Jejak Manis Mas Sugeng, Menikmati Wisata Edukasi Lebah Madu di Tengah Hutan Akasia Riau

SIAK – Di balik hamparan hutan akasia yang hijau di Kecamatan Pinang Sebatang Barat, Kabupaten Siak, tersimpan sebuah destinasi wisata edukasi yang menawarkan pengalaman berbeda.

Di tempat inilah Bambang Sugeng atau yang akrab disapa Mas Sugeng mengembangkan ratusan koloni lebah madu, sekaligus mengajak masyarakat mengenal lebih dekat dunia perlebahan dan pentingnya menjaga kelestarian hutan.

Perjalanan Mas Sugeng dimulai saat pandemi Covid-19 pada 2020. Ketika banyak usaha terpuruk, ia justru melihat peluang dari meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap madu. Berbekal tekad, ia belajar budidaya lebah hingga ke Danau Lamo, Jambi, sebelum akhirnya membangun usaha peternakan lebah di Riau.

Kini, sekitar 300 kotak sarang lebah berdiri rapi di bawah rindangnya pohon akasia. Pengunjung yang datang dapat melihat langsung aktivitas lebah, mengenal proses budidaya, hingga menyaksikan bagaimana madu dipanen secara alami.

Pengalaman ini menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi wisatawan yang ingin menikmati wisata berbasis alam sekaligus menambah pengetahuan.

Selain mencicipi madu segar langsung dari sumbernya, wisatawan juga dapat belajar mengenai peran penting lebah sebagai penyerbuk tanaman yang menjaga keseimbangan ekosistem.

Hamparan pepohonan akasia yang menjadi sumber nektar menghadirkan suasana tenang, cocok bagi pencinta fotografi maupun wisata keluarga.

Menariknya, peternakan lebah ini tidak hanya menghasilkan madu berkualitas, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pelestarian lingkungan. Mas Sugeng bersama kelompok peternaknya tergabung dalam Masyarakat Peduli Api (MPA) yang ikut memantau kawasan hutan dari ancaman kebakaran.

"Bagi kami, menjaga hutan sama dengan menjaga kehidupan lebah. Kalau hutan rusak atau terbakar, lebah kehilangan sumber pakan dan produksi madu ikut menurun," ujar Mas Sugeng.

Meski demikian, budidaya lebah bukan tanpa tantangan. Serangan hama, perubahan cuaca, hingga gangguan beruang liar yang merusak kotak-kotak sarang menjadi risiko yang harus dihadapi.

Namun, semua itu tidak menyurutkan semangatnya untuk terus mengembangkan usaha sekaligus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga alam.

Bagi wisatawan yang ingin merasakan pengalaman berbeda saat berkunjung ke Riau, peternakan lebah milik Mas Sugeng dapat menjadi pilihan menarik.

Selain menikmati manisnya madu alami, pengunjung juga diajak memahami bahwa kelestarian hutan menjadi kunci utama keberlangsungan kehidupan lebah dan keseimbangan lingkungan. Mila

Editor : Nurdin Tambunan
Tag : # Pariwisata



Bagikan

Berita Terbaru