Tumi Lompok Ayam Jadi Sorotan Festival Lipat Kain, Kadisbudar Kampar: Siap Jadi Ikon Wisata Kuliner

LIPAT KAIN – Upaya pelestarian adat, seni, dan budaya terus digelorakan masyarakat Kampar Kiri melalui Festival Kreatif Lipat Kain yang berlangsung meriah di halaman Kantor Lurah Lipat Kain, Kecamatan Kampar Kiri, Rabu (08/04/2026).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Kampar Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T., Anggota DPRD Kampar Eko Sutrisno, S.Sos., Plt Camat Kampar Kiri Sri Muryani, S.ST., serta tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, perempuan, dan tamu undangan lainnya.

Beragam kegiatan budaya dan ekonomi kreatif turut memeriahkan festival. Salah satu yang paling menyita perhatian adalah lomba memasak kuliner tradisional khas Kampar Kiri, yakni Tumi Lompok Ayam Kacau dan Sambal Kacau.

Sebanyak sepuluh peserta ambil bagian dalam lomba tersebut dengan menampilkan keahlian mengolah bahan tradisional menjadi sajian khas yang kaya cita rasa dan rempah lokal. Kedua hidangan ini dikenal sebagai menu istimewa yang kerap disajikan dalam acara adat dan jamuan penting masyarakat Kampar Kiri.

Salah satu juri, Ocu Musa, yang juga utusan dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kampar serta owner kuliner khas Sup Ubi Acu Musa, mengaku kagum dengan kualitas masakan para peserta.

“Kami melihat hasil masakan dari seluruh peserta sangat luar biasa. Selain penyajiannya menarik, cita rasanya juga sangat lezat,” ujarnya.

Ia menambahkan, keunggulan utama masakan tersebut terletak pada penggunaan bahan alami tanpa penyedap buatan.

“Seluruh peserta menggunakan rempah dan bumbu asli tanpa bahan tambahan. Ini yang membuat cita rasanya benar-benar khas dan otentik,” jelasnya.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Kampar melalui Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Afdal, ST., MT, menegaskan bahwa kuliner Tumi Lompok Ayam memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai ikon wisata kuliner daerah.

“Tumi Lompok Ayam bukan sekadar makanan tradisional, tetapi merupakan warisan budaya yang memiliki nilai historis dan cita rasa khas Kampar Kiri. Ini menjadi potensi besar dalam pengembangan wisata kuliner di Kabupaten Kampar,” ujar Afdal.

Ia juga mengungkapkan bahwa Tumi Lompok Ayam pernah masuk dalam nominasi ajang bergengsi Anugerah Pesona Indonesia (API) ke-8 tahun 2023 dari Provinsi Riau pada kategori makanan tradisional.

“Masuknya Tumi Lompok Ayam dalam nominasi API menjadi bukti bahwa kuliner khas Kampar memiliki daya saing dan layak dikenal lebih luas. Ini harus terus kita dorong agar bisa menjadi daya tarik wisata unggulan,” tambahnya.

Menurut Afdal, melalui festival seperti ini, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mengangkat kuliner tradisional agar tidak hanya lestari, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

“Kami ingin kuliner khas seperti ini tidak hanya dikenal di tingkat lokal, tetapi juga mampu menembus pasar yang lebih luas, bahkan nasional. Ini bagian dari strategi pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya,” tegasnya. Adv

Editor : Herdi Pasai
Tag : # Kampar



Bagikan