Drama MotoGP Hungaria, Bos Aprilia Angkat Bicara
BALATON PARK- Drama besar mewarnai balapan MotoGP setelah lampu start pada di Sirkuit Balaton Park, Hungaria, Minggu (7/6/2026). Insiden beruntun di Tikungan 1 melibatkan dua pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin dan Marco Bezzecchi, serta Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46 Racing Team), Raul Fernandez (Trackhouse MotoGP Team), dan Fermin Aldeguer (Gresini Racing MotoGP).
Akibat insiden tersebut, Martin dijatuhi hukuman double long lap penalty yang harus dijalani pada Grand Prix berikutnya yang ia ikuti. Insiden itu juga berdampak buruk bagi Aprilia karena kedua pembalap pabrikan mereka, Martin dan Bezzecchi, sama-sama gagal melanjutkan balapan setelah terlibat kecelakaan.
Bos Aprilia Racing, Massimo Rivola, mengaku telah berbicara langsung dengan Martin sesaat setelah kejadian. Menurutnya, sang juara dunia telah menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh pihak yang terdampak.
“Saya berbicara dengan Jorge dengan sangat cepat. Saya lebih banyak mendengarkan daripada berbicara. Dia meminta maaf kepada semua orang,” ujar Rivola dikutip dari MotoGP, Selasa (9/6/2026).
Meski menerima permintaan maaf tersebut, Rivola tidak menutupi kekecewaannya. Ia menilai kesalahan yang dilakukan Martin tidak seharusnya terjadi, terlebih dilakukan oleh seorang juara dunia.
“Sulit untuk menerimanya. Saya pikir seorang juara dunia tidak boleh melakukan kesalahan seperti itu,” katanya.
Rivola juga membandingkan insiden tersebut dengan kesalahan Martin pada balapan di Jepang sebelumnya. Menurutnya, kedua kejadian memiliki karakter yang berbeda.
“Saya pikir ini sangat berbeda dengan kesalahannya di Jepang. Di Jepang dia terlalu optimistis, sedangkan di sini dia tidak berperilaku dengan benar dengan rem depan di bagian lintasan yang salah,” tegasnya.
Lebih lanjut, Rivola bahkan mengisyaratkan bahwa hukuman yang dijatuhkan Race Direction masih tergolong ringan. Menurutnya, keselamatan pembalap harus menjadi prioritas utama, terutama pada situasi berisiko tinggi di tikungan pertama setelah start.
“Mengenai penalti, jika kita berbicara tentang tingkat keparahannya, saya tidak akan keberatan jika hukumannya lebih berat dan lebih keras dari itu. Tikungan pertama bisa sangat berbahaya dan para pembalap sudah mengambil risiko besar. Risiko tambahan seperti itu tidak diperlukan,” ujarnya.
Pernyataan Rivola menunjukkan bahwa Aprilia tidak berusaha membela Martin atas insiden tersebut. Sebaliknya, tim pabrikan asal Noale itu mengakui kesalahan pembalapnya dan menilai hukuman yang lebih berat pun masih dapat dibenarkan mengingat besarnya risiko yang ditimbulkan dari insiden di Tikungan 1 tersebut. Reza
Editor : Nurdin Tambunan
Berita Terkait
Berita Terbaru
Kemnaker dan GoTo Tingkatkan Literasi Digital Pelaku Usaha Kuliner di Bandung
- Traveliner
- 09 Juni 2026 06:44 WIB
Drama MotoGP Hungaria, Bos Aprilia Angkat Bicara
- Olahraga
- 09 Juni 2026 06:14 WIB
Tony Hidayat Dorong Pemkab Kampar Tuntaskan Perizinan UPT Puskesmas Lipat Kain
- Kampar
- 09 Juni 2026 05:52 WIB
Pemprov Riau Matangkan Strategi Optimalisasi PAD dari Sektor Sawit
- Ekonomi
- 09 Juni 2026 05:47 WIB
Diduga Rekayasa Curas Rp72 Juta, Warga Bandur Picak Jadi Terlapor setelah Ngaku Uang Habis untuk Judi Online
- Hukrim
- 08 Juni 2026 21:35 WIB
Lantik 215 Kepala Sekolah, Bupati Kasmarni Tegaskan Zero Tolerance terhadap Pungli PPDB
- Pendidikan
- 08 Juni 2026 19:30 WIB
Bupati Kasmarni Buka Asistensi IEPK 2026, Perkuat Komitmen Pemerintahan Bersih dan Berintegritas
- Bengkalis
- 08 Juni 2026 19:24 WIB
Moncer, Dari Kapus Menuju Kursi Kadinkes?
- Opini
- 08 Juni 2026 17:53 WIB
Dukung Swasembada Pangan, Kapolsek Keritang Lewat Bhabinkamtibmas Sambangi Petani Sayur di Pengalihan
- Inhil
- 08 Juni 2026 17:28 WIB
PLN Bergerak Pulihkan Kelistrikan Sumut, Gubernur Sumatera Utara Beri Dukungan Langsung
- Nasional
- 08 Juni 2026 17:17 WIB
Komisi II DPRD Kampar Bahas Validitas Data Bansos, Dinsos Akui DTSEN Margin Error Sebesar 30 Persen
- Kampar
- 08 Juni 2026 16:46 WIB
DPD KNPI Kabupaten Indragiri Hilir Jajaki Sinergi Strategis Bersama Bawaslu Inhil
- Inhil
- 08 Juni 2026 16:10 WIB
Rangkap Jabatan, Realisasi PAD DPMPTSP Kampar Dinilai Jauh dari Target
- Kampar
- 08 Juni 2026 15:26 WIB
Polres Indragiri Hilir Turun ke Lorong Bunga Padi, Kawal Program Pekarangan Pangan Bergizi
- Inhil
- 08 Juni 2026 12:03 WIB
Personil Polsek Enok Gerakkan Warga Lr Baru Wujudkan Mandiri Pangan
- Inhil
- 08 Juni 2026 11:52 WIB
Aiptu Untung Sambangi Peternakan Sapi, Polsek Keritang Tegaskan Komitmen Dukung Peternak Lokal
- Inhil
- 08 Juni 2026 11:31 WIB
