Menaker: Hubungan Industrial Harus Dibangun atas Dasar Kepedulian
Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, menegaskan hubungan industrial harus dibangun atas dasar kepedulian antara manajemen dan pekerja, bukan sekadar pemenuhan hak normatif. Hal itu disampaikannya saat melepas program mudik gratis pekerja/buruh PT Pamapersada Nusantara di Jakarta Timur, Rabu (18/3/2026).
Menurut Yassierli, hubungan industrial yang sehat tidak cukup hanya soal upah, aturan kerja, dan pemenuhan hak pekerja. Yang juga penting adalah adan ya keterlibatan dan kepedulian antara manajemen dan pekerja agar perusahaan tumbuh lebih kuat dan pekerja merasa dihargai.
“Hubungan antara manajemen dan pekerja harus seperti dua roda gigi. Jika selama ini hanya satu yang bergerak, tidak akan optimal. Dengan dua roda gigi yang bergerak bersama, perusahaan dapat melaju lebih cepat. Di situlah tujuan kita, ketika manajemen memperhatikan kesejahteraan pekerja dan pekerja juga peduli memajukan perusahaan serta meningkatkan produktivitas. Itu mimpi yang ingin kita wujudkan,” ujar Yassierli.
Ia menilai program mudik gratis bukan sekadar fasilitas transportasi, melainkan bentuk kepedulian yang manfaatnya langsung dirasakan pekerja/buruh. Bagi pekerja, mudik bukan hanya soal pulang kampung, tetapi juga soal bisa berkumpul dengan keluarga dengan aman dan tenang saat Lebaran. Karena itu, Yassierli mengapresiasi perusahaan yang memfasilitasi mudik gratis bagi pekerja.
Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan dunia usaha tidak hanya fokus pada target kerja, tetapi juga peduli pada kebutuhan pekerja di momen penting.
“Ini menunjukkan dunia usaha memiliki kepedulian terhadap pekerja. Pemerintah tentu mendukung program-program seperti ini,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Yassierli juga menyoroti pentingnya keselamatan mudik, terutama bagi pengemudi dan kernet. Ia menyebut dua penyebab utama kecelakaan adalah kondisi kendaraan dan faktor pengemudi. Karena itu, kesiapan fisik dan mental pengemudi harus menjadi perhatian serius.
Ia menjelaskan, tahun ini Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bekerja sama dengan Perhimpunan Ergonomi Indonesia dan sejumlah perguruan tinggi melakukan pemeriksaan terhadap pengemudi dan kernet bus di enam wilayah. Pemeriksaan meliputi tes kesehatan dan tes kewaspadaan berbasis komputer untuk memastikan pengemudi dalam kondisi fit saat bertugas.
“Kami memiliki alat untuk mengukur tingkat kewaspadaan pengemudi hanya dalam waktu sekitar lima menit. Dari situ dapat diketahui apakah pengemudi dalam kondisi fit atau tidak,” jelasnya.
Menurut Yassierli, rendahnya tingkat kewaspadaan pengemudi umumnya disebabkan kurangnya waktu istirahat. Hal ini sering dianggap sepele, padahal dapat menurunkan konsentrasi dan meningkatkan risiko kecelakaan di perjalanan.
“Tidak cukup hanya ditanya apakah sudah cukup tidur. Ketika diuji, tingkat kewaspadaannya rendah. Setelah ditelusuri, mereka hanya tidur dua sampai tiga jam. Ini yang menjadi perhatian serius,” ungkapnya.
Ia pun mengimbau para pengemudi angkutan umum agar memperhatikan kondisi kesehatan dan waktu istirahat sebelum bertugas, karena keselamatan penumpang sangat bergantung pada kesiapan mereka. **
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
Mario Aji Tampil Positif di Kualifikasi Moto2 Malaysia, Start dari Posisi ke-11
- Olahraga
- 31 Oktober 2026 14:28 WIB
Veda Ega Pratama Start Kedelapan di Moto3 Malaysia, Siap Berburu Posisi Depan
- Olahraga
- 31 Oktober 2026 14:24 WIB
Rapimcab Demokrat Kampar Sepakati Sunardi DS sebagai Bakal Calon Ketua DPC
- Kampar
- 31 Oktober 2026 14:19 WIB
Meriahkan HUT Kabupaten Karimun ke 27 Tahun, Dispora Karimun Gelar Pertandingan Gasing
- Karimun
- 31 Oktober 2026 10:26 WIB
Resmikan Stroke Center, SF Hariyanto Dorong RSUD Arifin Achmad Tingkatkan Layanan Kesehatan
- Riau
- 30 Oktober 2026 21:07 WIB
Dinilai Dangkal Pahami Hak Jawab dan Hak Koreksi, Wilson Lalengke Sarankan Oknum Advokat PERSADI Kembali ke Kampus
- Inhil
- 30 Oktober 2026 20:19 WIB
Customer Service BRI BO TBK Berikan Pelayanan Ramah dan Solutif kepada Nasabah
- Karimun
- 30 Oktober 2026 15:57 WIB
Goro di Pantai Tok Ajang, Kapolda Kepri Suhendri Ajak Warga Jaga Kebersihan
- Kepri
- 30 Oktober 2026 13:26 WIB
Danau Rusa Jadi Magnet Wisata Petualangan, Pelantikan IOF Kampar Perkuat Promosi Wisata Alam
- Traveliner
- 30 Oktober 2026 13:17 WIB
Sambut Hari Sumpah Pemuda, PLN UPT Pekanbaru Perkuat Kompetensi Personel demi Keandalan Transmisi
- Nasional
- 30 Oktober 2026 13:13 WIB
Ditintelkam Polda Kepri Dorong Sinergi dan Kekompakan Pengurus Koperasi Merah Putih
- Batam
- 30 Oktober 2026 11:38 WIB
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Satlantas Polres Kepulauan Meranti Beri 135 Teguran terhadap pelanggar berlalu lintas
- Kepulauan Meranti
- 29 Oktober 2026 20:58 WIB
Kesepakatan Damai Jadi Titik Temu, Sdr. AM Terima Pengajuan RJ Sdr. AP
- Karimun
- 29 Oktober 2026 20:34 WIB
Usai Sosialisasi Bahaya Narkoba, Syahrul Aidi Kunjungi Sekretariat JMSI Kampar
- Kampar
- 29 Oktober 2026 17:36 WIB
Pemprov Riau Gelar Pemilihan Guru dan Kepala Sekolah PNS Berprestasi 2026
- Riau
- 29 Oktober 2026 16:06 WIB

