Melalui Program TJSL, PLN Lakukan Konservasi Ekosistem Laut di Pulau Mapur Bintan
Pekanbaru – PT PLN (Persero) terus berupaya untuk memberikan bantuan kepada masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Sebagai salah satu Unit Pelaksana, PT PLN UPT Pekanbaru yang wilayah kerjanya mencakup Pulau Bintan Kepulauan Riau juga turut andil dalam program TJSL. Kali ini dengan tema PLN Peduli “Konservasi Penyu Laut dan Terumbu Karang”.
PT PLN UPT Pekanbaru menggelar acara penyerahan bantuan TJSL secara simbolis kepada Yayasan Ecology Kepri dilokasi kawasan penangkaran penyu dan rehabilitasi terumbu karang serta sarana wisata bahari di Pulau Mapur, Kecamatan Bintan Pesisir, Kabupaten Bintan Kepulauan Riau pada hari kamis 14 Desember 2023.
Manager PT PLN UPT Pekanbaru Taufiq Fahrudin menyampaikan, sebagai Badan Usaha Milik Negara, PLN berkomitmen tidak hanya fokus pada kegiatan bisnis semata tetapi juga berdampak pada kehidupan masyarakat termasuk di bidang lingkungan yang menjadi kunci kehidupan manusia. PLN berupaya melaksanakan program TJSL yang menyentuh langsung aspek kehidupan masyarakat yang berwawasan lingkungan.
"Tidak hanya menghadirkan listrik andal, kami juga berkomitmen hadir untuk masyarakat dan lingkungan sesuai dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDG's)," ujar Taufiq.
Program TJSL PLN Peduli yang diberikan berupa bantuan biaya untuk kegiatan konservasi ekosistem laut dan sarana wisata bahari senilai Rp.244.000.000,-. yayasan Ecology Kepri ini bisa membangun penangkaran penyu (tukik) jenis penyu sisik dan penyu hijau.
Lokasi ini sebagai pusat riset penetasan telur penyu hingga pemeliharaan tukik (anak penyu). Pengadaan sarana untuk kegiatan rehabilitasi dan transplantasi terumbu karang, Sedangkan untuk sarana wisata bahari membangun satu unit bangunan konservasi ada 2 kamar yang bisa dijadikan homestay bagi wisatawan serta peralatan Snorkeling dan Diving untuk menikmati pemandangan bawah laut.
Tri Armanto selaku Dewan Pengurus Yayasan Ecology Kepri menjelaskan, sebagai Yayasan Ecology Kepri sekaligus penerima manfaat program TJSL PLN Peduli, telah melakukan upaya pemanfaatan dan pengelolaan kawasan konservasi laut yang sudah ditetapkan melalui SK Menteri.
“Program konservasi laut di Pulau Mapur ini, sudah dimulai sejak beberapa tahun lalu. Namun, Yayasan Ecology Kepri mulai konsen atau fokus sejak tahun 2017. Tapi, fasilitas atau sarana bangunan yang dibangun untuk berkelanjutan seperti sekarang, dimulai sejak medio Juni 2023 lalu”. jelas Tri.
Program TJSL PLN Peduli adalah kegiatan yang merupakan komitmen perusahaan terhadap pembangunan berkelanjutan dengan memberikan manfaat ekonomi, sosial dan lingkungan, hukum, dan tata kelola prinsip yang lebih terintegrasi, terarah, terukur, serta dapat dipertanggungjawabkan dan merupakan bagian dari pendekatan bisnis perusahaan.
"Kami tidak akan berhenti dan terus melanjutkan program TJSL untuk bisa mendorong ekonomi dan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjadi katalis dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan. Sehingga, lewat program TJSL PLN, bisa memberikan multiplier effect bagi bangsa dan negara," tutup Taufiq. Adv
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
Kemenag Kampar Perkuat K-OMICE, Dorong Kompetensi Guru dan Standarisasi Pembelajaran
- Kampar
- 23 April 2026 15:41 WIB
Di Balik Capaian Pajak 2025, DPRD Kampar Temukan Potensi PAD Belum Tergarap
- Kampar
- 23 April 2026 15:31 WIB
Bapenda Kampar Catat Peningkatan Penerimaan Pajak Daerah 2025
- Kampar
- 22 April 2026 19:09 WIB
Dikukuhkan Langsung Ketua MPC, Irwanto Siap Besarkan Pemuda Pancasila Rambah Hilir
- Rohul
- 22 April 2026 18:55 WIB
Kakan Kemenag Kampar Tekankan Integritas dan Keadilan Soal
- Kampar
- 22 April 2026 16:15 WIB
Diduga Pohan Cs Mengancam dan Menakuti Anak di Bawah Umur, Dengan Cara Adu Domba, Fitnah Melayu
- Inhu
- 22 April 2026 15:28 WIB
Pemkab Siak dan Utusan Presiden Luruskan Informasi Dokter Spesialis, Pelayanan Harus Tetap Berjalan
- Siak
- 22 April 2026 10:50 WIB
BNI dan HPPI Inhil: Menjahit Napas Baru untuk Lapak-Lapak yang Tak Pernah Tidur
- Inhil
- 21 April 2026 13:46 WIB
DPRD Kampar Tuntaskan Pembahasan LKPj 2025, Beri Rekomendasi Strategis untuk Perbaikan Kinerja
- Kampar
- 21 April 2026 06:09 WIB
Waspada! Modus Baru Penipuan Haji Gunakan Link WhatsApp
- Kampar
- 20 April 2026 20:13 WIB
DPRD Kampar Soroti Nasib 68 Guru Bantu, Honor Belum Dibayar 4 Bulan
- Kampar
- 20 April 2026 20:08 WIB
