Tanpa Ribet, Warga Kampar Bisa Beli Emas Lewat BRImo
BANGKINANG- Transaksi jual beli emas identik dengan toko emas. Bagi masyarakat pada umumnya, tokoh emas merupakan tempat untuk memperoleh investasi masa depan.
Namun, di era serba digital seperti sekarang, sebenarnya ada cara yang jauh lebih praktis dan efisien yaitu menabung emas lewat BRImo.
Fathma Fitriani (33) mengatakan bahwa selama ini melakukan pembelian emas secara konvensional. Ibu dua anak asal Kecamatan kuok ini menyebut untuk mendapatkan emas harus membawa uang tunai. Kemudian menuju ke toko emas yang berada di Ibukota Kabupaten.
"Setelah tawar menawar harga, uang tunai diserahkan ke penjual dan fisik emas dibawa pulang," ujarnya.
Kadang kala, Ia harus menunggu terlebih dahulu ketika si empunya toko tidak sedang berada ditempat. Ada waktunya ketika menjelang hari tertentu, banyak pemilik emas yang hendak membeli dan menjual emas saling berdatangan.
"Sehingga ini juga menyebabkan antrian yang cukup lama," sebutnya.
Dengan kemudahan lewat BRImo, Dosen di Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Bangkinang ini tidak menutup kemungkinan untuk memanfaatkan fitur tabung emas lewat super aplikasi ini.
"Cukup menarik (aplikasi BRImo) mengingat ini hanya membutuhkan telepon pintar, investasi masa depan dalam genggaman," ujarnya.
"Selama ini memang saya sudah menggunakan BRImo untuk berbagai keperluan, seperti top up pulsa, transfer dan beberapa fitur lain," tambahnya.
Sementara itu, Pimpinan Cabang BRI Bangkinang, Adi Setia Wardhana melalui Manager Bisnis Mikro, Brando Purba menyebut bahwa Fitur Emas adalah suatu fitur terbaru di BRImo yang berkolaborasi dengan Anak Perusahaan BRI yaitu Pegadaian.
"Aplikasi ini untuk dapat melakukan investasi emas sebagai salah satu kemudahan layanan investasi di BRImo," ujarnya.
Ia menyebut bahwa segemen ini menyasar pada ibu- ibu yang melek terhadap pentingnya investasi. Khusus pada produk emas.
"Dengan BRImo, menabung emas kini bisa dilakukan hanya mulai dari 0,01 gram saja. Ini artinya, kamu bisa mulai investasi dengan modal yang sangat kecil," ujarnya.
Tak hanya itu, transaksi pembelian dan penjualan emas di BRImo dilakukan secara real time dan terhubung langsung dengan Pegadaian, sehingga harga jual dan beli selalu sesuai dengan pasar.
Beberapa keunggulan lainnya:
Autodebet: Kamu bisa mengatur agar setiap bulan secara otomatis membeli emas dengan nominal tertentu.
Harga transparan: Grafik harga emas selalu diperbarui secara real time.
Terpercaya: Emas kamu disimpan secara fisik di Pegadaian dan diawasi langsung oleh OJK.
Praktis: Semua proses dilakukan lewat aplikasi BRImo. Tidak perlu datang ke kantor Pegadaian atau toko emas.
Cara Buka Rekening Tabungan Emas di BRImo
Kamu hanya perlu waktu beberapa menit untuk memulai tabungan emas. Berikut langkah-langkah lengkapnya:
1. Login ke aplikasi BRImo
2. Pilih menu “Investasi”, lalu klik “Emas”
3. Klik tombol “Mulai” di halaman depan
4. Pilih opsi “Buka Tabungan”
5. Isi data diri, alamat, dan pekerjaan dengan lengkap
6. Klik “Data Sudah Sesuai” untuk verifikasi
7. Pilih nominal tabungan emas yang ingin dibeli
8. Klik “Konfirmasi”, baca syarat dan ketentuan, lalu setujui
9. Masukkan PIN BRImo
10. Tabungan emas kamu langsung aktif!
Cara Beli Emas Lewat BRImo
Setelah berhasil membuka rekening, kamu bisa langsung mulai membeli emas dengan langkah-langkah berikut:
1. Login ke BRImo
2. Pilih menu “Investasi” > “Emas”
3. Klik “Beli Emas”
4. Masukkan jumlah pembelian dalam gram atau rupiah
5. Lihat grafik harga emas yang muncul
6. Klik “Konfirmasi”
7. Masukkan PIN BRImo
8. Receipt pembelian akan muncul secara otomatis
Prosesnya sangat cepat dan praktis. Herdi
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
Dari Patroli ke Pekarangan, Polsek Enok Tegaskan Peran Polri Dukung Ketahanan Pangan Nasional
- Inhil
- 03 Juni 2026 20:35 WIB
Sahabat di Tengah Lahan, Bhabinkamtibmas Keritang Rutin Lakukan Pendampingan
- Inhil
- 03 Juni 2026 20:27 WIB
Ikan Tiga Rasa, Antara Manis, Asam, dan Pedas Menggugah Selera
- Traveliner
- 03 Juni 2026 20:03 WIB
Ringankan Duka Korban Kebakaran Seberang Tembilahan, Camat Tembilahan Serahkan Bantuan
- Inhil
- 03 Juni 2026 19:29 WIB
Fadia/Tiwi Hentikan Ganda Putri Ranking Tiga Dunia di Istora
- Olahraga
- 03 Juni 2026 19:26 WIB
Transformasi Tata Kelola Kawasan Konservasi Perairan Kepri Menuju Kemandirian Melalui BLUD
- Kepri
- 03 Juni 2026 18:40 WIB
Harga Sawit Petani Plasma di Riau Turun, Tata Kelola Penetapan Harga Terus Diperbaiki
- Ekonomi
- 03 Juni 2026 17:46 WIB
Sekcam Siak Hulu: Pendidikan Kunci Mencetak Generasi Cerdas dan Berkarakter
- Pendidikan
- 03 Juni 2026 17:37 WIB
Ketua DPRD Kampar Ahmad Taridi Dukung Penuh Gerakan Penghijauan dan Ekoteologi
- Kampar
- 03 Juni 2026 17:33 WIB
CDKP Kepri Cabang Anambas dan Nelayan Rakor Bahas Persoalan BBM Subsidi
- Kepri
- 03 Juni 2026 16:21 WIB
DKP Kepri Uji Kriteria Kawasan Konservasi Berbasis Karbon Biru di Bintan
- Kepri
- 03 Juni 2026 16:00 WIB
Tata Kelola yang Kuat Hadirkan Layanan Ketenagakerjaan yang Lebih Baik
- Nasional
- 03 Juni 2026 14:35 WIB
Duka dari Tanah Suci, Jemaah Haji Asal Kampar Meninggal Dunia di Makkah
- Kampar
- 03 Juni 2026 12:13 WIB
Tim Gabungan Musnahkan 145 Rakit PETI di Sungai Kuantan
- Hukrim
- 03 Juni 2026 11:48 WIB
Dukung Program Asta Cita, Bhabinkamtibmas Polsek Keritang Pantau Progres Lahan Jagung di Desa Lintas Utara
- Inhil
- 03 Juni 2026 11:20 WIB
Kapolsek Keritang Perintahkan Pendampingan Peternak, Bhabinkamtibmas Pastikan Sapi Sehat dan Aman
- Inhil
- 03 Juni 2026 11:11 WIB
