Bandingkan dengan New York dan Mekkah, Rusdi Hanif Sebut Genangan di Bangkinang Masih Wajar

KAMPAR – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kampar, Rusdi Hanif, menilai genangan air yang terjadi di sejumlah titik di Kota Bangkinang saat hujan berintensitas tinggi masih tergolong kondisi yang wajar.

Menurut Rusdi, genangan yang hanya terjadi dalam beberapa jam setelah hujan deras berbeda dengan banjir yang berlangsung hingga berhari-hari akibat persoalan pada sistem drainase.

"Kalau terkait genangan air yang ada di Kota Bangkinang, itu karena intensitas hujan yang tinggi. Ketika hujan deras, tentu bisa terjadi genangan air," ujar Rusdi Hanif, Senin (22/6/2026).

Ia menjelaskan, genangan sementara yang cepat surut tidak serta-merta menunjukkan adanya kegagalan sistem drainase. Kondisi tersebut masih dapat ditoleransi selama air dapat mengalir dan surut dalam waktu relatif singkat.

"Kalau sifatnya genangan air hanya dalam hitungan jam, itu masih wajar. Air akan mengalir dan surut setelah curah hujan berkurang," katanya.

Rusdi juga membandingkan kondisi tersebut dengan sejumlah kota besar di dunia yang tetap mengalami genangan saat diguyur hujan dengan intensitas tinggi.

"Jangankan Kota Bangkinang, kota-kota besar seperti Mekkah dan New York juga bisa mengalami genangan air ketika terjadi hujan dengan intensitas tinggi," ungkapnya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa kondisi akan berbeda jika air menggenang dalam waktu lama hingga berhari-hari. Menurutnya, hal tersebut dapat menjadi indikasi adanya kelemahan pada sistem drainase maupun saluran pembuangan air.

"Tapi kalau genangan air itu berhari-hari dan bermalam, berarti ada kelemahan pada saluran drainase atau pembuangan air dari saluran utama. Itu yang harus dievaluasi dan diperbaiki," jelasnya.

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai respons atas keluhan masyarakat mengenai genangan air yang kerap muncul di sejumlah ruas jalan Kota Bangkinang saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

Rusdi menambahkan, PUPR Kampar akan terus melakukan evaluasi terhadap kondisi drainase dan saluran pembuangan air untuk memastikan aliran air tetap berfungsi optimal serta meminimalkan potensi genangan yang berkepanjangan di kawasan perkotaan. Herdi

Editor : Nurdin Tambunan
Tag : # Kampar



Bagikan

Berita Terbaru