PLN ULTG Pasir Putih Amankan Jaringan 150 kV dari Gangguan Layang-Layang Jelang HUT RI ke-80
Kampar– Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, PLN melalui Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Pasir Putih melaksanakan pembersihan (sweeping) layang-layang pada jalur transmisi tegangan tinggi 150 kV Pasir Putih–Riau #2, Senin (11/8). Fokus pembersihan berada di Tower 12, salah satu titik strategis penyaluran listrik ke wilayah Riau dan sekitarnya.
Tower transmisi tegangan tinggi merupakan infrastruktur vital yang harus bebas dari gangguan fisik. Keberadaan layang-layang, terutama yang menggunakan tali berbahan logam atau kawat, dapat menimbulkan risiko serius seperti hubungan arus pendek (short circuit), trip jaringan, hingga pemadaman listrik yang berdampak luas.
“Menjelang momen penting seperti HUT RI, kami memastikan seluruh jaringan dalam kondisi prima. Di Tower 12 ini, kami menemukan sejumlah layang-layang yang tersangkut di penghantar. Potensi gangguannya sangat tinggi, sehingga perlu segera kami bersihkan demi menjamin keandalan pasokan listrik,” ujar Edy Surya Ginting, Manager PLN ULTG Pasir Putih.
Proses sweeping dilakukan tim pemeliharaan transmisi menggunakan peralatan khusus dengan mengutamakan keselamatan kerja sesuai prosedur K3. Tower 12 dipilih karena lokasinya berdekatan dengan permukiman warga, yang selama ini menjadi titik rawan aktivitas bermain layang-layang.
Selain pembersihan, tim ULTG Pasir Putih juga melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat sekitar jalur SUTT. Pangeran Bernard Panjaitan, Team Leader K3L PLN ULTG Pasir Putih, menjelaskan bahwa edukasi ini penting untuk mencegah kejadian serupa.
“Kami mengingatkan warga bahwa bermain layang-layang di dekat jaringan transmisi tidak hanya berisiko memadamkan listrik, tetapi juga membahayakan jiwa. Arus listrik tegangan tinggi dapat mengalir melalui tali layangan, apalagi jika berbahan logam, dan menyebabkan sengatan fatal. Kami berharap warga mengalihkan aktivitas bermain layang-layang ke lokasi yang aman dan jauh dari jaringan listrik,” tegas Pangeran Bernard.
Manager PLN Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Pekanbaru, Andri Candra K, menegaskan bahwa langkah preventif ini harus dilakukan secara berkesinambungan. “Kami mengimbau masyarakat agar tidak menerbangkan layang-layang di sekitar jaringan transmisi. Selain membahayakan keandalan sistem kelistrikan, aktivitas ini juga berisiko tinggi terhadap keselamatan warga. PLN akan terus melakukan patroli rutin dan pembersihan di titik-titik rawan demi menghindari gangguan yang dapat merugikan banyak pihak,” ujarnya.
Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Sumatera, Amiruddin, menekankan pentingnya kolaborasi PLN dan masyarakat dalam menjaga kelistrikan. “Keandalan listrik adalah prioritas utama, terlebih di momen bersejarah bangsa. Melalui koordinasi lintas unit dan dukungan masyarakat, kami berkomitmen menghadirkan pasokan listrik yang andal, aman, dan stabil, sehingga perayaan HUT RI ke-80 dapat berlangsung dengan terang benderang,” kata Amiruddin.
PLN mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga infrastruktur kelistrikan dengan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi mengganggu jaringan. Dengan kesadaran bersama, energi untuk negeri akan terus terjaga demi masa depan yang lebih terang. Adv
Editor : Nurdin Tambunan
Berita Terkait
Berita Terbaru
BKPSDM Kampar: Hasil Seleksi JPT Segera Diserahkan ke Pimpinan Daerah
- Kampar
- 09 Juni 2026 12:49 WIB
Hutama Karya Buka Suara Soal Rentetan Kecelakaan Maut di Tol Permai
- Riau
- 09 Juni 2026 08:49 WIB
Kemnaker dan GoTo Tingkatkan Literasi Digital Pelaku Usaha Kuliner di Bandung
- Traveliner
- 09 Juni 2026 06:44 WIB
Drama MotoGP Hungaria, Bos Aprilia Angkat Bicara
- Olahraga
- 09 Juni 2026 06:14 WIB
Tony Hidayat Dorong Pemkab Kampar Tuntaskan Perizinan UPT Puskesmas Lipat Kain
- Kampar
- 09 Juni 2026 05:52 WIB
Pemprov Riau Matangkan Strategi Optimalisasi PAD dari Sektor Sawit
- Ekonomi
- 09 Juni 2026 05:47 WIB
Diduga Rekayasa Curas Rp72 Juta, Warga Bandur Picak Jadi Terlapor setelah Ngaku Uang Habis untuk Judi Online
- Hukrim
- 08 Juni 2026 21:35 WIB
Lantik 215 Kepala Sekolah, Bupati Kasmarni Tegaskan Zero Tolerance terhadap Pungli PPDB
- Pendidikan
- 08 Juni 2026 19:30 WIB
Bupati Kasmarni Buka Asistensi IEPK 2026, Perkuat Komitmen Pemerintahan Bersih dan Berintegritas
- Bengkalis
- 08 Juni 2026 19:24 WIB
Moncer, Dari Kapus Menuju Kursi Kadinkes?
- Opini
- 08 Juni 2026 17:53 WIB
Dukung Swasembada Pangan, Kapolsek Keritang Lewat Bhabinkamtibmas Sambangi Petani Sayur di Pengalihan
- Inhil
- 08 Juni 2026 17:28 WIB
PLN Bergerak Pulihkan Kelistrikan Sumut, Gubernur Sumatera Utara Beri Dukungan Langsung
- Nasional
- 08 Juni 2026 17:17 WIB
Komisi II DPRD Kampar Bahas Validitas Data Bansos, Dinsos Akui DTSEN Margin Error Sebesar 30 Persen
- Kampar
- 08 Juni 2026 16:46 WIB
DPD KNPI Kabupaten Indragiri Hilir Jajaki Sinergi Strategis Bersama Bawaslu Inhil
- Inhil
- 08 Juni 2026 16:10 WIB
Rangkap Jabatan, Realisasi PAD DPMPTSP Kampar Dinilai Jauh dari Target
- Kampar
- 08 Juni 2026 15:26 WIB
Polres Indragiri Hilir Turun ke Lorong Bunga Padi, Kawal Program Pekarangan Pangan Bergizi
- Inhil
- 08 Juni 2026 12:03 WIB
