Satpol PP Kampar Pimpin Penertiban Balap Liar Subuh di Bangkinang Kota

Bangkinang Kota – Pemerintah Kabupaten Kampar melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) terus memperkuat komitmennya dalam menegakkan Peraturan Daerah tentang Ketenteraman dan Ketertiban Umum demi menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat.

Menindaklanjuti keresahan warga akibat maraknya aksi balap liar yang dilakukan sejumlah remaja setiap waktu subuh di Jalan A. Yani dan Jalan Prof. M. Yamin, Bangkinang Kota, terutama selama bulan suci Ramadhan, Bupati Kampar Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T. turun langsung memimpin kegiatan penertiban, Sabtu (21/6/2026) subuh.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Satpol PP Kabupaten Kampar yang dipimpin Plt. Kasatpol PP Kampar, Zulfikar, S.Ag., M.Si., bersama personel Polres Kampar dan Dinas Perhubungan Kabupaten Kampar. Petugas melakukan pemantauan dan penertiban di titik-titik yang kerap dijadikan arena balap liar pada waktu subuh.

Bupati Kampar menyampaikan apresiasi kepada Satpol PP yang bergerak cepat merespons laporan masyarakat, didukung jajaran kepolisian dan Dinas Perhubungan.

“Aksi balap liar ini sangat meresahkan masyarakat dan membahayakan pengguna jalan. Terlebih di bulan suci Ramadhan, masyarakat ingin beribadah dengan tenang dan khusyuk. Karena itu, OPD terkait bersama Polri harus turun tangan menjaga keamanan dan kenyamanan Bangkinang dan sekitarnya,” tegas Ahmad Yuzar.

Ia menegaskan, pemerintah daerah tidak akan mentolerir aktivitas yang mengganggu ketertiban umum serta membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain.

Sementara itu, Plt. Kasatpol PP Kampar, Zulfikar, menjelaskan bahwa dalam operasi tersebut Satpol PP menurunkan tiga regu yang bergabung dengan personel Dinas Perhubungan dan Polres Kampar.

“Setelah menerima laporan masyarakat dan melihat video aksi balap liar yang beredar di media sosial, kami langsung bergerak untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat, khususnya saat beribadah di bulan Ramadhan,” jelas Zulfikar.

Ia juga mengimbau para remaja yang terlibat untuk menghentikan aksi balap liar dan mengalihkan kegiatan ke hal-hal yang lebih positif dan bermanfaat.

“Kami mengajak para remaja agar mengganti aktivitas tersebut dengan kegiatan yang lebih baik, seperti bertadarus di masjid atau mengikuti kegiatan keagamaan selama Ramadhan,” pungkasnya. **

Editor : Herdi Pasai
Tag : # Kampar



Bagikan