Anak Kemanakan dan Ninik Mamak Kenegerian Batu Gajah Tuntut 20 persen HGU Pada Dua Perusahaan
ALIANTAN- Ninik mamak pemangku adat dan penguasa tanah hak ulayat kenegerian/ Batu gajah Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar Riau, Beserta anak kamanakan dan tokoh masyarakat mengadakan rapat pertemuan dan mufakat pada Ahad tanggal 15 juni 2025 bertempat di Desa Aliantan kecamatan Kabun Kabupaten Rohul.
Pada acara Silaturrahmi dan mufakat itu hadir seluruh ninik mamak Kenegerian Batu Gajah dan tokoh masyarakat beserta anak kamanakan sebanyak 140 orang, Rapat dan pertemuan silaturrahmi itu di pimpinan oleh Pahrol Razi Dt Dubalang Nuaco.
Pahrol Rozi menyampaikan bahwa silaturrahmi Ninik Mamak pemangku adat dan penguasa Tanah Hak Ulayat Kenegerian Batu Gajah beserta anak kamanakan dan tokoh masyarakat ini bertujuan untuk mengeratkan hubungan antara sesama anak kamanakan antar suku.
"Selain itu juga ada hal lain yang harus di mufakatkan bersama antara lain, karena adanya perusahaan perkebunan kelapa sawit yang telah lama mengelolah tanah hak ulayat kenegeri Batu Gajah, namun kita masyarakat Batu Gajah belum dapat apa apa dari perusahaan tersebut," ujarnya.
Lebih lanjut Dubalang Nuaco mengatakan ada dua perusahan kebun kelapa sawit di atas tanah Hak ulayat kenegerian kita yaitu PT Arindo Tri Sejahtera yang berada dan berlokasi di seberang Sungai Tapung ( Seberang Kampung/ kenegerian Batugajah )
"Perusahaan ini sudah cukup lama mengarap tanah hak ulayat kita," ujarnya.
Kemudian PTPN V kebun Batulangkah yang berlokasi di pinggir sungai Batulangkah dan sungai palambayan.
"Batas hak ulayat kenegerian Batu Gajah kecamatan Tapung dengan kenegerian/ Desa Kabun kecamatan kabun kab Rohul itu adalah Sungai Batulangkah dan Sungai Palambayan, di perkirakan areal perkebunan PTPN V yang berada di atas tanah hak ulayat Kenegerian Batu Gajah ada sekitar 2.800 Hektar dan sisanya berada di ulayat kenegerian Kabun kecamatan kabun kabupaten Rohul," jelasnya.
Dalam rapat tersebut seorang Tokoh masyarakat Batu Gajah Haji Ahmad Zaidi mengatakan kalau memang 2 perusahaan itu berada di atas tanah Hak ulayat kenegerian Batu Gajah sesuai dengan batas batas ulayat sepadan nya, Kita wajib dan harus meminta dan menuntut 20 persen dari total luas lahan perusahaan tersebut.
Salah seorang tokoh pemuda haji muhammad Helmi Darwin juga mengatakan hal serupa kalau memang hal ulayat kita kenegerian Batu Gajah kita harus meminta kepada perusahaan itu untuk menunaikan kewajibannya 20 persen untuk masyarakata adat tempatan.
Seorang Ninik mamak Batu Gajah Koprowi Datuk Pengulu Bosau juga mengatakan kita masyarakat/ anak kamanakan kenegerian Batu Gajah harus mendapatkan 20 persen, karena yang kita tuntut itu adalah Hak kita sesuai aturan dan undang-undang yang berlaku di negeri ini sebut nya.
Akhir dari pertemuan tersebut di sepakati secara bersama sama bahwa Ninik mamak pemangku adat dan penguasa Tanah Hak Ulayat Kenegerian Batu gajah akan meminta dan menuntut 20 persen dari total HGU PT Arindo Tri Sejahtera untuk masyarakat/ Anak kamanakan Kenegerian Batu Gajah ( masyarakat Tempatan) dan begitu juga PTPN V yang berada di atas tanah hak ulayat Batu Gajah.
Suhaili Heusein Datuk Bandaro Mudo selaku pucuk pimpinan Adat Kenegerian Batu Gajah yang juga hadir dalam acara pertemuan tersebut akan melaksanakan apa yang telah di mufakatkan dan di sepakati oleh Ninik Mamak dan Anak Kamankan nya itu.
"Kalau kita sepakat seperti itu saya selaku pucuk pimpinan Adat Kenegerian Batu Gajah bersama dengan Ninik Mamak lain Siap memperjuangkannya dan siap meneruskan kepada pihak-pihak yang terkait dan meminta dukungan penuh dari pemerintah setempat," tukasnya. Boys
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
Empat Pengurus JMSI Kampar Lulus UKW, Molly Wahyuni Torehkan Prestasi Terbaik
- Kampar
- 07 November 2026 16:26 WIB
Taklukkan Natuna, Bintan Pastikan Tiket Partai Final Sepak Bola Porprov Kepri VI
- Bintan
- 07 November 2026 09:30 WIB
Pemprov Riau Dorong Sinergi dengan OJK, Perluas Akses Keuangan Masyarakat
- Riau
- 06 November 2026 18:53 WIB
Pemprov Riau Dukung Pengembangan Fakultas Kedokteran Gigi UIR, Perkuat SDM Kesehatan
- Pendidikan
- 06 November 2026 18:41 WIB
Puluhan Wartawan Riau Ikuti UKW JMSI, Perkuat Profesionalisme dan Kualitas Pers
- Riau
- 06 November 2026 18:32 WIB
Disdikbud Rohil Benahi Gedung Perkantoran, Progres Capai 30 Persen
- Rohil
- 06 November 2026 14:19 WIB
Pelaku UMKM Siap Banjiri Kenduri Rakyat HUT ke-27 Natuna, Kuliner Gratis Menanti Warga!
- Natuna
- 06 November 2026 12:24 WIB
Pemprov Riau Dukung Percepatan Musyawarah KONI
- Riau
- 05 November 2026 18:44 WIB
PLN Hijaukan Jalur Transmisi Bangkinang-Garuda Sakti, 200 Bibit Pohon Produktif Dukung Kesejahteraan Petani
- Nasional
- 05 November 2026 12:54 WIB
Komisi II DPRD Bersama Pemkab Kepulauan Meranti Bahas Penataan Aset Kelistrikan Desa, Keselamatan Warga Jadi Perhatian
- Kepulauan Meranti
- 05 November 2026 12:51 WIB
Pemprov Riau Matangkan Peringatan Hari Pahlawan 2026, Tiga Lokasi Upacara Disiapkan
- Riau
- 04 November 2026 19:36 WIB
PA Bangkinang dan JMSI Kampar Perkuat Kemitraan Strategis Tekait Keterbukaan Informasi
- Kampar
- 04 November 2026 17:37 WIB
Perkuat Pertahanan Negara, Pemko Batam Kirim 35 ASN Ikuti Seleksi Komcad
- Batam
- 04 November 2026 11:12 WIB
Pendaftaran Program Magang Nasional Kemnaker Batch III di PT Pelabuhan Karimun Resmi Dibuka, Ini Divisi Magang yang Dibutuhkan
- Karimun
- 04 November 2026 08:17 WIB
Di Balik Rimbunnya Hutan Perbatasan, Tiang PLN Berdiri Tegak Membawa Harapan
- Natuna
- 03 November 2026 20:53 WIB
Pemprov Riau Catat Indeks Harmoni 7,32, Masuk 10 Besar Nasional
- Riau
- 03 November 2026 20:07 WIB

