Jelang Idul Adha, Sekda Kepri Misni Pantau Harga Bahan Pokok di Pasar Bintan Center
TANJUNGPINANG, RESONANSI-
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Misni meninjau langsung kondisi harga bahan pokok di Pasar Bintan Center (Bincen), Tanjungpinang, Jumat (15/5/2026).
Peninjauan Sekda Kepri Misni ke Pasar Bincen didampingi bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Kepri, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kepri Rika Azmi serta Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepri Riki Rionaldi. Kemudian peninjauan tersebut untuk memastikan stabilitas harga serta ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat menjelang Hari Raya Iduladha.
Misni meninjau sejumlah kios pedagang bahan pokok, mulai dari cabai, bawang, tomat, daging sapi, ayam, dan pedagang ikan. Ia juga berdialog langsung dengan para pedagang terkait perkembangan harga kebutuhan pokok di pasaran.
Dari hasil kunjungan, diketahui sebagian besar harga bahan pokok saat ini masih relatif stabil, meskipun terdapat kenaikan pada beberapa komoditas dibandingkan beberapa waktu lalu, ini berdasarkan keterangan pedagang.
Untuk harga cabai merah Jumat pagi dijual Rp 62 ribu per Kg, cabai rawit Rp 65 ribu per Kg bawang Jawa Rp 36 ribu per Kg, bawang India Rp 18 ribu, tomat Rp 25 ribu per Kg, dan kentang Rp18 ribu per Kg.
Dari keterangan para pedagang menyebutkan, kenaikan harga sejumlah komoditas dipengaruhi oleh meningkatnya biaya transportasi dan distribusi barang ke daerah.
Sementara untuk harga daging sapi segar masih berada di kisaran Rp170 ribu per kg, sedangkan daging sapi beku berkisar antara Rp135 ribu hingga Rp140 ribu per kg.
“Untuk daging sapi, dari Lebaran sampai sekarang harganya masih sama, belum ada penurunan,” ujar Tamrin, pedagang daging di Pasar Bintan Center.
Selain itu untuk harga daging ayam di pasar tersebut, juga masih berada di kisaran Rp40 ribu per Kg hingga Rp42 ribu per kg.
Dari hasil tinjauan tersebut, Sekda Kepri Misni mengatakan menunjukkan adanya kenaikan harga pada beberapa komoditas bahan pokok yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti biaya transportasi, harga distributor, hingga kondisi cuaca.
“Kenaikan tersebut dipengaruhi beberapa faktor, baik transportasi atau pengiriman, tingginya harga dari distributor, hingga faktor cuaca,” ucap Misni.
Lanjut Sekda menegaskan, hasil pemantauan di lapangan akan menjadi dasar bagi Pemerintah Provinsi Kepri dalam merumuskan langkah dan kebijakan pengendalian harga agar stabilitas pasokan dan harga bahan pokok tetap terjaga.
“Apalagi menjelang Hari Raya Iduladha, sehingga perlu terus kita pantau dan awasi agar stabilitas harga, khususnya bahan pokok di Provinsi Kepri tetap terjaga dengan baik,” ucapnya. (AL)
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
Korban Tenggelam di Sungai Kampar Ditemukan Setelah 30 Jam Pencarian
- Kampar
- 15 Mei 2026 22:30 WIB
Jelang Idul Adha, Sekda Kepri Misni Pantau Harga Bahan Pokok di Pasar Bintan Center
- Kepri
- 15 Mei 2026 21:07 WIB
Beralasan Ekonomi, Seorang Ibu di Bengkalis Nekat Jajakan Sabu
- Hukrim
- 15 Mei 2026 18:14 WIB
PKS Riau Dorong DPRD Bantu Pemda Genjot PAD di Tengah Pemangkasan Dana Pusat
- Ekonomi
- 15 Mei 2026 17:07 WIB
Bupati Bintan Terbitkan SK Pendataan Ulang Bangunan di Atas Lahan TNI AL
- Bintan
- 15 Mei 2026 16:42 WIB
Libur Panjang, Homestay Danau Tajwid Jadi Pilihan Wisata Alam Favorit
- Traveliner
- 15 Mei 2026 16:28 WIB
Hakim Danish Tercepat di FP1 Moto3 Catalunya, Veda Ega Pratama Tercecer
- Olahraga
- 15 Mei 2026 15:30 WIB
Pendampingan Ketahanan Pangan Bergizi Di Lintas Utara: Aiptu Hendrik, Petani Tidak Boleh Jalan Sendiri
- Inhil
- 15 Mei 2026 12:22 WIB
Ombudsman Riau: 11.856 Ijazah SMA-SMK Masih Tertahan di Sekolah
- Pendidikan
- 15 Mei 2026 11:30 WIB
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Merbau Cek Tanaman Jagung Pipil
- Kepulauan Meranti
- 15 Mei 2026 11:22 WIB
Ratusan Warga Padati Lokasi Pencarian Korban Tenggelam di Sungai Kampar
- Kampar
- 15 Mei 2026 10:30 WIB
