Guru PPPK Diminta Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Jaga Profesionalisme
PEKANBARU – Penyerahan Surat Keputusan (SK) redistribusi kepada 99 guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau menjadi momentum penting dalam upaya pemerataan tenaga pendidik dan peningkatan kualitas layanan pendidikan madrasah.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Muliardi, menegaskan bahwa redistribusi guru bukan sekadar perpindahan tempat tugas, melainkan bagian dari strategi untuk memastikan setiap madrasah memperoleh tenaga pendidik yang sesuai dengan kebutuhan.
Menurutnya, guru yang menerima penugasan baru harus mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja yang berbeda dan menjadikan perpindahan tersebut sebagai kesempatan untuk meningkatkan kualitas pengabdian kepada peserta didik.
"Di mana pun ditempatkan, guru harus mampu memberikan kontribusi terbaik. Tunjukkan dedikasi melalui karya, prestasi, dan inovasi yang dapat membawa kemajuan bagi madrasah serta meningkatkan kualitas layanan pendidikan," ujar Muliardi saat menyerahkan SK redistribusi, Senin (1/6/2026).
Selain menekankan profesionalisme, Muliardi juga mengingatkan para guru untuk mengelola kehidupan pribadi secara bijak. Ia meminta para ASN, khususnya guru PPPK, agar tidak terjebak dalam pola hidup konsumtif setelah memperoleh status dan penghasilan sebagai aparatur negara.
"Jangan sampai besar pasak daripada tiang. ASN Kementerian Agama harus mampu menyesuaikan pola hidup dengan kemampuan yang dimiliki. Jika pola hidup tidak dikelola dengan baik, hal tersebut dapat memengaruhi kinerja, produktivitas, bahkan inovasi dalam menjalankan tugas," katanya.
Muliardi menilai guru tidak hanya berperan sebagai pendidik di ruang kelas, tetapi juga menjadi teladan bagi peserta didik dan masyarakat. Karena itu, sikap disiplin, tanggung jawab, serta kemampuan mengelola keuangan menjadi bagian dari integritas seorang pendidik.
Di era digital saat ini, ia juga mengingatkan pentingnya etika bermedia sosial. Menurutnya, guru harus mampu menjadi contoh dalam menggunakan teknologi informasi secara positif dan bertanggung jawab.
"Gunakan media sosial untuk menyebarkan hal-hal positif, menjaga marwah institusi, serta memperkuat persatuan dan kerukunan. Guru harus menjadi teladan, baik di dunia nyata maupun di ruang digital," tegasnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau, Rahmat Suhadi, menjelaskan bahwa redistribusi dilakukan berdasarkan kebutuhan riil satuan pendidikan. Langkah tersebut bertujuan mengatasi ketimpangan distribusi guru yang selama ini terjadi di sejumlah madrasah.
"Redistribusi dilakukan agar tidak terjadi kelebihan guru di satu madrasah dan kekurangan guru di madrasah lainnya. Dengan pemerataan ini, layanan pendidikan diharapkan menjadi lebih efektif dan berkualitas," jelas Rahmat.
Ia menambahkan, proses redistribusi telah melalui berbagai tahapan verifikasi dan evaluasi yang melibatkan sejumlah pihak, termasuk Biro SDM Kementerian Agama, Badan Kepegawaian Negara (BKN), serta Inspektorat Jenderal Kementerian Agama.
Melalui kebijakan tersebut, Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau berharap para guru PPPK dapat menjadi motor penggerak peningkatan mutu pendidikan di madrasah. Dengan semangat baru dan penempatan yang lebih merata, para guru diharapkan mampu menghadirkan pembelajaran yang berkualitas sekaligus menjadi teladan dalam sikap, etika, dan pengabdian kepada masyarakat. Indra
Editor : Nurdin Tambunan
Berita Terkait
Berita Terbaru
Guru PPPK Diminta Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Jaga Profesionalisme
- Pendidikan
- 01 Juni 2026 19:03 WIB
Anggota DPRD Kampar Apresiasi Pelaksanaan Seleksi Terbuka JPT Pratama Tahun 2026
- Kampar
- 01 Juni 2026 18:48 WIB
Brigadir Prengki Sambangi Peternak Pancur, Polri Hadir Menjaga Ketahanan Pangan dari Hulu
- Inhil
- 01 Juni 2026 15:31 WIB
Polsek Keritang Turun ke Sawah, Kawal Ketahanan Pangan dari Hulu
- Inhil
- 01 Juni 2026 15:17 WIB
Ketahanan Pangan Jadi Wujud Nyata Pengabdian TNI kepada Masyarakat
- Nasional
- 01 Juni 2026 14:35 WIB
Hari Lahir Pancasila 2026, Generasi Muda Diajak Jadikan Pancasila Pedoman Hidup
- Nasional
- 01 Juni 2026 12:44 WIB
Pemprov Riau Gelar Empat Operasi Pasar Murah pada Pekan Pertama Juni
- Ekonomi
- 01 Juni 2026 11:44 WIB
Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia, Wabup Bagus Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026
- Bengkalis
- 01 Juni 2026 11:37 WIB
Beruang Madu Muncul di Permukiman Warga Kerumutan, BBKSDA Riau Pasang Kandang Jebak
- Pelalawan
- 01 Juni 2026 11:29 WIB
Memaknai Hari Lahir Pancasila di Tengah Tantangan Zaman
- Opini
- 01 Juni 2026 11:25 WIB
Piknik Dadakan, Menikmati Libur Panjang Tanpa Harus Pergi Jauh
- Traveliner
- 01 Juni 2026 11:13 WIB
Lapas Tembilahan Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026
- Inhil
- 01 Juni 2026 11:09 WIB
Veda Ega Finis Kedelapan di Mugello, Akui Belum Temukan Setelan Motor Terbaik
- Olahraga
- 01 Juni 2026 10:04 WIB
Fajar/Fikri Raih Runner-up Singapore Open 2026, Bidik Hasil Terbaik di Indonesia Open
- Olahraga
- 01 Juni 2026 09:47 WIB
Perumdam Tirta Siak Soroti Pemborosan Air Tanah pada Produksi Air Minum Isi Ulang
- Pekanbaru
- 01 Juni 2026 08:50 WIB
Polres Dumai Gagalkan Transaksi 300 Gram Ganja Saat Razia Premanisme
- Hukrim
- 01 Juni 2026 08:47 WIB
