Pemprov Riau Buka Ribuan Kuota Jalur Afirmasi Sekolah Swasta, Cegah Anak Putus Sekolah

PEKANBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau membuka sebanyak 2.179 kuota penerimaan peserta didik baru melalui jalur afirmasi di SMA dan SMK swasta. Program ini menjadi langkah strategis untuk memastikan seluruh anak di Riau tetap memperoleh akses pendidikan, khususnya bagi mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, menegaskan bahwa tidak boleh ada anak yang gagal melanjutkan pendidikan hanya karena keterbatasan daya tampung sekolah negeri maupun kendala ekonomi.

“Pemerintah Provinsi Riau hadir untuk memastikan tidak ada anak Riau yang putus sekolah hanya karena terkendala biaya. Melalui jalur afirmasi di sekolah swasta, kita membuka ruang seluas-luasnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu agar tetap bisa bersekolah,” ujar SF Hariyanto, Kamis (25/6/2026).

Menurutnya, jalur afirmasi dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) sekolah swasta diperuntukkan bagi calon peserta didik dari keluarga tidak mampu, penyandang disabilitas, serta siswa yang belum diterima pada pilihan terakhir di sekolah negeri.

SF Hariyanto mengungkapkan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Riau tahun 2025, masih terdapat lulusan SMP yang tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA maupun SMK karena alasan ekonomi. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

Untuk itu, Pemprov Riau mengajak sekolah swasta berperan aktif mendukung pemerataan pendidikan dan menekan angka putus sekolah.

“Saya berharap sekolah swasta tidak hanya berorientasi pada aspek bisnis. Dunia pendidikan memiliki tanggung jawab bersama untuk mencerdaskan generasi bangsa. Jalur afirmasi ini merupakan bentuk gotong royong dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif dan merata,” katanya.

Sebagai bentuk dukungan, Pemprov Riau melalui Dinas Pendidikan akan memberikan tambahan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) kepada sekolah swasta yang menerima siswa melalui jalur afirmasi.

Bantuan tersebut akan diberikan selama tiga tahun masa pendidikan siswa, sehingga peserta didik dari keluarga kurang mampu dapat menyelesaikan pendidikan tanpa terbebani biaya sekolah.

“Kita ingin memastikan tidak ada lagi anak yang putus sekolah. Semua anak di Riau harus mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan yang layak dan berkualitas,” tegas SF Hariyanto.

Adapun total daya tampung jalur afirmasi SMA/SMK swasta di Riau mencapai 2.179 siswa, terdiri dari 424 kursi untuk SMA swasta dan 1.755 kursi untuk SMK swasta.

Program ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi lulusan SMP yang belum tertampung di sekolah negeri sekaligus mendukung Program Prioritas Nasional Wajib Belajar 13 Tahun. Mila

Editor : Reza MF
Tag : # Pendidikan



Bagikan

Berita Terbaru