Libur Sekolah di Asia Farm, Menikmati Sensasi Eropa Sambil Belajar Mengenal Satwa

PEKANBARU – Tawa riang anak-anak terdengar dari sudut kandang kelinci di Asia Farm, sebuah destinasi wisata rekreasi dan edukasi yang berada di Jalan Badak Ujung, Kelurahan Sail, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru. Memanfaatkan momentum libur sekolah, tempat wisata ini menjadi salah satu pilihan keluarga untuk menghabiskan waktu bersama sambil belajar mengenal alam dan satwa.

Lokasinya yang tidak jauh dari Kompleks Perkantoran Wali Kota Pekanbaru membuat Asia Farm mudah dijangkau masyarakat. Berdiri sejak 2019, kawasan wisata ini terus berkembang dan kini menawarkan lebih dari 33 wahana dan aktivitas menarik bagi pengunjung dari berbagai kalangan usia.

Begitu memasuki area wisata, pengunjung langsung disambut suasana yang berbeda. Hamparan taman yang tertata rapi dipadukan dengan bangunan bernuansa Eropa menghadirkan pengalaman tersendiri. Salah satu ikon yang paling banyak diburu pengunjung adalah kincir angin khas Belanda yang menjulang di tengah kawasan wisata.

Spot tersebut menjadi lokasi favorit untuk berfoto. Dengan latar kincir angin dan taman hijau yang asri, pengunjung seolah sedang berada di pedesaan Eropa.

Tak hanya menyuguhkan keindahan visual, Asia Farm juga menawarkan wisata edukasi melalui berbagai peternakan dan koleksi satwa. Mulai dari peternakan kambing, peternakan kuda, area perkebunan, hingga beragam satwa jinak yang dapat berinteraksi langsung dengan pengunjung.

Bagi keluarga yang membawa anak-anak, tersedia pula arena bermain atau playground yang cukup luas. Berbagai permainan disiapkan untuk memberikan pengalaman rekreasi yang menyenangkan bagi si kecil.

Dengan tiket masuk sebesar Rp25 ribu per orang, pengunjung dapat menikmati berbagai fasilitas dan suasana alam yang ditawarkan. Di beberapa titik, tersedia pula kafetaria yang menyediakan aneka makanan, minuman, dan camilan sehingga pengunjung tidak perlu khawatir saat ingin beristirahat sejenak.

Keceriaan tampak jelas di wajah Adinda dan Aafiyah, dua murid TK ABA Muhammadiyah Kampar yang datang bersama keluarga mereka. Keduanya terlihat antusias sejak pertama kali memasuki kawasan Asia Farm.

Langkah kecil mereka langsung menuju kandang kelinci. Dengan penuh semangat, keduanya memberi makan kelinci-kelinci yang tampak jinak dan bersahabat. Sesekali mereka tertawa saat hewan-hewan tersebut berebut makanan yang diberikan.

Tak jauh dari lokasi kandang kelinci, terdapat sebuah kolam besar yang dihuni ratusan ikan koi berwarna-warni. Pemandangan itu langsung menarik perhatian Adinda dan Aafiyah.

Dengan segenggam pelet di tangan, Adinda perlahan menaburkan makanan ke permukaan air. Seketika ratusan ikan koi berenang mendekat dan berebut makanan. Melihat pemandangan tersebut, Aafiyah tak mampu menyembunyikan kegembiraannya.

Sorak-sorai kecil dan tawa polos mereka menambah semarak suasana siang itu. Bagi anak-anak, pengalaman berinteraksi langsung dengan satwa bukan sekadar hiburan, tetapi juga menjadi sarana belajar yang menyenangkan.

Sementara itu, Ipat, orang tua Adinda dan Aafiyah, mengaku sengaja memilih Asia Farm sebagai destinasi liburan sekolah untuk mengenalkan anak-anaknya pada lingkungan alam dan kehidupan satwa secara langsung.

Menurutnya, wisata edukasi seperti ini memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan berkunjung ke pusat perbelanjaan. Anak-anak tidak hanya bermain, tetapi juga belajar mengenal berbagai jenis hewan, tanaman, dan cara berinteraksi dengan alam.

"Sesekali perlu seperti ini. Daripada sering ke mal, lebih baik mengajak anak-anak ke tempat wisata edukasi seperti Asia Farm. Mereka bisa bermain sekaligus belajar mengenal hewan dan alam secara langsung," ujarnya, Selasa (23/6/2026).

Ipat menilai kegiatan di ruang terbuka juga dapat mengurangi ketergantungan anak terhadap gawai. Dengan melihat dan menyentuh langsung objek yang dipelajari, anak-anak akan lebih mudah memahami serta mengingat pengalaman tersebut.

"Kalau di sini mereka lebih aktif. Bisa berlari, memberi makan hewan, melihat ikan, dan berinteraksi dengan lingkungan. Pengalaman seperti ini tentu lebih berkesan bagi anak-anak dibanding hanya melihat dari layar ponsel atau televisi," katanya.

Ia berharap semakin banyak destinasi wisata edukasi yang berkembang di Pekanbaru sehingga masyarakat memiliki lebih banyak pilihan tempat rekreasi keluarga yang bermanfaat bagi tumbuh kembang anak.

Kombinasi antara wisata edukasi, peternakan, satwa, taman bermain, serta nuansa ala Eropa menjadikan Asia Farm sebagai salah satu destinasi yang layak dikunjungi selama musim libur sekolah. Tempat ini tidak hanya menawarkan rekreasi, tetapi juga pengalaman belajar yang dapat menumbuhkan rasa cinta anak-anak terhadap lingkungan dan hewan sejak dini. Reza

Editor : Nurdin Tambunan
Tag : # travel



Bagikan

Berita Terbaru