Cuaca Kampar Berpotensi Hujan Lebat Disertai Petir, BPBD Imbau Warga Tetap Waspada

KAMPAR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang di sebagian wilayah Kabupaten Kampar, Minggu (5/7).

Berdasarkan Laporan Harian Kondisi Bencana Hidrometeorologi Kabupaten Kampar yang diperbarui pukul 16.00 WIB, prakiraan cuaca dari BMKG menunjukkan kondisi cuaca didominasi mendung dengan suhu berkisar 26–28 derajat Celsius.

Kelembapan udara tercatat mencapai 82 persen, dengan kecepatan angin 3,9 kilometer per jam yang bertiup dari arah timur laut. Jarak pandang diperkirakan mencapai tujuh kilometer.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan berintensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, serta angin kencang di sejumlah wilayah Kabupaten Kampar.

Meski demikian, hingga laporan diterbitkan, kondisi Kabupaten Kampar masih aman. BPBD mencatat tidak ada kejadian bencana hidrometeorologi maupun titik panas (hotspot) yang terpantau.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kampar, Azwan, melalui Kepala Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB), Adi Candra Lukita, mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan cuaca dan kondisi di lapangan.

"Masyarakat kami imbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem. Hindari berteduh di bawah pohon atau baliho saat hujan disertai angin kencang, serta segera melaporkan kepada BPBD apabila terjadi kejadian bencana agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat," ujar Adi.

Sementara itu, kualitas udara berdasarkan data AQMS/ISPU Kabupaten Kampar pada pukul 16.00 WIB berada pada kategori sedang dengan nilai ISPU 96. Parameter pencemar utama berasal dari partikel halus PM2,5.

Untuk kondisi PLTA Koto Panjang hingga pukul 13.00 WIB, elevasi waduk tercatat berada di angka 81,08 meter di atas permukaan laut (mdpl). Debit masuk (inflow) dan debit keluar (outflow) turbin masing-masing tercatat sebesar 179,77 meter kubik per detik.

BPBD Kampar mengimbau masyarakat agar terus mengikuti informasi resmi dari BMKG dan pemerintah daerah serta meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi warga yang tinggal di wilayah rawan banjir, longsor, maupun pohon tumbang. Reza

Editor : Reza MF
Tag : # Kampar



Bagikan

Berita Terbaru