Jelang MotoGP Belanda, Hakim Danish Masuk Daftar Elite Pemenang Grand Prix Asia Tenggara

ASSEN – Sorotan jelang seri MotoGP Belanda akhir pekan ini tak hanya tertuju pada persaingan di kelas premier. Perhatian juga mengarah kepada pembalap muda Malaysia, Hakim Danish, yang baru saja mengukir sejarah sebagai pembalap Asia Tenggara ketiga yang mampu memenangi balapan Grand Prix.

Pembalap berusia 18 tahun itu meraih kemenangan perdananya di kelas Moto3 pada Grand Prix Ceko di Sirkuit Brno, Minggu lalu. Danish tampil luar biasa setelah bangkit dari posisi start ke-14 akibat hukuman grid, sebelum akhirnya menyentuh garis finis terdepan.

Meski sempat lolos di barisan depan saat kualifikasi, penalti membuat pembalap AEON Credit–MT Helmets–MSi harus memulai balapan dari posisi ke-14. Namun, ia mampu menyalip satu per satu rivalnya hingga mengalahkan Brian Uriarte dan Máximo Quiles di garis finis.

Kemenangan tersebut menempatkan Hakim Danish dalam daftar eksklusif pembalap Asia Tenggara yang pernah menjadi juara Grand Prix. Sebelum dirinya, hanya ada dua nama yang berhasil mencatatkan prestasi serupa pada era modern Kejuaraan Dunia MotoGP.

Pembalap Malaysia Khairul Idham Pawi menjadi yang pertama setelah memenangi balapan Moto3 di Grand Prix Argentina dan Jerman pada musim 2016. Sementara wakil Thailand, Somkiat Chantra, mencetak sejarah sebagai pembalap negaranya yang pertama memenangi Grand Prix usai menjadi juara Moto2 di Grand Prix Indonesia 2022, sebelum kembali meraih kemenangan di Jepang pada musim berikutnya.

Keberhasilan Danish juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi Asia Tenggara. Pada balapan yang sama, pembalap Indonesia Veda Ega Pratama turut mencuri perhatian dengan mencatatkan lap tercepat dan finis di posisi kelima, sehingga dua pembalap Asia Tenggara berhasil menembus lima besar.

Prestasi Danish menjadi angin segar bagi perkembangan balap motor di kawasan Asia Tenggara yang dalam beberapa tahun terakhir mulai menunjukkan kemajuan signifikan di level Grand Prix.

Meski demikian, hingga kini belum ada satu pun pembalap Asia Tenggara yang mampu meraih kemenangan di kelas utama MotoGP. Pencapaian Hakim Danish di Moto3 pun diharapkan menjadi inspirasi bagi lahirnya generasi baru yang mampu bersaing hingga kelas premier di masa mendatang.

Jelang balapan MotoGP Belanda di Sirkuit Assen, nama Hakim Danish menjadi salah satu pembalap muda yang paling disorot. Penampilan impresifnya di Brno menjadi bukti bahwa Asia Tenggara terus melahirkan talenta yang siap bersaing di pentas balap motor dunia. Reza

Editor : Reza MF
Tag : # Olahraga



Bagikan

Berita Terbaru