Pemkab Kampar Lestarikan Budaya Pacu Sampan Sekaligus Dorong Pariwisata Daerah
BANGKINANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar terus menunjukkan komitmennya dalam melestarikan budaya sekaligus mendorong sektor pariwisata melalui penyelenggaraan perlombaan pacu sampan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Kampar Tahun 2026.
Bupati Kampar Ahmad Yuzar turut meninjau langsung jalannya perlombaan yang digelar di tepian Sungai Kampar, Desa Pulau Lawas, Sabtu (4/4/2026). Kegiatan tersebut berlangsung meriah dan dipadati masyarakat yang antusias menyaksikan para peserta berlomba mengayuh sampan.
Suasana penuh keakraban tampak saat Bupati berbaur dengan warga, menyapa dan bercengkrama, mencerminkan kedekatan pemerintah daerah dengan masyarakat. Menurutnya, pacu sampan bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan bagian dari warisan budaya yang harus terus dijaga.
“Pacu sampan ini adalah identitas budaya masyarakat Kampar. Selain mempererat silaturahmi, kegiatan ini juga memiliki potensi besar dalam menarik wisatawan dan menggerakkan perekonomian masyarakat,” ujar Ahmad Yuzar.
Sementara itu, penutupan resmi kegiatan dilakukan oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kampar, Dr. Ardi Mardiansyah, mewakili Bupati Kampar, pada Minggu (5/4/2026) di Kampung Godang, Desa Pulau Lawas. Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Kampar.
Dalam arahannya, Ardi Mardiansyah menyampaikan apresiasi kepada panitia dan masyarakat yang telah berpartisipasi aktif menyukseskan kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa pacu sampan memiliki makna lebih dari sekadar kompetisi.
“Melalui kegiatan ini, kita belajar bahwa membangun Kabupaten Kampar tidak hanya dengan tenaga dan pikiran, tetapi juga dengan hati. Semangat kebersamaan inilah yang menjadi modal besar menuju Kampar yang maju, sejahtera, dan berbudaya,” ungkapnya.
Sebagai tradisi yang telah mengakar, pacu sampan menjadi simbol kehidupan masyarakat di sepanjang aliran Sungai Kampar yang sejak dahulu menjadikan sungai sebagai jalur transportasi, sumber ekonomi, dan ruang interaksi sosial.
Momentum HUT ke-76 Kampar ini pun menjadi refleksi perjalanan panjang daerah, sekaligus pengingat pentingnya menjaga kearifan lokal di tengah arus pembangunan.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Kampar berharap pelestarian budaya dapat berjalan seiring dengan pengembangan pariwisata, sehingga mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Adv
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
Kasusnya Dinyatakan SP2Lid, Ahmad Iskandar Tanjung Akan Laporkan Balik Pelapornya ke Polda Kepri
- Karimun
- 17 April 2026 22:28 WIB
Bukan Sekadar Urus Gizi, Mitra SPPG se-Inhil Turun Tangan Ringankan Luka Korban Kebakaran di Pulau Kijang
- Inhil
- 17 April 2026 16:24 WIB
Hendri Kampay Apresiasi Komisi III DPRD Kampar, Konflik Warga- Perusahaan di Kemang Indah Berakhir Damai
- Kampar
- 17 April 2026 13:15 WIB
STY FEST Sekolah Santo Yusup Karimun Meriah
- Karimun
- 17 April 2026 13:12 WIB
Polres Inhil Amankan Pengedar Sabu dan Ekstasi di Keritang
- Inhil
- 17 April 2026 12:51 WIB
Gercep, Pemprov Riau: Perbaikan Jalan Minas-Tualang Segera Dimulai
- Riau
- 17 April 2026 11:41 WIB
Warga Siak Korban Penipuan Kerja Akhirnya Dimakamkan di Kamboja
- Riau
- 17 April 2026 11:38 WIB
Pansus II DPRD Kampar Soroti LKPJ 2025, Rinaldo: Efisiensi Harus Tetap Pro Rakyat
- Kampar
- 17 April 2026 11:14 WIB
KTH Tak Bisa Sendiri, Bupati Siak Tegaskan Pentingnya Pendampingan
- Siak
- 17 April 2026 11:10 WIB
Lapas Tembilahan Gelar Bakti Sosial, Salurkan 17 Paket Sembako untuk Keluarga Warga Binaan
- Inhil
- 17 April 2026 10:34 WIB
Sabet Nilai Tertinggi dari Ombudsman, Pemkab Rohul Terus Genjot Transformasi Layanan
- Rohul
- 17 April 2026 08:26 WIB
