18:40 WIB
Harga Sawit Petani Plasma di Riau Turun, Tata Kelola Penetapan Harga Terus Diperbaiki
- Ekonomi
- 03 Juni 2026 17:46 WIB
Sekcam Siak Hulu: Pendidikan Kunci Mencetak Generasi Cerdas dan Berkarakter
- Pendidikan
- 03 Juni 2026 17:37 WIB
Ketua DPRD Kampar Ahmad Taridi Dukung Penuh Gerakan Penghijauan dan Ekoteologi
- Kampar
- 03 Juni 2026 17:33 WIB
CDKP Kepri Cabang Anambas dan Nelayan Rakor Bahas Persoalan BBM Subsidi
- Kepri
- 03 Juni 2026 16:21 WIB
DKP Kepri Uji Kriteria Kawasan Konservasi Berbasis Karbon Biru di Bintan
- Kepri
- 03 Juni 2026 16:00 WIB
Tata Kelola yang Kuat Hadirkan Layanan Ketenagakerjaan yang Lebih Baik
- Nasional
- 03 Juni 2026 14:35 WIB
Duka dari Tanah Suci, Jemaah Haji Asal Kampar Meninggal Dunia di Makkah
- Kampar
- 03 Juni 2026 12:13 WIB
Tim Gabungan Musnahkan 145 Rakit PETI di Sungai Kuantan
- Hukrim
- 03 Juni 2026 11:48 WIB
Dukung Program Asta Cita, Bhabinkamtibmas Polsek Keritang Pantau Progres Lahan Jagung di Desa Lintas Utara
- Inhil
- 03 Juni 2026 11:20 WIB
Kapolsek Keritang Perintahkan Pendampingan Peternak, Bhabinkamtibmas Pastikan Sapi Sehat dan Aman
- Inhil
- 03 Juni 2026 11:11 WIB
