Hutama Karya Buka Suara Soal Rentetan Kecelakaan Maut di Tol Permai
PEKANBARU – PT Hutama Karya (HK) menyampaikan keprihatinan mendalam atas dua kecelakaan maut yang terjadi di Ruas Tol Pekanbaru-Dumai (Permai) dalam kurun waktu dua hari terakhir dan menyebabkan delapan orang meninggal dunia.
Kepala Regional Sumatera Bagian Tengah PT Hutama Karya, Untung Joko R, mengatakan pihaknya turut berduka cita atas peristiwa tersebut dan menjadikannya sebagai perhatian serius untuk meningkatkan aspek keselamatan di jalan tol.
"Betul, berdasarkan data yang kami catat, dalam dua hari terakhir terjadi dua insiden kecelakaan lalu lintas di Jalan Tol Pekanbaru-Dumai yang menyebabkan delapan korban meninggal dunia. Hutama Karya turut berbelasungkawa dan menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Kami juga sangat prihatin atas kejadian ini dan menjadikannya sebagai perhatian serius untuk memperkuat langkah-langkah pencegahan di lapangan," ujar Untung, Selasa (9/6/2026).
Kecelakaan pertama terjadi di KM 46+200 jalur arah Pekanbaru menuju Dumai, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, Sabtu (6/6/2026) sekitar pukul 04.00 WIB. Insiden yang melibatkan mobil penumpang Toyota Hiace dan dump truck Hino tersebut mengakibatkan lima orang meninggal dunia dan lima lainnya mengalami luka-luka.
Sehari kemudian, kecelakaan maut kembali terjadi di KM 25+800 jalur arah Dumai menuju Pekanbaru. Sebuah ambulans bertabrakan dengan truk trailer pada Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 23.45 WIB. Akibat kejadian itu, tiga penumpang ambulans meninggal dunia dan satu orang lainnya mengalami luka-luka.
Menyikapi dua insiden tersebut, Hutama Karya mengaku terus memperkuat upaya pencegahan melalui peningkatan patroli, pengawasan lalu lintas, serta pemasangan rambu-rambu keselamatan di sejumlah titik yang menjadi perhatian.
"Sebagai upaya pencegahan, Hutama Karya terus mengintensifkan patroli, pengawasan lalu lintas, serta penempatan rambu imbauan keselamatan di titik-titik yang menjadi perhatian. Kami juga terus melakukan edukasi terkait risiko kelelahan dan microsleep melalui berbagai kanal komunikasi perusahaan," jelas Untung.
Menurutnya, terdapat beberapa titik di Ruas Tol Pekanbaru-Dumai yang menjadi perhatian khusus karena berpotensi memicu kelelahan pengemudi akibat kondisi perjalanan yang panjang dan monoton.
"Berdasarkan data yang kami miliki, terdapat beberapa area yang menjadi perhatian khusus pengguna jalan yang berpotensi mengalami kelelahan, yakni jalur arah Pekanbaru mendekati KM 50 dan jalur arah Dumai mendekati KM 33," katanya.
Untuk mengurangi risiko kecelakaan, Hutama Karya mengimbau pengguna jalan memanfaatkan fasilitas rest area yang tersedia apabila mulai merasa lelah atau mengantuk.
"Pengguna jalan yang mulai merasa mengantuk atau lelah diimbau segera beristirahat di rest area terdekat sebelum melanjutkan perjalanan," ujarnya.
Terkait penyebab pasti kedua kecelakaan tersebut, Hutama Karya menyerahkan sepenuhnya kepada proses penyelidikan yang dilakukan pihak berwenang. Namun secara umum, faktor kelelahan, microsleep, kurang menjaga jarak aman, kondisi fisik pengemudi, hingga kelayakan kendaraan kerap menjadi penyebab kecelakaan di jalan tol.
Karena itu, Hutama Karya kembali mengingatkan seluruh pengguna jalan agar selalu memprioritaskan keselamatan dengan menjaga kondisi tubuh, mematuhi batas kecepatan, menjaga jarak aman, serta memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan.
Selain meningkatkan pengawasan internal, Hutama Karya juga terus berkoordinasi dengan kepolisian dan instansi terkait untuk memperkuat pengawasan dan keselamatan di sepanjang Ruas Tol Pekanbaru-Dumai.
"Kami berharap seluruh pengguna jalan menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama. Berkendara di jalan tol membutuhkan konsentrasi penuh, kondisi fisik yang prima, serta kepatuhan terhadap aturan lalu lintas," tutup Untung. Reza
Editor : Nurdin Tambunan
Berita Terkait
Berita Terbaru
Pemprov Riau Dorong Sinergi dengan OJK, Perluas Akses Keuangan Masyarakat
- Riau
- 06 November 2026 18:53 WIB
Pemprov Riau Dukung Pengembangan Fakultas Kedokteran Gigi UIR, Perkuat SDM Kesehatan
- Pendidikan
- 06 November 2026 18:41 WIB
Puluhan Wartawan Riau Ikuti UKW JMSI, Perkuat Profesionalisme dan Kualitas Pers
- Riau
- 06 November 2026 18:32 WIB
Disdikbud Rohil Benahi Gedung Perkantoran, Progres Capai 30 Persen
- Rohil
- 06 November 2026 14:19 WIB
Pelaku UMKM Siap Banjiri Kenduri Rakyat HUT ke-27 Natuna, Kuliner Gratis Menanti Warga!
- Natuna
- 06 November 2026 12:24 WIB
Pemprov Riau Dukung Percepatan Musyawarah KONI
- Riau
- 05 November 2026 18:44 WIB
PLN Hijaukan Jalur Transmisi Bangkinang-Garuda Sakti, 200 Bibit Pohon Produktif Dukung Kesejahteraan Petani
- Nasional
- 05 November 2026 12:54 WIB
Komisi II DPRD Bersama Pemkab Kepulauan Meranti Bahas Penataan Aset Kelistrikan Desa, Keselamatan Warga Jadi Perhatian
- Kepulauan Meranti
- 05 November 2026 12:51 WIB
Pemprov Riau Matangkan Peringatan Hari Pahlawan 2026, Tiga Lokasi Upacara Disiapkan
- Riau
- 04 November 2026 19:36 WIB
PA Bangkinang dan JMSI Kampar Perkuat Kemitraan Strategis Tekait Keterbukaan Informasi
- Kampar
- 04 November 2026 17:37 WIB
Perkuat Pertahanan Negara, Pemko Batam Kirim 35 ASN Ikuti Seleksi Komcad
- Batam
- 04 November 2026 11:12 WIB
Pendaftaran Program Magang Nasional Kemnaker Batch III di PT Pelabuhan Karimun Resmi Dibuka, Ini Divisi Magang yang Dibutuhkan
- Karimun
- 04 November 2026 08:17 WIB
Di Balik Rimbunnya Hutan Perbatasan, Tiang PLN Berdiri Tegak Membawa Harapan
- Natuna
- 03 November 2026 20:53 WIB
Batam Luncurkan BATAMMAS, Perkuat Pengawasan dan Optimalisasi Aset Daerah
- Batam
- 03 November 2026 15:45 WIB
Ubed Bidik Hasil Lebih Baik di Korea Open 2026, Meski Persiapan Sangat Mepet
- Olahraga
- 02 November 2026 19:45 WIB

