Tukar Posisi Kakan Kemenag, Muliardi Lantik Fuadi ke Siak dan Erizon ke Kampar

 

RIAU — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Muliardi, resmi melantik dua pejabat administrator (eselon III.a) di lingkungan Kementerian Agama Provinsi Riau, Senin (5/1/2026).

 Pelantikan ini diwarnai rotasi strategis pimpinan Kantor Kemenag kabupaten.
Dalam pelantikan tersebut, Fuadi Ahmad yang sebelumnya menjabat Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar, kini dipercaya memimpin Kemenag Kabupaten Siak. Sementara itu, Erizon Efendi yang sebelumnya menjabat Kepala Kemenag Kabupaten Siak, dilantik sebagai Kepala Kemenag Kabupaten Kampar.

Rotasi jabatan ini menjadi bagian dari dinamika organisasi Kementerian Agama dalam rangka penyegaran birokrasi dan penguatan kinerja pelayanan keagamaan di daerah.

Dalam arahannya, Muliardi menegaskan bahwa mutasi dan pelantikan merupakan hal yang lazim dalam organisasi. Namun, ia menekankan bahwa jabatan bukanlah bentuk penghargaan, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Jabatan itu amanah, bukan hadiah. Ia harus dijawab dengan kerja nyata, integritas, dan dedikasi tinggi,” tegas Muliardi.

Lebih lanjut, Muliardi menekankan tiga rukun utama kepemimpinan yang wajib menjadi pegangan setiap pimpinan satuan kerja Kemenag.

Pertama, fokus dalam menjalankan tugas dan fungsi jabatan agar seluruh program dan kebijakan berjalan terarah dan tepat sasaran.

Kedua, mengutamakan maslahat, yakni setiap keputusan harus berorientasi pada kemanfaatan bagi umat dan institusi, bukan kepentingan pribadi atau kelompok.

Ketiga, cerdas dalam bersikap dan mengambil keputusan, dengan mengedepankan kebijaksanaan, inovasi, serta solusi konstruktif dalam menghadapi persoalan di lapangan.

“Fokus, maslahat, dan kecerdasan harus menjadi pegangan utama bagi setiap pejabat Kemenag,” ujarnya menegaskan.

Muliardi juga menekankan pentingnya implementasi Asta Protas Kementerian Agama secara konsisten sebagai pedoman kerja dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan pelayanan keagamaan yang berkualitas.

Di akhir arahannya, ia meminta kepada pejabat yang baru dilantik agar segera beradaptasi di tempat tugas yang baru, meningkatkan kinerja, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan menjunjung tinggi nilai integritas, profesionalisme, dan akuntabilitas.

“Kepercayaan pimpinan harus dijawab dengan kinerja nyata, bukan sekadar jabatan,” pungkasnya.

Rotasi pimpinan ini diharapkan mampu menghadirkan energi baru bagi Kementerian Agama di Kabupaten Siak dan Kabupaten Kampar, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap layanan keagamaan dan birokrasi Kementerian Agama. **

Editor : Herdi Pasai
Tag : # Kemenag



Bagikan