Dulux Raih Top Brand Award 2026, Perkuat Posisi sebagai Merek Cat Pilihan Masyarakat Indonesia

JAKARTA – Dulux kembali meraih Top Brand Award 2026, memperkuat posisinya sebagai merek cat pilihan masyarakat Indonesia. Penghargaan yang diberikan berdasarkan survei independen Frontier Research tersebut menjadi bukti konsistensi Dulux dalam menghadirkan inovasi, menjaga kualitas produk, serta mempertahankan kepercayaan konsumen selama bertahun-tahun.

Keberhasilan ini sekaligus melanjutkan rekam jejak Dulux yang hampir satu dekade berturut-turut meraih penghargaan Top Brand dan mempertegas predikatnya sebagai "Cat No. 1 Terbukti oleh Waktu".

Berdasarkan hasil survei Top Brand Index (TBI) Fase 2 Tahun 2026, Dulux mencatatkan indeks tertinggi pada dua kategori, yakni 39,56 persen untuk Cat Tembok Eksterior dan 37,37 persen untuk Cat Tembok Interior.

Head of Marketing PT ICI Paints Indonesia (AkzoNobel Decorative Paints Indonesia), Nina Melisa Pelawi, mengatakan penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa inovasi dan kualitas yang terus dihadirkan Dulux mampu menjawab kebutuhan konsumen yang semakin berkembang.

"Bagi kami, penghargaan ini bukan sekadar pencapaian, tetapi menjadi bukti bahwa inovasi dan kualitas yang kami hadirkan mampu menjawab kebutuhan konsumen Indonesia. Kini masyarakat tidak hanya mempertimbangkan estetika, tetapi juga mencari solusi pengecatan yang memberikan perlindungan optimal, daya tahan lebih baik, serta nilai jangka panjang bagi hunian mereka," ujarnya melalui rilis resmi, Minggu (2/8/2026).

Menurut Nina, perubahan perilaku masyarakat membuat rumah kini tidak lagi dipandang sekadar sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai aset jangka panjang yang harus dijaga kualitas dan nilainya. Karena itu, konsumen semakin selektif dalam memilih material bangunan, termasuk cat dekoratif, dengan mempertimbangkan perlindungan, ketahanan terhadap cuaca, kemudahan perawatan, hingga daya tahan warna.

Top Brand Award 2026 yang diselenggarakan Frontier bersama Majalah MARKETING mengusung tema "Respectful Brand", yang menekankan pentingnya kepercayaan dan loyalitas konsumen sebagai fondasi kekuatan sebuah merek.

CEO Frontier sekaligus Founder Top Brand Award, Handi Irawan D., mengatakan penghargaan tersebut bukan hanya bentuk apresiasi atas pencapaian masa lalu, tetapi juga menjadi indikator keberlanjutan sebuah merek di masa depan.

"Top Brand Award bukan sekadar penghargaan atas pencapaian masa lalu, melainkan indikator keberlanjutan merek di masa depan. Merek yang mampu bertahan adalah merek yang tidak hanya dikenal, tetapi juga dipercaya dan dipilih oleh konsumennya," katanya.

Penghargaan tersebut ditentukan berdasarkan survei terhadap sekitar 12.000 responden di 15 kota besar di Indonesia dengan menggunakan tiga indikator utama, yaitu Top of Mind Awareness, Last Usage, dan Future Intention, yang mengukur tingkat kesadaran, penggunaan, serta loyalitas konsumen terhadap sebuah merek.

Selain terus mengembangkan produk, Dulux juga menghadirkan berbagai inovasi untuk membantu masyarakat menciptakan ruang hidup yang lebih nyaman. Salah satunya melalui program Dulux Colour of the Year 2026 yang mengangkat tema Rhythm of Blues™ melalui kampanye #TemukanTenangmu.

Konsep tersebut dikembangkan oleh Global Aesthetic Center AkzoNobel berdasarkan riset tren warna, desain, budaya, ekonomi, dan sosial. Rhythm of Blues™ menghadirkan tiga nuansa biru, yaitu Slow Swing™ yang menciptakan suasana tenang, Mellow Flow™ yang menghadirkan keseimbangan dan kebersamaan, serta Free Groove™ yang mendorong kreativitas tanpa mengurangi kenyamanan.

Nina menegaskan, Dulux akan terus menghadirkan inovasi yang mampu memberikan solusi nyata bagi masyarakat.

"Kami percaya inovasi harus mampu menjawab kebutuhan nyata konsumen dan memberikan solusi yang relevan dalam kehidupan sehari-hari. Kepercayaan konsumen dibangun melalui kualitas yang konsisten serta kemampuan kami memahami kebutuhan mereka. Top Brand Award menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi dan menghadirkan produk serta solusi terbaik bagi konsumen Indonesia," tutupnya. Rls

Editor : Reza MF
Tag : # Ekonomi



Bagikan

Berita Terbaru