Orang Tua Korban Pembunuhan Satrio Wardana Heran Polisi Belum Bisa Tangkap DPO
Pekanbaru - Meski sudah bergulir di persidangan, kasus pembunuhan pemuda pada Oktober tahun 2025 lalu, Satrio Wardana Ramadhan (19), namun sampai saat ini masih ada sebanyak 3 orang yang di tetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO), yang masih belum tertangkap.
Dua tersangka yang sudah di adili, yakni AV, dan JL, yang sudah di vonis majelis hakim Pengadilan Negeri Pekanbaru, 5 tahun penjara. Kedua orang tua korban, Abdul Hamid dan Beli Susanti, di dampingi kuasa hukumnya, Alfikri Lubis SH, masih menuntut keadilan terhadap DPO yang sampai saat ini belum tertangkap.
"Kita masih berharap, pihak kepolisian tetap bekerja untuk menangkap DPO yang saat ini masih berkeliaran. Dan kenapa kok aparat kepolisian terkesan kesulitan untuk menangkap para pelaku ini," ujar Alfikri, Kamis, (09/04).
Meski sudah berjalan selama 5 bulan, namun pihaknya mengaku sampai saat ini masih belum ada kejelasan, terutama terkait keberadaan DPO tersebut.
"Ya kita minta aparat penegak hukum serius lah, ini pelaku pembunuhan yang memang sudah jelas pelakunya, jelas mukanya, dan viral lagi, masa kok belum bisa di tangkap? " ujar Alfikri penuh heran.
Alfikri Lubis S.H juga engaku belum puas dengan penanganan kasus ini. Apalagi kedua pelaku yang sudah di vonis majelis hakim di Pengadilan, menurutnya masih terlalu ringan, mengingat vonis yang di jatuhkan 5 tahun hukuman penjaran, terhadap pelaku Pembunuhan.
"Kita juga masih belum puas ya, kenapa kedua pelaku yang sudah menjalani proses persidangan, di vonis minimum, karena ini kan kasus pembunuhan, " paparnya lagi.
Apalagu dengan proses pengejaran yang dilakukan oleh pihak kepolisian, khususnya Polsek Bukit Raya, Polresta Pekanbaru, masih berjalan lamban. Sehingga kondisi ini membuat keluarga korban merasa resah, bahkan turut melakukan upaya pencarian secara mandiri.
"Pihak keluarga merasa belum mendapatkan keadilan sepenuhnya. Mereka juga masih resah, kenapa pelaku masih belum bisa di tangkap. Bahkan, ada upaya mencari pelaku secara mandiri, walau ini dinilai penuh resiko, " tegasnya lagi.
Keluarga korban juga meminta agar pihak kepolisian lebih serius dan transparan dalam menangani kasus ini, demi memberikan kepastian hukum serta rasa keadilan bagi masyarakat. (Jri)
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
Dari Patroli ke Pekarangan, Polsek Enok Tegaskan Peran Polri Dukung Ketahanan Pangan Nasional
- Inhil
- 03 Juni 2026 20:35 WIB
Sahabat di Tengah Lahan, Bhabinkamtibmas Keritang Rutin Lakukan Pendampingan
- Inhil
- 03 Juni 2026 20:27 WIB
Ikan Tiga Rasa, Antara Manis, Asam, dan Pedas Menggugah Selera
- Traveliner
- 03 Juni 2026 20:03 WIB
Ringankan Duka Korban Kebakaran Seberang Tembilahan, Camat Tembilahan Serahkan Bantuan
- Inhil
- 03 Juni 2026 19:29 WIB
Fadia/Tiwi Hentikan Ganda Putri Ranking Tiga Dunia di Istora
- Olahraga
- 03 Juni 2026 19:26 WIB
Transformasi Tata Kelola Kawasan Konservasi Perairan Kepri Menuju Kemandirian Melalui BLUD
- Kepri
- 03 Juni 2026 18:40 WIB
Harga Sawit Petani Plasma di Riau Turun, Tata Kelola Penetapan Harga Terus Diperbaiki
- Ekonomi
- 03 Juni 2026 17:46 WIB
Sekcam Siak Hulu: Pendidikan Kunci Mencetak Generasi Cerdas dan Berkarakter
- Pendidikan
- 03 Juni 2026 17:37 WIB
Ketua DPRD Kampar Ahmad Taridi Dukung Penuh Gerakan Penghijauan dan Ekoteologi
- Kampar
- 03 Juni 2026 17:33 WIB
CDKP Kepri Cabang Anambas dan Nelayan Rakor Bahas Persoalan BBM Subsidi
- Kepri
- 03 Juni 2026 16:21 WIB
DKP Kepri Uji Kriteria Kawasan Konservasi Berbasis Karbon Biru di Bintan
- Kepri
- 03 Juni 2026 16:00 WIB
Tata Kelola yang Kuat Hadirkan Layanan Ketenagakerjaan yang Lebih Baik
- Nasional
- 03 Juni 2026 14:35 WIB
Duka dari Tanah Suci, Jemaah Haji Asal Kampar Meninggal Dunia di Makkah
- Kampar
- 03 Juni 2026 12:13 WIB
Tim Gabungan Musnahkan 145 Rakit PETI di Sungai Kuantan
- Hukrim
- 03 Juni 2026 11:48 WIB
Dukung Program Asta Cita, Bhabinkamtibmas Polsek Keritang Pantau Progres Lahan Jagung di Desa Lintas Utara
- Inhil
- 03 Juni 2026 11:20 WIB
Kapolsek Keritang Perintahkan Pendampingan Peternak, Bhabinkamtibmas Pastikan Sapi Sehat dan Aman
- Inhil
- 03 Juni 2026 11:11 WIB
