Disambut Ribuan Masyarakat, Ketua KUD Hermayalis Datuk Jalelo Ungkap Peran Datuk Yusri Wujudkan Perdamaian di Terantang, Kecamatan Tambang
TERANTANG - Calon Bupati Kampar Nomor Urut 2 dari Partai Gerindra dan Demokrat kembali mendapat sambutan khusus dari masyarakat. Kali ini terjadi di Desa Terantang, Kecamatan Tambang pada acara penutupan Turnamen Sepakbola Ninik Mamak Kenegerian Terantang di Lapangan Sepakbola, Tista 82, Desa Terantang, Kecamatan Tambang, Selasa (19/11/2024) malam.
Di hadapan ribuan masyarakat Desa Terantang dan sekitarnya, tokoh masyarakat dan tokoh adat Kenegerian Terantang Hermayalis, SAg, Datuk Jalelo yang juga merupakan Ketua KUD Iyo Basamo menyampaikan peran besar Datuk Yusri selaku Ketua Lembaga Adat Kampar (LAK) mendamaikan konflik yang terjadi diantara anak kemenakan di Kenegerian Terantang dalam pengelolaan lahan dan KUD Iyo Basamo yang telah berlangsung bertahun-tahun.
Acara yang berlangsung meriah yang diramaikan sejumlah artis seperti Defri LIDA, artis Minang Rayola dan Pingky serta sejumlah artis lokal ini juga dihadiri ribuan masyarakat dari Desa Terantang dan beberapa desa sekitarnya.
Diawal pidatonya, Hermayalis mengungkapkan bahwa konflik antar masyarakat/anak kemenakan di Terantang selama bertahun-tahun telah menjadi perhatian nasional, bahkan pernah sampai ke KPAI.
"Alhamdulillah dengan tangan dingin Datuk Yusri aman negeri terantang ko. Kalau ndak ado beliau ndak terjadi condok ko do bapak ibu. Deyen punyo deyen, kelompok Yuslianti punyo nyenyo. Bakumpuo towi, nan bakumpuo sekandang jie nyie," beber Hermayalis.
Hermayalis juga mengungkapkan bahwa ia bukan menjelek-jelekkan bupati atau pemimpin Kabupaten Kampar yang lainnya, namun selama lima periode kepemimpinan Bupati Kampar, masalah di Terantang tidak pernah selesai. "Tibo Datuok Yusri Alhamdulillah masalah Terantang selesai," ujar Hermayalis.
Ia menceritakan, sebelum langkah perdamaian digagas Datuk Yusri yang saat itu sedang menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kampar, ia bersama seterunya kala itu Yuslianti dan Asmara Dewi akan ditangkap oleh Polres Kampar yang dipimpin saat itu oleh AKBP Rido Purba. Namun karena dalam tubuh Yusri mengalir jiwa "datuk" nya, sebagai ninik mamak sekaligus sebagai Ketua LAK maka ia meminta Kapolres tidak melakukan penangkapan dan ia mengambil jalan penyelesaian melalui jalur adat.
"Apola nyo Datuk Yusri, ambo punyo rekamannyo, Jan Pak kapolres, Hermayalis anak kemenakan saya, Yuslianti anak kemenakan saya juga, nan sabola ten anak kemenakan saya juga. Kami balago sekandang ko nyo. Akhirnya mampu diwujudkan perdamaian, tak ada tangkap menangkap. Itulah untungnya kalau yang pemimpin kita ninik mamak," tegas alumni UIN Suska Riau itu.
Hermayalis menegaskan, jika langkah penyelesaian secara adat dilakukan Datuk Yusri, maka tidak akan ada acara meriah pada Selasa malam ini dan Turnamen Sepakbola Gala Desa se-Provinsi Riau yang telah berlangsung selama satu bulan di Desa Terantang yang diikuti oleh puluhan klub dari Riau.
Kepada masyarakat Terantang dan Kecamatan Tambang umumnya, Hermayalis mengingatkan agar bijak dalam memilih pemimpin pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan dilaksanakan pada 27 November nanti. Masyarakat jangan mau dimanfaatkan pada saat menjelang Pilkada saja.
Jika Kampar dipimpin Yusri maka Hermayalis optimis tanah ulayat yang diperjuangkan oleh ninik mamak terdahulu bisa dimanfaatkan oleh anak kemenakan.
Pada kesempatan ini Hermayalis juga ingin kedepan dibawah kepimpinan Yusri dan Rinto keinginan pemekaran Desa Terantang dan beberapa desa untuk mewujudkan sebuah kecamatan bisa terlaksana. Ia juga ingin pembangunan pasar dan infrastruktur jalan dan jembatan bisa didapatkan oleh Desa Terantang dan sekitarnya. **
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
PLN Batam dan Equator Gate System Perkuat Ekosistem Digital melalui Pembangunan Data Center di Batam
- Batam
- 04 Juni 2026 08:44 WIB
Li Claudia Sambut Delegasi Pertahanan 19 Negara, Batam Tunjukkan Posisi Strategis di Kawasan
- Batam
- 04 Juni 2026 08:29 WIB
Jalan Rusak Hambat Perputaran Ekonomi Kampung Patin, Pemdes Koto Mesjid Dorong Perbaikan Infrastruktur
- Ekonomi
- 04 Juni 2026 08:19 WIB
Sahabat di Tengah Lahan, Bhabinkamtibmas Keritang Rutin Lakukan Pendampingan
- Inhil
- 03 Juni 2026 20:27 WIB
Ikan Tiga Rasa, Antara Manis, Asam, dan Pedas Menggugah Selera
- Traveliner
- 03 Juni 2026 20:03 WIB
Ringankan Duka Korban Kebakaran Seberang Tembilahan, Camat Tembilahan Serahkan Bantuan
- Inhil
- 03 Juni 2026 19:29 WIB
Fadia/Tiwi Hentikan Ganda Putri Ranking Tiga Dunia di Istora
- Olahraga
- 03 Juni 2026 19:26 WIB
Transformasi Tata Kelola Kawasan Konservasi Perairan Kepri Menuju Kemandirian Melalui BLUD
- Kepri
- 03 Juni 2026 18:40 WIB
Harga Sawit Petani Plasma di Riau Turun, Tata Kelola Penetapan Harga Terus Diperbaiki
- Ekonomi
- 03 Juni 2026 17:46 WIB
Sekcam Siak Hulu: Pendidikan Kunci Mencetak Generasi Cerdas dan Berkarakter
- Pendidikan
- 03 Juni 2026 17:37 WIB
Ketua DPRD Kampar Ahmad Taridi Dukung Penuh Gerakan Penghijauan dan Ekoteologi
- Kampar
- 03 Juni 2026 17:33 WIB
CDKP Kepri Cabang Anambas dan Nelayan Rakor Bahas Persoalan BBM Subsidi
- Kepri
- 03 Juni 2026 16:21 WIB
DKP Kepri Uji Kriteria Kawasan Konservasi Berbasis Karbon Biru di Bintan
- Kepri
- 03 Juni 2026 16:00 WIB
Tata Kelola yang Kuat Hadirkan Layanan Ketenagakerjaan yang Lebih Baik
- Nasional
- 03 Juni 2026 14:35 WIB
Duka dari Tanah Suci, Jemaah Haji Asal Kampar Meninggal Dunia di Makkah
- Kampar
- 03 Juni 2026 12:13 WIB
Tim Gabungan Musnahkan 145 Rakit PETI di Sungai Kuantan
- Hukrim
- 03 Juni 2026 11:48 WIB
