Tim Pengabdian Statistika dan Sistem Informasi Universitas Riau Dukung Promosi Digital Sanggar Keletah Budak

PEKANBARU – Tim Pengabdian kepada Masyarakat dari Program Studi Statistika dan Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Riau, turut mendukung promosi digital pementasan operet anak "Dedap Durhaka" yang digelar Sanggar Keletah Budak (SKB) pada 24–25 Juli 2026 di Anjung Seni Idrus Tintin, Pekanbaru. 

Pementasan tersebut sekaligus menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-21 Sanggar Keletah Budak.

Tim pengabdian terdiri atas dosen Program Studi Statistika, Nindya Wulandari, M.Si. dan Rizka Amalia Putri, M.Stat., serta dosen Program Studi Sistem Informasi, Mirdatul Husnah, M.Kom. Kegiatan ini juga melibatkan dua mahasiswa Program Studi Statistika, yakni Razha Irnanda Alika dan Tengku Alfaisal Hardian.

Keterlibatan tim merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat berupa pendampingan pemasaran digital bagi Sanggar Keletah Budak. Momentum pementasan "Dedap Durhaka" dimanfaatkan sebagai ajang penerapan strategi promosi digital yang telah disusun sekaligus menjadi tahap awal evaluasi sebelum pengelolaan media sosial sanggar dilakukan secara mandiri oleh para anggotanya.

Tim pengabdian, Nindya Wulandari, M.Si., mengatakan kegiatan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan jangkauan promosi pertunjukan, tetapi juga memperkuat kapasitas komunitas seni dalam memanfaatkan media digital secara berkelanjutan.

"Melalui pendampingan ini, kami ingin membantu Sanggar Keletah Budak membangun strategi promosi digital yang efektif agar mampu menjangkau masyarakat lebih luas. Harapannya, setelah proses pendampingan selesai, anggota sanggar dapat mengelola media sosial secara mandiri sehingga eksistensi dan karya-karya mereka semakin dikenal oleh publik," ujar Nindya, Minggu (26/7/2026).

Ia menambahkan, kolaborasi antara perguruan tinggi dan komunitas seni menjadi salah satu bentuk implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat.

"Kami percaya teknologi digital dapat menjadi sarana yang efektif untuk mendukung pelestarian seni dan budaya lokal. Karena itu, kami berharap kerja sama seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata, baik bagi komunitas seni maupun bagi mahasiswa yang terlibat dalam proses pembelajaran di lapangan," tambahnya.

Kegiatan ini menjadi wujud sinergi antara dunia akademik dan komunitas seni lokal. Selain membantu proses produksi konten dan publikasi, tim pengabdian juga berharap dapat memperluas jangkauan audiens pertunjukan sekaligus memperkuat posisi Sanggar Keletah Budak sebagai salah satu komunitas teater anak yang konsisten berkarya di Kota Pekanbaru. Rls

Editor : Reza MF
Tag : # Pendidikan



Bagikan

Berita Terbaru