DPRD Riau Turun Tangan, Galian C Diduga Bermasalah di Pulau Tinggi Kampar Ditutup Tim Gabungan
KAMPAR – Aktivitas tambang galian C di Desa Pulau Tinggi, Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar, akhirnya dihentikan oleh tim gabungan Pemerintah Provinsi Riau. Penutupan ini dilakukan setelah adanya peninjauan lapangan bersama DPRD Riau yang menemukan dugaan ketidaksesuaian antara aktivitas tambang dengan izin lokasi yang dimiliki perusahaan.
Ketua Komisi III DPRD Riau, Edi Basri, mengatakan persoalan galian C tersebut sebelumnya telah dibahas melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Riau. Namun, pembahasan tidak berjalan maksimal karena pihak perusahaan tidak hadir secara langsung.
“Permasalahan ini sebenarnya sudah pernah kita RDP-kan di Komisi III. Tapi sangat disayangkan pihak perusahaan tidak hadir, hanya diwakili perwakilan yang tidak bisa mengambil keputusan,” kata Edi Basri di lokasi, Senin.
Galian C yang berada di dekat ruas jalan nasional tersebut diketahui beroperasi atas nama PT Azul Makona Kreasindo. Dari hasil peninjauan lapangan, aktivitas tambang diduga tidak sesuai dengan titik lokasi izin yang dimiliki perusahaan.
Penutupan dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Riau, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Riau, serta Komisi III DPRD Riau.
Edi Basri menegaskan DPRD Riau meminta seluruh aktivitas pertambangan mematuhi aturan yang berlaku, terutama terkait perizinan dan dampak lingkungan.
“Kalau izin tidak sesuai dengan lokasi kegiatan, tentu ini menjadi pelanggaran. Kita minta instansi terkait menindak tegas sesuai aturan,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa pengawasan terhadap aktivitas galian C akan terus dilakukan guna mencegah kerusakan lingkungan serta menjaga keselamatan masyarakat, terlebih lokasi tambang berada di dekat jalan nasional.
“Kita ingin aktivitas usaha berjalan, tetapi harus taat aturan dan tidak merugikan masyarakat,” pungkasnya. **
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
Dari Patroli ke Pekarangan, Polsek Enok Tegaskan Peran Polri Dukung Ketahanan Pangan Nasional
- Inhil
- 03 Juni 2026 20:35 WIB
Sahabat di Tengah Lahan, Bhabinkamtibmas Keritang Rutin Lakukan Pendampingan
- Inhil
- 03 Juni 2026 20:27 WIB
Ikan Tiga Rasa, Antara Manis, Asam, dan Pedas Menggugah Selera
- Traveliner
- 03 Juni 2026 20:03 WIB
Ringankan Duka Korban Kebakaran Seberang Tembilahan, Camat Tembilahan Serahkan Bantuan
- Inhil
- 03 Juni 2026 19:29 WIB
Fadia/Tiwi Hentikan Ganda Putri Ranking Tiga Dunia di Istora
- Olahraga
- 03 Juni 2026 19:26 WIB
Transformasi Tata Kelola Kawasan Konservasi Perairan Kepri Menuju Kemandirian Melalui BLUD
- Kepri
- 03 Juni 2026 18:40 WIB
Harga Sawit Petani Plasma di Riau Turun, Tata Kelola Penetapan Harga Terus Diperbaiki
- Ekonomi
- 03 Juni 2026 17:46 WIB
Sekcam Siak Hulu: Pendidikan Kunci Mencetak Generasi Cerdas dan Berkarakter
- Pendidikan
- 03 Juni 2026 17:37 WIB
Ketua DPRD Kampar Ahmad Taridi Dukung Penuh Gerakan Penghijauan dan Ekoteologi
- Kampar
- 03 Juni 2026 17:33 WIB
CDKP Kepri Cabang Anambas dan Nelayan Rakor Bahas Persoalan BBM Subsidi
- Kepri
- 03 Juni 2026 16:21 WIB
DKP Kepri Uji Kriteria Kawasan Konservasi Berbasis Karbon Biru di Bintan
- Kepri
- 03 Juni 2026 16:00 WIB
Tata Kelola yang Kuat Hadirkan Layanan Ketenagakerjaan yang Lebih Baik
- Nasional
- 03 Juni 2026 14:35 WIB
Duka dari Tanah Suci, Jemaah Haji Asal Kampar Meninggal Dunia di Makkah
- Kampar
- 03 Juni 2026 12:13 WIB
Tim Gabungan Musnahkan 145 Rakit PETI di Sungai Kuantan
- Hukrim
- 03 Juni 2026 11:48 WIB
Dukung Program Asta Cita, Bhabinkamtibmas Polsek Keritang Pantau Progres Lahan Jagung di Desa Lintas Utara
- Inhil
- 03 Juni 2026 11:20 WIB
Kapolsek Keritang Perintahkan Pendampingan Peternak, Bhabinkamtibmas Pastikan Sapi Sehat dan Aman
- Inhil
- 03 Juni 2026 11:11 WIB
