BP Kawasan Karimun Gelar Workshop untuk Para Pengusaha
KARIMUN, RESONANSI _ Agar perekonomian di Kabupaten Karimun semakin maju dan berkembang, Badan Pengusahaan (BP) Kawasan Karimun menggelar workshop peningkatan pelayanan dan perizinan investasi di kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (PBPB) Karimun di Ballroom Hotel Aston Tanjung Balai Karimun, pada Rabu 17 September 2025.
Workshop tersebut bertemakan tentang pemahaman aturan di bidang ekspor impor, pemasukan dan pengeluaran barang dan perpajakan bagi pelaku usaha di kawasan PBPB Karimun
Wakil Kepala BP Karimun, Iwan Kurniawan, mengatakan bahwa kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk respons untuk mempercepat geliat investasi dalam rangka pemulihan ekonomi, khususnya di Kabupaten Karimun.
"Melalui workshop pelayanan dan perizinan kepada pelaku usaha bisa memberikan pemahaman di bidang ekspor-impor, perpajakan dan perizinan yang berlaku di kawasan FTZ Karimun," ungkap Iwan
Kata Iwan, langkah ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 41 Tahun 2021 tentang penyelenggaraan kawasan perdagangan bebas yang diperbarui dengan PP Nomor 25 Tahun 2025.
"Untuk itu kita perlu berikan kemudahan dan kepastian hukum serta menjaga kualitas perizinan yang bisa dipertanggungjawabkan bagi setiap kegiatan usaha di kawasan FTZ. Termasuk juga edukasi mengenai aturan-aturan yang berlaku sehingga sesuai dengan PP Nomor 25 tahun 2025," kata Iwan
Iwan mengatakan bahwa setelah memahami dan mengetahui kemudahan layanan perizinan, para pelaku usaha akan semakin milirik Karimun sebagai daerah yang berpotensi dan refresentatif untuk melakukan kegiatannya usahanya.
"Jika memang nanti ada usulan dalam diskusi ini untuk memperbaiki layanan perizinan kami terbuka untuk itu demi kemajuan Karimun ke depannya," pungkas Iwan
Menurut data, perkembangan nilai investasi Penanaman Modal Asing (PMA) di Karimun dalam tiga tahun terakhir meliputi Rp17,5 triliun di tahun 2023, Rp20,8 triliun di tahun 2024 dan Rp 20,9 triliun di tahun 2025.
Kemudian, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) di antaranya tahun 2023 sebesar Rp721,6 miliar, Rp1 triliun di tahun 2024 dan Rp1,2 triliun di tahun 2025. Sedangkan, serapan tenaga kerja mencapai 15,183 orang di tahun 2023 dan 16,324 orang di tahun 2024 lalu.
Direktur Perizinan dan Pemasaran Badan Kawasan Kabupaten Karimun, Henry Aris Bawole mengatakan bahwa saat ini ada beberapa perusahaan yang masuk ke Karimun. Kegiatan workshop tersebut merupakan sebagai bentuk keseriusan dari BP Kawasan Karimun menuju tercapainya kelembagaan yang legal.
"Kelembagaan kami itu udah 18 tahun sampai sekarang di pemerintah pusat itu belum diserahkan sepenuhnya sehingga itu problem bagi kami, jadi nanti kalau ada investasi untuk buat pelabuhan nanti kita tidak bisa pungut iuran, makanya kami juga tinggal selangkah lagi menuju kelembagaan yang mandiri, semoga tahun ini bisa terealisasi," ungkap Henry.
Dalam workshop tersebut, pihaknya menyediakan empat orang narasumber yakni dari Bea Cukai Kepri sebagai Kasubdit Fasilitas Kawasan Khusus, Direktorat Impor Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri, Kementerian Perdagangan Republik Indonesia yang diwakili Analis Perdagangan Ahli madya, Direktorat Ekspor Produk Industri dan Pertambangan Direktoran Jenderal Perdagangan Luar Negeri diwakili Analis Perdagangan Ahli madya, serta Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama Tanjung Balai Karimun yang diwakili Fungsional Penyuluh Pajak.(*)
Editor : Nurdin Tambunan
Berita Terkait
Berita Terbaru
Hutama Karya Buka Suara Soal Rentetan Kecelakaan Maut di Tol Permai
- Riau
- 09 Juni 2026 08:49 WIB
Kemnaker dan GoTo Tingkatkan Literasi Digital Pelaku Usaha Kuliner di Bandung
- Traveliner
- 09 Juni 2026 06:44 WIB
Drama MotoGP Hungaria, Bos Aprilia Angkat Bicara
- Olahraga
- 09 Juni 2026 06:14 WIB
Tony Hidayat Dorong Pemkab Kampar Tuntaskan Perizinan UPT Puskesmas Lipat Kain
- Kampar
- 09 Juni 2026 05:52 WIB
Pemprov Riau Matangkan Strategi Optimalisasi PAD dari Sektor Sawit
- Ekonomi
- 09 Juni 2026 05:47 WIB
Diduga Rekayasa Curas Rp72 Juta, Warga Bandur Picak Jadi Terlapor setelah Ngaku Uang Habis untuk Judi Online
- Hukrim
- 08 Juni 2026 21:35 WIB
Lantik 215 Kepala Sekolah, Bupati Kasmarni Tegaskan Zero Tolerance terhadap Pungli PPDB
- Pendidikan
- 08 Juni 2026 19:30 WIB
Bupati Kasmarni Buka Asistensi IEPK 2026, Perkuat Komitmen Pemerintahan Bersih dan Berintegritas
- Bengkalis
- 08 Juni 2026 19:24 WIB
Moncer, Dari Kapus Menuju Kursi Kadinkes?
- Opini
- 08 Juni 2026 17:53 WIB
Dukung Swasembada Pangan, Kapolsek Keritang Lewat Bhabinkamtibmas Sambangi Petani Sayur di Pengalihan
- Inhil
- 08 Juni 2026 17:28 WIB
PLN Bergerak Pulihkan Kelistrikan Sumut, Gubernur Sumatera Utara Beri Dukungan Langsung
- Nasional
- 08 Juni 2026 17:17 WIB
Komisi II DPRD Kampar Bahas Validitas Data Bansos, Dinsos Akui DTSEN Margin Error Sebesar 30 Persen
- Kampar
- 08 Juni 2026 16:46 WIB
DPD KNPI Kabupaten Indragiri Hilir Jajaki Sinergi Strategis Bersama Bawaslu Inhil
- Inhil
- 08 Juni 2026 16:10 WIB
Rangkap Jabatan, Realisasi PAD DPMPTSP Kampar Dinilai Jauh dari Target
- Kampar
- 08 Juni 2026 15:26 WIB
Polres Indragiri Hilir Turun ke Lorong Bunga Padi, Kawal Program Pekarangan Pangan Bergizi
- Inhil
- 08 Juni 2026 12:03 WIB
Personil Polsek Enok Gerakkan Warga Lr Baru Wujudkan Mandiri Pangan
- Inhil
- 08 Juni 2026 11:52 WIB
