Semangkok Indomie Tomyam Hangatkan Dinginnya Malam

KAMPAR – Siapa yang tak kenal Indomie? Mi instan legendaris ini telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia. Dari anak kos hingga keluarga, Indomie kerap menjadi pilihan saat lapar melanda, baik dalam suasana santai maupun saat membutuhkan sajian yang praktis.

Umumnya, Indomie diolah dengan cara direbus atau digoreng sesuai variannya. Namun, di Kedai Tomyam Seafood yang berada di Desa Empat Balai, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, mi instan favorit masyarakat itu hadir dengan cita rasa yang berbeda.

Di tangan pengelola kedai, Indomie dipadukan dengan kuah tomyam khas Thailand yang kaya rempah. Perpaduan rasa gurih, asam, manis, dan pedas menciptakan sensasi yang menggugah selera, terlebih saat disantap pada malam hari yang sejuk.

Aroma serai dan daun jeruk yang khas semakin memperkuat cita rasa hidangan tersebut. Tak heran jika menu Indomie Tomyam menjadi salah satu favorit pelanggan yang datang ke kedai tersebut.

Ridho, pengelola Kedai Tomyam Seafood, mengatakan menu Indomie Tomyam cukup diminati karena menawarkan rasa yang berbeda dibandingkan sajian mi instan pada umumnya.

“Indomie Tomyam bisa dipadukan dengan sotong, potongan ayam, sayuran segar, tomat, serai, dan daun jeruk. Kombinasi ini yang membuat rasanya semakin kaya dan nikmat,” ujar Ridho, Rabu (24/6/2026).

Ia menjelaskan, keunikan menu tersebut terletak pada racikan kuah tomyam yang dibuat langsung menggunakan bumbu-bumbu pilihan dan rempah segar.

“Kuah tomyam kami menggunakan serai, daun jeruk, cabai, dan beberapa bumbu pilihan lainnya. Jadi rasa asam, pedas, dan gurihnya lebih terasa. Banyak pelanggan yang awalnya penasaran, lalu akhirnya menjadi langganan,” katanya.

Menurut Ridho, menu Indomie Tomyam paling banyak dipesan pada malam hari, terutama ketika cuaca dingin atau setelah hujan turun.

“Kalau malam hari biasanya permintaan meningkat. Kuah tomyam yang hangat membuat badan terasa lebih nyaman. Apalagi kalau ditambah seafood atau sotong, rasanya semakin nikmat,” tambahnya.

Selain rasanya yang khas, harga yang terjangkau juga menjadi alasan menu tersebut digemari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga keluarga.

Salah seorang pelanggan, Neni, warga Pekanbaru, mengaku hampir selalu menyempatkan diri menikmati Indomie Tomyam saat pulang kampung ke wilayah Kuok.

“Kalau pulang kampung ke sini, saya sering mampir dan pesan Indomie Tomyam. Rasanya segar, kuahnya kaya rempah, dan berbeda dari yang biasa saya makan,” ungkapnya.

Perpaduan mi instan legendaris dengan kuah tomyam khas Thailand menjadi bukti bahwa kreativitas kuliner mampu menghadirkan pengalaman baru dari bahan yang sederhana. Semangkuk Indomie Tomyam hangat pun menjadi pilihan yang pas untuk menemani dinginnya malam di Kuok. Reza

Editor : Reza MF
Tag : # makanan



Bagikan

Berita Terbaru