Polisi Amankan Tiga Pelaku Pengoplos Gas Subsidi ke Non-Subsidi
Pekanbaru - Praktik curang pengoplosan gas bersubsidi di bongkar Subdit IV Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau menggerebek dua lokasi yang dijadikan tempat pengoplosan dan penyimpanan gas LPG 3 kilogram (kg) ke tabung non-subsidi di Kelurahan Perhentian, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru.
Tiga orang pelaku berhasil diamankan dalam operasi yang dilakukan Selasa (30/9) malam. Modus yang dilakukan pelaku, gas LPG 3 kg dipindahkan ke tabung gas 12 kg untuk selanjutnya dipasarkan.
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau Kombes Ade Kuncoro Ridwan melalui Kasubdit IV AKBP Nasriadi mengatakan, lokasi pertama berada di sebuah rumah di Jalan Bangau IV, Kelurahan Perhentian, Kecamatan Marpoyan Damai.
Di rumah nomor 64 itu, polisi menemukan aktivitas pengoplosan gas dengan modus menggunakan plang usaha bertuliskan Pangkalan LPG Rizky Bersaudara.
Didepan rumah ada sebuah truk bak merah dengan nomor polisi BM 9653 TS yang mengangkut puluhan tabung gas ukuran 3 kg dan 35 kg.
“Hasil penyelidikan sementara, gas yang dioplos ini dibawa ke rumah pria inisial D di Jalan Bangau I, untuk dipasarkan kembali,” ungkap Nasriadi.
Tak jauh dari lokasi pertama, tepatnya di Jalan Bangau I nomor 35, Perumahan Griya Sidomulyo, polisi menemukan gudang penyimpanan gas oplosan.
Rumah milik Deni Achmad Faizal tersebut telah disulap menjadi tempat distribusi. Bagian garasi dipenuhi tabung besar, sementara di bagian depan rumah terlihat tumpukan tabung gas 3 kg yang disamarkan dengan deretan galon air.
Ketua RT setempat, Hendri, mengaku kaget dengan terbongkarnya kasus ini. Ia menyebut Deni sudah tinggal hampir 10 tahun di lingkungannya dan dikenal ramah serta mudah bergaul.
“Usaha menjual gas 3 kg sudah dijalankan sekitar empat tahun. Tidak pernah ada tanda-tanda mencurigakan, bahkan ketersediaan gas di lingkungan kami selalu cukup,” ujarnya.
Saat ini, ratusan tabung gas dari berbagai ukuran serta satu unit kendaraan pengangkut telah diamankan di Mapolda Riau sebagai barang bukti. Polisi juga terus mendalami jaringan distribusi gas oplosan tersebut, termasuk kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain.
“Peran masing-masing pelaku masih kami telusuri, dan perkembangan lebih lanjut akan segera kami sampaikan,” tegas Nasriadi. **
Editor : Reza MF
Berita Terkait
Berita Terbaru
Bupati Bintan Roby Pimpin Rapat Staf Perdana Tahun 2026
- Bintan
- 06 Januari 2026 15:06 WIB
Irwan Saputra Tak Hadir Sidang Paripurna Selama Delapan Bulan, DPD PAN Kampar Tunggu Surat Resmi BK
- Kampar
- 06 Januari 2026 06:14 WIB
Paripurna Penyampaian Pansus Ditunda Sepihak, Anggota DPRD Kampar Soroti Keputusan Pimpinan
- Kampar
- 05 Januari 2026 20:37 WIB
Pengawas Panen PT Agrinas Diduga Dikeroyok Preman Sewaan di Kebun Eks Torganda Tambusai Timur
- Rohul
- 05 Januari 2026 18:24 WIB
Hari Jadi ke-242, Pemko Tanjungpinang Gelar Ziarah Makam di Penyengat
- Tanjungpinang
- 05 Januari 2026 18:19 WIB
Paripurna DPRD Kampar, Juru Bicara Dapil II Sampaikan Laporan Reses Masa Sidang I Tahun 2025
- Kampar
- 05 Januari 2026 18:12 WIB
Awali Tahun 2026, Kalapas Bagansiapiapi Tegaskan Disiplin, Keamanan, dan Kesehatan WBP
- Rohil
- 05 Januari 2026 17:23 WIB
Tukar Posisi Kakan Kemenag, Muliardi Lantik Fuadi ke Siak dan Erizon ke Kampar
- Riau
- 05 Januari 2026 14:42 WIB
Amsakar Pimpin Penghormatan Terakhir untuk Abang Wakil Wali Kota
- Batam
- 05 Januari 2026 10:11 WIB
Amsakar Tekankan Integritas dan Kolaborasi Tanpa Ego Sektoral pada Apel Perdana 2026
- Batam
- 05 Januari 2026 10:09 WIB
PLN Berhasil Operasikan Jalur 2 Transmisi Pangkalan Brandan-Langsa, Pasokan Listrik Ke Aceh Makin Andal
- Nasional
- 05 Januari 2026 09:34 WIB
