Pemprov Riau Dorong Perguruan Tinggi Swasta Tingkatkan Mutu Pendidikan dan SDM

Pekanbaru – Pemerintah Provinsi Riau mengajak seluruh perguruan tinggi swasta (PTS) di daerah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat tata kelola kelembagaan, serta memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak guna mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.

Ajakan tersebut disampaikan Gubernur Riau yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Erisman Yahya, saat menghadiri Musyawarah Wilayah (Muswil) Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Wilayah X-B Provinsi Riau di Pekanbaru, Senin (29/6/2026).

Dalam sambutannya, Erisman memberikan apresiasi kepada APTISI yang selama ini dinilai konsisten menjadi mitra strategis pemerintah dalam memajukan pendidikan tinggi di Provinsi Riau.

Menurutnya, perguruan tinggi swasta memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus menyiapkan lulusan yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

"Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran APTISI yang selama ini konsisten menjadi mitra strategis pemerintah. Kontribusi perguruan tinggi swasta sangat penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi dan melahirkan sumber daya manusia yang unggul serta berdaya saing," ujarnya.

Erisman menegaskan, Muswil APTISI bukan sekadar agenda pemilihan kepengurusan baru, tetapi juga menjadi forum strategis untuk menyatukan gagasan dalam menghadapi berbagai tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang.

Menurutnya, transformasi digital, perkembangan teknologi, hingga perubahan kebutuhan dunia kerja harus dijawab melalui peningkatan mutu pendidikan tinggi.

"Muswil ini hendaknya tidak hanya menjadi ajang pergantian kepengurusan. Forum ini harus mampu menghasilkan langkah-langkah strategis untuk memperkuat organisasi, meningkatkan mutu perguruan tinggi swasta, serta merumuskan solusi menghadapi tantangan pendidikan di era transformasi digital," katanya.

Ia juga mengajak seluruh perguruan tinggi swasta di Riau untuk terus melakukan pembenahan, mulai dari peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan tata kelola institusi, pengembangan riset dan inovasi, hingga memperluas kerja sama dengan dunia usaha, dunia industri, serta pemerintah daerah.

Menurut Erisman, sinergi yang kuat antara pemerintah, perguruan tinggi, dan sektor industri akan mempercepat lahirnya lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pembangunan daerah maupun nasional.

"Kami berharap seluruh perguruan tinggi swasta terus meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat tata kelola institusi, mengembangkan riset dan inovasi, serta memperluas kolaborasi dengan dunia usaha, dunia industri, dan pemerintah daerah. Dengan sinergi yang kuat, kita dapat melahirkan SDM yang mampu bersaing dan berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun nasional," ungkapnya.

Di akhir sambutannya, Erisman berharap Muswil APTISI Wilayah X-B Provinsi Riau mampu menghasilkan kepengurusan baru yang amanah, memperkuat sinergi antarkampus, serta menghadirkan program-program yang berdampak nyata bagi peningkatan mutu pendidikan tinggi di Provinsi Riau.

"Pemerintah Provinsi Riau berharap dari Muswil ini lahir kepengurusan APTISI Wilayah X-B Provinsi Riau yang mampu mengemban amanah dengan baik, memperkuat sinergi antarperguruan tinggi, serta memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045," tutupnya. Indra

Editor : Reza MF
Tag : # Pendidikan



Bagikan

Berita Terbaru