Kuliner Khas Penyesawan Merambah Kuok, Harga Bersahabat dengan Cita Rasa Istimewa

KAMPAR – Ragam kuliner khas Kabupaten Kampar kembali bertambah dengan hadirnya Pondok Ocu Sate Penyesawan di Dusun Bukit Agung, Desa Kuok, Kecamatan Kuok. Berlokasi tepat di samping Masjid Nurul Huda, warung ini menjadi pilihan menarik bagi masyarakat maupun pengguna jalan lintas Riau- Sumatera Barat untuk menikmati sarapan atau santapan pagi.

Berdiri di tepi Jalan Nasional yang menghubungkan Provinsi Riau dan Sumatera Barat, Pondok Ocu Sate Penyesawan menawarkan cita rasa khas yang berasal dari Desa Penyesawan, Kecamatan Rumbio. Kehadirannya mulai menarik perhatian masyarakat karena menyuguhkan sensasi rasa yang berbeda dari sate khas Kuok yang telah lebih dulu populer.

Pengelola Pondok Ocu Sate Penyesawan, Andi, mengatakan resep yang digunakan merupakan resep asli dari Desa Penyesawan yang diwariskan secara turun-temurun.

"Resepnya memang berasal dari Desa Penyesawan, Kecamatan Rumbio. Kami ingin menghadirkan cita rasa khas itu di Kuok agar masyarakat bisa menikmati kuliner yang berbeda dengan harga yang tetap terjangkau," ujarnya, Sabtu (27/6/2026).

Salah satu daya tarik utama kuliner ini adalah harganya yang ramah di kantong. Hanya dengan Rp10 ribu, pelanggan sudah dapat menikmati satu porsi berisi dua ketupat dan enam tusuk sate ayam lengkap dengan kuah bercita rasa gurih yang kaya rempah.

Menurut Andi, meski Kuok dikenal sebagai daerah dengan sate ayam kampung yang melegenda, Sate Penyesawan memiliki karakter rasa yang berbeda sehingga mampu menghadirkan pilihan baru bagi para pecinta kuliner.

"Alhamdulillah, sejak dibuka mulai banyak masyarakat Kuok maupun pengguna jalan yang singgah untuk mencicipi. Responsnya cukup baik," katanya.

Perbedaan paling mencolok antara sate khas Kuok dan Sate Penyesawan terletak pada kuahnya. Sate Kuok identik dengan kuah berbumbu hijau yang lebih kental, sedangkan Sate Penyesawan menggunakan kuah berwarna oranye dengan cita rasa gurih yang dipadukan bersama sambal cair merah. Kombinasi tersebut menghadirkan sensasi pedas yang khas tanpa menghilangkan cita rasa utama sate.

Salah seorang pelanggan, Ali Akbar, warga Desa Kuok, mengaku tertarik karena rasa yang ditawarkan berbeda dari sate yang biasa ia nikmati.

"Rasanya enak dan punya ciri khas sendiri. Kuahnya gurih, daging ayamnya empuk, ditambah sambalnya membuat rasanya semakin mantap. Dengan harga Rp10 ribu, porsinya juga mengenyangkan. Menurut saya ini layak menjadi salah satu pilihan kuliner di Kuok," ujar Ali.

Dengan lokasi yang strategis, harga yang terjangkau, serta cita rasa khas Penyesawan, Pondok Ocu Sate Penyesawan berpotensi menjadi destinasi kuliner baru di Kecamatan Kuok, terutama bagi para pelintas jalur nasional Riau-Sumatera Barat yang ingin menikmati sajian khas Kampar dengan sensasi rasa yang berbeda. Reza

Editor : Reza MF
Tag : # makanan



Bagikan

Berita Terbaru