Ketua DPRD Kampar Desak Usut Tuntas Kematian Massal Ikan di Tapung Hilir, Pelaku Diminta Bertanggung Jawab
BANGKINANG – Camat Tapung Hilir, Nurmansyah, bersama warga dan ratusan nelayan mendatangi Gedung DPRD Kampar, Senin (6/4/2025), untuk melaporkan peristiwa kematian massal ikan yang terjadi di aliran Sungai Tapung Kanan.
Kematian ikan yang diperkirakan mencapai puluhan ton itu terjadi di beberapa titik, yakni Desa Sekijang, Desa Koto Aman, dan Desa Kota Garo. Peristiwa ini diduga kuat berkaitan dengan pencemaran limbah dari aktivitas perusahaan Pengolahan Kelapa Sawit (PKS), yang berdampak langsung terhadap mata pencaharian nelayan setempat.
“Kami datang untuk menyurati DPRD Kampar. Selanjutnya, persoalan ini akan dibawa ke forum rapat dengar pendapat,” ujar Nurmansyah.
Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kampar, Ahmad Taridi, menyatakan pihaknya akan segera menindaklanjuti laporan masyarakat. Ia menegaskan DPRD tidak akan tinggal diam terhadap persoalan yang merugikan masyarakat, khususnya para nelayan.
“Ini menyangkut hak hidup masyarakat. Tidak boleh ada pihak yang lalai atau sengaja merusak lingkungan tanpa konsekuensi. Jika terbukti ada pihak yang bertanggung jawab, maka wajib mengganti kerugian nelayan,” tegas Taridi.
Namun demikian, Taridi menambahkan bahwa pihaknya tetap mengedepankan proses dan data yang akurat. Ia meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kampar segera turun ke lapangan untuk mengambil sampel air dan memastikan penyebab utama kejadian tersebut.
“Kita tidak ingin berspekulasi. DLH harus segera ambil sampel dan hasilnya harus transparan. Tapi prinsipnya jelas, jika ada pelanggaran, harus ada sanksi dan ganti rugi,” pungkasnya. RZ
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
Dari Patroli ke Pekarangan, Polsek Enok Tegaskan Peran Polri Dukung Ketahanan Pangan Nasional
- Inhil
- 03 Juni 2026 20:35 WIB
Sahabat di Tengah Lahan, Bhabinkamtibmas Keritang Rutin Lakukan Pendampingan
- Inhil
- 03 Juni 2026 20:27 WIB
Ikan Tiga Rasa, Antara Manis, Asam, dan Pedas Menggugah Selera
- Traveliner
- 03 Juni 2026 20:03 WIB
Ringankan Duka Korban Kebakaran Seberang Tembilahan, Camat Tembilahan Serahkan Bantuan
- Inhil
- 03 Juni 2026 19:29 WIB
Fadia/Tiwi Hentikan Ganda Putri Ranking Tiga Dunia di Istora
- Olahraga
- 03 Juni 2026 19:26 WIB
Transformasi Tata Kelola Kawasan Konservasi Perairan Kepri Menuju Kemandirian Melalui BLUD
- Kepri
- 03 Juni 2026 18:40 WIB
Harga Sawit Petani Plasma di Riau Turun, Tata Kelola Penetapan Harga Terus Diperbaiki
- Ekonomi
- 03 Juni 2026 17:46 WIB
Sekcam Siak Hulu: Pendidikan Kunci Mencetak Generasi Cerdas dan Berkarakter
- Pendidikan
- 03 Juni 2026 17:37 WIB
Ketua DPRD Kampar Ahmad Taridi Dukung Penuh Gerakan Penghijauan dan Ekoteologi
- Kampar
- 03 Juni 2026 17:33 WIB
CDKP Kepri Cabang Anambas dan Nelayan Rakor Bahas Persoalan BBM Subsidi
- Kepri
- 03 Juni 2026 16:21 WIB
DKP Kepri Uji Kriteria Kawasan Konservasi Berbasis Karbon Biru di Bintan
- Kepri
- 03 Juni 2026 16:00 WIB
Tata Kelola yang Kuat Hadirkan Layanan Ketenagakerjaan yang Lebih Baik
- Nasional
- 03 Juni 2026 14:35 WIB
Duka dari Tanah Suci, Jemaah Haji Asal Kampar Meninggal Dunia di Makkah
- Kampar
- 03 Juni 2026 12:13 WIB
Tim Gabungan Musnahkan 145 Rakit PETI di Sungai Kuantan
- Hukrim
- 03 Juni 2026 11:48 WIB
Dukung Program Asta Cita, Bhabinkamtibmas Polsek Keritang Pantau Progres Lahan Jagung di Desa Lintas Utara
- Inhil
- 03 Juni 2026 11:20 WIB
Kapolsek Keritang Perintahkan Pendampingan Peternak, Bhabinkamtibmas Pastikan Sapi Sehat dan Aman
- Inhil
- 03 Juni 2026 11:11 WIB
