Plt Gubri Pantau Titik Api di Sejumlah Daerah, Apresiasi Kerja Keras Tim Pemadaman Karhutla

PEKANBARU – Pelaksana Tugas Gubernur Riau (Plt Gubri) SF Hariyanto memastikan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah di Riau terus dipantau secara intensif. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam upaya pemadaman di lapangan.

Menurut SF Hariyanto, berdasarkan laporan yang diterimanya, sejumlah titik kebakaran telah berhasil dipadamkan, sementara beberapa lokasi lainnya masih dalam proses penanganan oleh tim gabungan.

"Saat ini ada beberapa titik api yang sedang dalam penanganan. Saya sudah menerima laporannya dan proses pemadaman terus dilakukan. Beberapa titik juga sudah padam total," ujar SF Hariyanto di Stadion Utama Riau, Sabtu (6/6/2026).

Ia mengatakan Pemerintah Provinsi Riau terus memantau perkembangan karhutla yang terjadi di berbagai daerah agar penanganannya dapat dilakukan secara cepat dan efektif.

"Kita pantau terus penanganan karhutla ini dan semoga cepat terkendali," katanya.

SF Hariyanto menilai respons cepat yang dilakukan tim di lapangan menjadi faktor penting dalam mencegah api meluas ke wilayah yang lebih luas.

Karena itu, ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh unsur yang tergabung dalam Satgas Karhutla, termasuk BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta berbagai pihak yang turut membantu operasi pemadaman.

"Kami mengucapkan terima kasih atas kerja keras seluruh Satgas Karhutla, BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, MPA, serta semua pihak yang terlibat dalam pemadaman ini," ujarnya.

Ia juga memberikan dukungan kepada para petugas yang hingga kini masih berjibaku di lapangan, terutama di wilayah yang menghadapi kendala medan sulit dan keterbatasan sumber air.

"Untuk personel yang sedang bertugas, semoga selalu diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan tugas," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, melaporkan sejumlah lokasi kebakaran telah berhasil ditangani.

"Kandis di Kabupaten Siak dan Sokoi di Kabupaten Pelalawan sudah padam. Saat ini fokus penanganan masih di Sungai Besar, Kecamatan Pekaitan, Kabupaten Rokan Hilir, dan Tanjung Kapal, Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis. Sedangkan di Rantau Bais masih dalam tahap mopping up," kata Ferdian, Jumat (5/6/2026) malam.

Di Tanjung Kapal, Pulau Rupat, operasi pemadaman masih berlangsung. Petugas menghadapi tantangan berupa asap pekat dan angin kencang yang mempercepat penyebaran api. Untuk memperkuat operasi, tim Manggala Agni mendapat tambahan personel dari Daops Kota Jambi dan Muara Tebo.

Operasi pemadaman di lokasi tersebut juga didukung satu unit helikopter dan satu unit ekskavator untuk membantu penyekatan area terbakar serta pembuatan embung sebagai sumber air. Selain Manggala Agni, pemadaman melibatkan BPBD, TNI, Polri, serta tim dari perusahaan setempat.

Di Kabupaten Pelalawan, tepatnya di Desa Sokoi, proses pendinginan telah selesai dan kebakaran dinyatakan tuntas dipadamkan. Personel Manggala Agni Daops Rengat pun mulai melakukan demobilisasi kembali ke markas.

Sementara di Kabupaten Rokan Hilir, penanganan masih difokuskan di Rantau Bais dan Sungai Besar, Kecamatan Pekaitan. Di Rantau Bais, petugas masih melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa.

Sedangkan di Sungai Besar, tim gabungan terus melakukan penyekatan dan pemadaman pada bagian kepala api. Kendala utama yang dihadapi di lokasi tersebut adalah minimnya sumber air untuk mendukung operasi pemadaman.

Untuk memperkuat penanganan, personel Manggala Agni Daops Pekanbaru telah tiba di lokasi dan mulai bergabung dalam operasi pemadaman sejak Sabtu pagi. Milla

Editor : Nurdin Tambunan



Bagikan

Berita Terbaru