Moriyasu Terpukul Usai Jepang Disingkirkan Brasil

HOUSTON – Pelatih Jepang, Hajime Moriyasu, mengaku sangat terpukul setelah timnya harus mengakhiri langkah di Piala Dunia FIFA 2026 usai kalah dramatis 1-2 dari Brasil pada babak 32 besar.

Meski kecewa dengan hasil tersebut, Moriyasu tetap memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pemain dan staf pelatih yang telah berjuang maksimal sepanjang turnamen.

"Saya sangat kecewa karena kami harus mengakhiri perjalanan di turnamen ini pada tahap ini, tetapi para pemain telah memberikan segalanya hari ini, seperti yang mereka lakukan sepanjang perjalanan hingga mencapai titik ini. Staf pelatih juga bekerja tanpa lelah untuk mendukung para pemain," ujar Moriyasu dikutip dari laman FIFA, Selasa (30/6/2026).

Ia mengakui kekalahan itu menjadi pukulan berat bagi seluruh tim. Namun, pelatih berusia 57 tahun tersebut menegaskan Jepang akan menjadikan kegagalan ini sebagai pelajaran berharga untuk menatap masa depan.

"Saat ini saya sangat terpukul setelah memberikan semua yang kami miliki, tetapi saya ingin menerima hasil ini dan menjadikannya sebagai bekal untuk menjadi tim yang lebih kuat lagi," tambahnya.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Houston, Jepang sempat unggul lebih dahulu melalui gol Sano pada menit ke-29. Namun Brasil berhasil membalikkan keadaan lewat gol Casemiro pada menit ke-56 sebelum Gabriel Martinelli mencetak gol kemenangan pada masa injury time tepatnya menit ke-90+5.

Hasil tersebut memastikan Brasil melaju ke babak 16 besar dan akan menghadapi pemenang laga Pantai Gading melawan Norwegia pada 5 Juli di New York New Jersey Stadium. 

Sementara itu, Jepang harus mengakhiri kiprahnya di Piala Dunia 2026 dengan kepala tegak setelah memberikan perlawanan sengit hingga menit-menit terakhir. Reza

Editor : Reza MF



Bagikan

Berita Terbaru