Hasil Macau Open 2026 Dongkrak Peringkat Pebulu Tangkis Indonesia, Yusuf Tembus 47 Besar Dunia

FULLERTON – Penampilan impresif para wakil Indonesia di Macau Open 2026 membawa dampak positif pada pembaruan peringkat dunia terbaru yang dirilis Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), Selasa (23/6/2026). Sejumlah pemain Merah Putih mengalami kenaikan posisi setelah mencatatkan hasil gemilang di turnamen level BWF World Tour Super 300 tersebut.

Salah satu peningkatan signifikan diraih tunggal putra Indonesia, Muhamad Yusuf. Atlet asal Padang, Sumatra Barat, itu naik lima peringkat ke posisi 47 dunia. Kenaikan tersebut sekaligus menghapus penurunan satu tingkat yang dialaminya pada pekan sebelumnya.

Pencapaian Yusuf tidak terlepas dari performa apiknya di Macau Open 2026. Ia sukses mencuri perhatian dengan menyingkirkan unggulan pertama asal Hong Kong, Ng Ka Long Angus, pada babak perempat final melalui pertarungan tiga gim 22-24, 21-16, 21-15. Langkah Yusuf akhirnya terhenti di semifinal setelah kalah dari wakil Thailand, Kantaphon Wangcharoen. Meski demikian, hasil tersebut menjadi pencapaian semifinal pertamanya di turnamen BWF World Tour Super 300.

Kabar menggembirakan juga datang dari sektor ganda putra. Pasangan muda Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi kembali mencatat lonjakan peringkat dengan naik lima tingkat ke posisi 31 dunia.

Kenaikan itu didorong oleh keberhasilan mereka menembus partai final Macau Open 2026, yang menjadi pencapaian terbaik sepanjang karier mereka di level Super 300. Meski gagal meraih gelar juara, Faathir/Devin tetap mencatat prestasi membanggakan dengan finis sebagai runner-up.

Pada partai final yang berlangsung Minggu (21/6), pasangan unggulan keempat tersebut harus mengakui keunggulan wakil Korea Selatan, Yong Jin/Yongmin Lee, dalam pertandingan tiga gim 21-18, 19-21, 10-21 yang berlangsung selama 62 menit.

Dari sektor ganda putri, pasangan Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti juga mengalami peningkatan peringkat. Pasangan yang akrab disapa Tiwi/Fadia itu naik empat tingkat ke posisi 16 dunia.

Peningkatan tersebut diraih setelah mereka berhasil menembus babak semifinal Macau Open 2026. Namun, langkah pasangan unggulan pertama itu terhenti akibat cedera yang dialami Tiwi saat menghadapi pasangan China, Chen Fan Shu Tian/Liu Jia Yue.

Dalam pertandingan semifinal, Tiwi mengalami nyeri pada lutut kanan setelah terpeleset ketika berusaha menjangkau bola depan menjelang interval gim kedua. Cedera tersebut membuat pergerakannya terbatas dan berdampak pada performa pasangan Indonesia hingga akhirnya kalah dengan skor 13-21, 7-21.

Dikutip dari laman resmi PBSI, Pelatih ganda putri Pelatnas Indonesia, Nitya Krishinda Maheswari, mengungkapkan bahwa kondisi lutut Tiwi membuat pasangan tersebut kesulitan mengembangkan permainan.

"Gangguan pada lutut Tiwi membuat pergerakannya tidak maksimal sehingga permainan mereka tidak bisa berkembang seperti biasanya," singkat Nitya.

(Reza/Herdi)

Editor : Reza MF
Tag : # Olahraga



Bagikan

Berita Terbaru