Diskominfo Kepri Gelar Rakor Statistik Sektoral, Data Akurat Jadi Fokus Utama
TANJUNGPINANG-Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral, Kamis (5/2/2026), bertempat di Ruang Rapat Lantai 4, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Tanjungpinang.
Rapat tersebut dibuka secara resmi oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kepri, Misni, dan dihadiri oleh para sekretaris Organisasi Perangkat Daerah (OPD) selaku Walidata Pendukung. Hadir sebagai narasumber Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepri Toto Haryanto Silitonga, Kepala Diskominfo Provinsi Kepri Hendri Kurniadi, serta Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah Bapelitbang Provinsi Kepri Hendrija.
Misni menyampaikan apresiasi kepada Diskominfo Kepri sebagai Walidata yang telah menginisiasi rapat koordinasi tersebut. Ia menegaskan bahwa penyelenggaraan statistik sektoral merupakan tanggung jawab bersama seluruh OPD, bukan hanya Diskominfo semata.
“Statistik sektoral memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah. Setiap kebijakan dan program harus berbasis data. Tanpa data yang akurat dan berkualitas, perencanaan pembangunan berisiko tidak tepat sasaran,” ujar Misni.
Ia menjelaskan, data sektoral merupakan data yang dikumpulkan, diolah, dan disajikan oleh OPD sesuai tugas dan fungsinya masing-masing, seperti data kependudukan, pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, serta indikator sektoral lainnya.
Berdasarkan hasil evaluasi, nilai Indeks Pembangunan Statistik (IPS) Provinsi Kepulauan Riau tahun 2024 tercatat sebesar 2,61, sedikit di bawah target 2,7. Kondisi ini menunjukkan perlunya perbaikan pada sejumlah aspek penyelenggaraan statistik sektoral.
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) turut memberikan beberapa rekomendasi perbaikan, antara lain melakukan review dan evaluasi berkala terhadap proses bisnis statistik sektoral, mengevaluasi aspek sumber daya manusia statistik termasuk pemenuhan jabatan fungsional statistik di perangkat daerah, serta memperkuat proses pengumpulan, pemeriksaan, dan diseminasi data di masing-masing OPD.
Misni menegaskan, target IPS tahun 2025 sebesar 2,8 harus dicapai melalui komitmen dan kolaborasi seluruh pihak. Ia juga menekankan pentingnya sinergi tiga pilar Satu Data Indonesia sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019, yakni BPS sebagai pembina statistik, Bappeda sebagai koordinator, Diskominfo sebagai Walidata, serta OPD sebagai produsen data.
Ia turut mengapresiasi kebijakan Diskominfo Kepri yang mewajibkan kehadiran seluruh sekretaris OPD tanpa diwakilkan sebagai bentuk keseriusan dalam meningkatkan kualitas statistik sektoral.
“Pertemuan ini menjadi bukti komitmen kita bersama. Nilai IPS tidak bisa hanya dibebankan kepada Diskominfo. Semua OPD memiliki peran penting, BPS melakukan pembinaan, Bappeda mengoordinasikan, dan Diskominfo memverifikasi, memvalidasi, hingga mempublikasikan data,” ucapnya.
Misni juga mencontohkan keberhasilan sejumlah indikator makro Kepri yang berbasis data akurat, di antaranya inflasi daerah yang stabil di angka 2,6 dan menjadi salah satu yang terendah secara nasional, serta capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kepri yang meningkat dari kategori tinggi menjadi sangat tinggi dan menempati peringkat ketiga nasional.
Capaian tersebut, menurutnya, membuktikan bahwa kolaborasi lintas OPD dalam pengelolaan data berdampak langsung terhadap kualitas pembangunan daerah.
Mengakhiri sambutannya, Misni berharap rapat koordinasi ini dapat menghasilkan rekomendasi yang konstruktif serta memperkuat sinergi antardinas.
“Dengan kebersamaan dan sinergi yang kuat antara BPS, Bappeda, Diskominfo, serta seluruh OPD, kita optimistis target nilai statistik sektoral dapat tercapai. Data yang akurat dan berkualitas adalah fondasi pembangunan Kepulauan Riau yang maju, makmur, dan merata,” tutupnya.
Rapat selanjutnya diisi dengan paparan teknis dari BPS dan Diskominfo mengenai hasil evaluasi, perbaikan metadata, integrasi data ke dalam Portal Satu Data Indonesia, serta tindak lanjut rencana aksi Satu Data Indonesia (SDI) Provinsi Kepulauan Riau tahun 2025. (AL)
Editor : Reza MF
Berita Terkait
Berita Terbaru
Pemprov Riau Dorong Sinergi dengan OJK, Perluas Akses Keuangan Masyarakat
- Riau
- 06 November 2026 18:53 WIB
Pemprov Riau Dukung Pengembangan Fakultas Kedokteran Gigi UIR, Perkuat SDM Kesehatan
- Pendidikan
- 06 November 2026 18:41 WIB
Puluhan Wartawan Riau Ikuti UKW JMSI, Perkuat Profesionalisme dan Kualitas Pers
- Riau
- 06 November 2026 18:32 WIB
Disdikbud Rohil Benahi Gedung Perkantoran, Progres Capai 30 Persen
- Rohil
- 06 November 2026 14:19 WIB
Pelaku UMKM Siap Banjiri Kenduri Rakyat HUT ke-27 Natuna, Kuliner Gratis Menanti Warga!
- Natuna
- 06 November 2026 12:24 WIB
Pemprov Riau Dukung Percepatan Musyawarah KONI
- Riau
- 05 November 2026 18:44 WIB
PLN Hijaukan Jalur Transmisi Bangkinang-Garuda Sakti, 200 Bibit Pohon Produktif Dukung Kesejahteraan Petani
- Nasional
- 05 November 2026 12:54 WIB
Komisi II DPRD Bersama Pemkab Kepulauan Meranti Bahas Penataan Aset Kelistrikan Desa, Keselamatan Warga Jadi Perhatian
- Kepulauan Meranti
- 05 November 2026 12:51 WIB
Pemprov Riau Matangkan Peringatan Hari Pahlawan 2026, Tiga Lokasi Upacara Disiapkan
- Riau
- 04 November 2026 19:36 WIB
PA Bangkinang dan JMSI Kampar Perkuat Kemitraan Strategis Tekait Keterbukaan Informasi
- Kampar
- 04 November 2026 17:37 WIB
Perkuat Pertahanan Negara, Pemko Batam Kirim 35 ASN Ikuti Seleksi Komcad
- Batam
- 04 November 2026 11:12 WIB
Pendaftaran Program Magang Nasional Kemnaker Batch III di PT Pelabuhan Karimun Resmi Dibuka, Ini Divisi Magang yang Dibutuhkan
- Karimun
- 04 November 2026 08:17 WIB
Di Balik Rimbunnya Hutan Perbatasan, Tiang PLN Berdiri Tegak Membawa Harapan
- Natuna
- 03 November 2026 20:53 WIB
Batam Luncurkan BATAMMAS, Perkuat Pengawasan dan Optimalisasi Aset Daerah
- Batam
- 03 November 2026 15:45 WIB
Ubed Bidik Hasil Lebih Baik di Korea Open 2026, Meski Persiapan Sangat Mepet
- Olahraga
- 02 November 2026 19:45 WIB

