Blackout Listrik Sumatera Picu Lonjakan Biaya Operasional Pelaku Usaha

KAMPAR – Pemadaman listrik massal (blackout) yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera mulai berdampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, terutama para pelaku usaha makanan dan minuman. Gangguan pasokan listrik tersebut dinilai menyebabkan kenaikan biaya operasional hingga kerugian akibat terganggunya produksi dan penjualan.

Salah seorang pengusaha makanan di Kecamatan Kuok, Ridho mengaku blackout yang terjadi cukup merugikan usahanya. Menurutnya, pemadaman listrik membuat aktivitas produksi terhambat dan memaksa pelaku usaha mengeluarkan biaya tambahan untuk menjaga operasional tetap berjalan.

“Efek dari blackout massal ini cukup merugikan. Kami harus menambah biaya operasional, mulai dari membeli es tambahan untuk menjaga bahan makanan tetap aman hingga penggunaan genset,” ujar Ridho pengelola Kedai makan Tomyam Seafood di Desa Empat Balai, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, Sabtu (23/5/2026).

Ia menjelaskan, usaha makanan sangat bergantung pada pasokan listrik, terutama untuk penyimpanan bahan baku, pendingin, hingga peralatan memasak. Ketika listrik padam dalam waktu cukup lama, kualitas bahan makanan bisa menurun dan berpotensi menimbulkan kerugian lebih besar.

Selain itu, kondisi listrik yang tidak stabil juga membuat jumlah pelanggan menurun karena sebagian masyarakat memilih menunda aktivitas di luar rumah. Dampaknya, omzet penjualan ikut mengalami penurunan.

“Kalau listrik mati lama, pelanggan juga sepi. Orang malas keluar karena cuaca panas dan banyak tempat usaha tidak bisa beroperasi normal,” tambahnya.

Pelaku usaha berharap gangguan kelistrikan di Sumatera dapat segera diatasi agar aktivitas ekonomi masyarakat kembali normal. Mereka juga meminta adanya langkah antisipasi dari pihak terkait untuk meminimalisir dampak blackout terhadap sektor usaha kecil dan menengah.

Sebelumnya, blackout melanda sejumlah wilayah di Sumatera bagian tengah dan utara sehingga menyebabkan aktivitas masyarakat dan dunia usaha terganggu. PLN masih melakukan penelusuran terkait penyebab gangguan sistem kelistrikan tersebut. REZA

Editor : Reza MF
Tag : # Kampar



Bagikan

Berita Terbaru