Rokok Ilegal PSG, UFO, OFO dan HMilk Masih Beredar Bebas di Tanjungpinang
TANJUNGPINANG, RESONANSI.CO-
Rokok ilegal tanpa pita cukai merek PSG, OFO, UFO dan HMink masih beredar dan dijual bebas di Tanjungpinang, Minggu (1/2/2026).
Rokok tanpa pita cukai ilegal tersebut dijual dengan harga lebih murah sekitar belasan ribu dibandingkan dengan harga rokok legal sekitar puluhan ribu per bungkus
Keberadaan rokok ilegal ini dinilai merugikan negara menghilangkan potensi penerimaan cukai, sekaligus menciptakan persaingan usaha tidak sehat bagi produsen rokok resmi. Selain itu, rokok tanpa cukai tidak melalui pengawasan standar kesehatan yang ditetapkan pemerintah.
Pantauan dilapangan berdasarkan informasi dari masyarakat menyampaikan bahwa rokok ilegal tanpa pita cukai merek PSG, UFO dan HMilk masih bebas dijual di Tanjungpinang.
"Masih ada bang dijual rokok PSG, UFO dan HMilk ini di Tanjungpinang, bahkan mungkin di wilayah Kepri," kata sumber yang tidak mau disebutkan namanya kepada media ini, Minggu (1/1/2026).
Masih kata sumber ini, kalau serius bea cukai dan juga aparat penegak hukum, bisa ditelusuri siapa pemilik rokok ilegal ini.
"Jangan hanya di tindak atau di tangkap pedagang rokok yang jual. Tapi kalau ingin rokok ilegal ini betul betul di berantas merugikan negara, tangkap pemiliknya atau pengusahanya," ucapnya.
Begitu juga disampaikan masyarakat lainya, Didi. Dan ia mengatakan masih ada dijual di kedai dijual seperti rokok HMilk.
"Cari aja dikios dan kedai rokok di Tanjungpinang, rokok HMind masih ada yang jual,” katanya.
Sementara saat dikonfirmasi media ini sebelumnya Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi KPPBC TMP B Tanjungpinang, Setia Hanjaya terkait berita ini mengatakan akan mengkonfirmasikan ke unit terkait.
"Siap, kami konfirmasikan dulu ke unit terkait ya bang," janjinya.
(AL)
Editor : Reza MF
Berita Terkait
Berita Terbaru
Dari Patroli ke Pekarangan, Polsek Enok Tegaskan Peran Polri Dukung Ketahanan Pangan Nasional
- Inhil
- 03 Juni 2026 20:35 WIB
Sahabat di Tengah Lahan, Bhabinkamtibmas Keritang Rutin Lakukan Pendampingan
- Inhil
- 03 Juni 2026 20:27 WIB
Ikan Tiga Rasa, Antara Manis, Asam, dan Pedas Menggugah Selera
- Traveliner
- 03 Juni 2026 20:03 WIB
Ringankan Duka Korban Kebakaran Seberang Tembilahan, Camat Tembilahan Serahkan Bantuan
- Inhil
- 03 Juni 2026 19:29 WIB
Fadia/Tiwi Hentikan Ganda Putri Ranking Tiga Dunia di Istora
- Olahraga
- 03 Juni 2026 19:26 WIB
Transformasi Tata Kelola Kawasan Konservasi Perairan Kepri Menuju Kemandirian Melalui BLUD
- Kepri
- 03 Juni 2026 18:40 WIB
Harga Sawit Petani Plasma di Riau Turun, Tata Kelola Penetapan Harga Terus Diperbaiki
- Ekonomi
- 03 Juni 2026 17:46 WIB
Sekcam Siak Hulu: Pendidikan Kunci Mencetak Generasi Cerdas dan Berkarakter
- Pendidikan
- 03 Juni 2026 17:37 WIB
Ketua DPRD Kampar Ahmad Taridi Dukung Penuh Gerakan Penghijauan dan Ekoteologi
- Kampar
- 03 Juni 2026 17:33 WIB
CDKP Kepri Cabang Anambas dan Nelayan Rakor Bahas Persoalan BBM Subsidi
- Kepri
- 03 Juni 2026 16:21 WIB
DKP Kepri Uji Kriteria Kawasan Konservasi Berbasis Karbon Biru di Bintan
- Kepri
- 03 Juni 2026 16:00 WIB
Tata Kelola yang Kuat Hadirkan Layanan Ketenagakerjaan yang Lebih Baik
- Nasional
- 03 Juni 2026 14:35 WIB
Duka dari Tanah Suci, Jemaah Haji Asal Kampar Meninggal Dunia di Makkah
- Kampar
- 03 Juni 2026 12:13 WIB
Tim Gabungan Musnahkan 145 Rakit PETI di Sungai Kuantan
- Hukrim
- 03 Juni 2026 11:48 WIB
Dukung Program Asta Cita, Bhabinkamtibmas Polsek Keritang Pantau Progres Lahan Jagung di Desa Lintas Utara
- Inhil
- 03 Juni 2026 11:20 WIB
Kapolsek Keritang Perintahkan Pendampingan Peternak, Bhabinkamtibmas Pastikan Sapi Sehat dan Aman
- Inhil
- 03 Juni 2026 11:11 WIB
